WhatsApp Icon
Ketua BAZNAS Sulawesi Selatan Riswan Ilyas Hadiri Peringatan Satu Tahun Sekolah Rakyat dan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Makassar

MAKASSAR – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan, Riswan Ilyas, ST, SE.Sy, menghadiri peringatan satu tahun Program Sekolah Rakyat yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta para siswa Sekolah Rakyat dari berbagai daerah.

 

Semangat Sumpah Pemuda dan Pemerataan Pendidikan

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Salah satu momen yang menarik perhatian peserta adalah ketika siswa Sekolah Rakyat, Muhammad Yusuf, memimpin pembacaan ikrar Sumpah Pemuda di hadapan para undangan.

Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan seni dan budaya oleh para siswa Sekolah Rakyat. Berbagai pertunjukan, mulai dari pencak silat, musik kecapi, hingga tarian nusantara, menjadi gambaran keberagaman budaya Indonesia sekaligus potensi generasi muda yang perlu terus dikembangkan.

Peringatan satu tahun Sekolah Rakyat juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pendidikan yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan dapat membuka akses pendidikan yang lebih merata sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.

 

BAZNAS Sulawesi Selatan Dukung Penguatan Kesejahteraan Masyarakat

Kehadiran Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan Riswan Ilyas dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antarlembaga dalam mendukung agenda pembangunan sosial, khususnya peningkatan kualitas hidup masyarakat dan perluasan kesempatan bagi kelompok yang membutuhkan.

Sebagai lembaga yang memiliki mandat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memiliki peran strategis dalam mendukung pengentasan kemiskinan melalui program pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat yang terarah, terukur, dan berkelanjutan. 

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Melalui program-program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas mustahik, penguatan pendidikan, dan pemberdayaan keluarga, zakat dapat menjadi instrumen sosial-ekonomi yang membantu masyarakat memperoleh kesempatan untuk hidup lebih sejahtera.

Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda juga sejalan dengan semangat pemberdayaan generasi muda. Anak-anak yang memperoleh akses pendidikan dan pendampingan yang memadai diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berdaya saing, berkarakter, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.

 

Memperkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Generasi Muda

Peringatan satu tahun Sekolah Rakyat dan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Makassar menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga sosial, dunia pendidikan, hingga masyarakat.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan terus menempatkan pengelolaan zakat sebagai bagian dari upaya membangun kesejahteraan masyarakat. Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperluas manfaat program sosial dan memperkuat dukungan terhadap kelompok rentan, termasuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Semangat Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Dengan memperkuat akses pendidikan, kepedulian sosial, dan kolaborasi antarlembaga, cita-cita mewujudkan masyarakat yang lebih adil, mandiri, dan sejahtera dapat terus diperjuangkan bersama.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kesejahteraan umat, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Sulawesi Selatan.

28/10/2026 | Kontributor: humas baznas sulsel
BAZNAS Sulsel Gelar Bimtek Evaluasi Perencanaan Semester I 2026 dan Penyusunan RKAT 2027, Perkuat Tata Kelola Zakat yang Terukur

 

 

MAKASSAR, 27 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2026 dan Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2027 bagi BAZNAS kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 di Hotel Almadera Makassar ini menjadi upaya memperkuat kualitas perencanaan, evaluasi kinerja, dan tata kelola pengelolaan zakat yang lebih terarah, akuntabel, serta berorientasi pada dampak.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Riswan Ilyas, S.E.Sy., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya perencanaan yang matang sebagai fondasi pelaksanaan program dan pencapaian target lembaga. Evaluasi terhadap pelaksanaan program pada semester pertama tahun 2026 menjadi momentum bagi BAZNAS untuk mengidentifikasi capaian, menelaah kendala, serta merumuskan langkah perbaikan dalam pelaksanaan program berikutnya.

Bimbingan teknis ini menghadirkan Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H., Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI, yang memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas kepada jajaran BAZNAS se-Sulawesi Selatan dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027.

Evaluasi sebagai Dasar Perbaikan Kinerja

Evaluasi perencanaan Semester I 2026 menjadi salah satu agenda penting untuk memastikan pelaksanaan program BAZNAS berjalan sesuai dengan rencana, sasaran, dan indikator kinerja yang telah ditetapkan.

Melalui evaluasi tersebut, BAZNAS kabupaten/kota didorong untuk menelaah kesesuaian antara perencanaan dan realisasi program, mengidentifikasi faktor pendukung maupun kendala pelaksanaan, serta menyusun langkah perbaikan berdasarkan hasil evaluasi.

Pendekatan ini penting agar proses perencanaan tidak berhenti pada pemenuhan dokumen administratif, tetapi menjadi instrumen manajemen yang membantu lembaga mengambil keputusan secara lebih tepat. Dengan demikian, setiap program dapat dirancang berdasarkan kebutuhan, dilaksanakan secara terukur, dan dievaluasi berdasarkan capaian yang jelas.

Perkuat Penyusunan RKAT BAZNAS Tahun 2027

Salah satu fokus utama kegiatan adalah penyusunan dokumen perencanaan tahun 2027, khususnya Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) BAZNAS. Melalui pendampingan Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI, peserta memperoleh penguatan dalam menyelaraskan rencana program, target kinerja, kebutuhan anggaran, dan indikator keberhasilan lembaga.

Penyusunan RKAT yang berkualitas membutuhkan keterpaduan antara tujuan strategis lembaga dan rencana kerja yang akan dilaksanakan. Perencanaan perlu mempertimbangkan kapasitas organisasi, potensi penghimpunan ZIS dan DSKL, kebutuhan pendistribusian dan pendayagunaan, serta target pelayanan kepada muzaki dan mustahik.

Karena itu, BAZNAS kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan diharapkan mampu menyusun dokumen perencanaan yang realistis, sistematis, dan selaras dengan arah kebijakan BAZNAS secara berjenjang. Perencanaan yang baik juga menjadi fondasi bagi pelaksanaan program yang lebih efektif, pengendalian anggaran, serta evaluasi kinerja pada tahun berikutnya.

Membangun Perencanaan Berbasis Kinerja dan Dampak

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan budaya kerja yang menjadikan data, evaluasi, dan indikator kinerja sebagai bagian penting dalam pengambilan keputusan.

Perencanaan yang efektif tidak hanya menjawab apa yang akan dikerjakan dan berapa anggaran yang dibutuhkan, tetapi juga menjelaskan hasil yang ingin dicapai serta manfaat yang diharapkan bagi masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, penyusunan RKAT 2027 diharapkan semakin memperhatikan keterkaitan antara target penghimpunan, kualitas pendistribusian dan pendayagunaan, efisiensi penggunaan anggaran, serta capaian program bagi penerima manfaat.

Keselarasan perencanaan antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota juga menjadi aspek penting dalam membangun tata kelola zakat yang lebih terkoordinasi. Melalui kesamaan arah dan standar perencanaan, pelaksanaan program diharapkan dapat saling mendukung dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Perkuat Sinergi BAZNAS se-Sulawesi Selatan

Penyelenggaraan bimbingan teknis ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas tata kelola zakat di seluruh kabupaten/kota.

Selama kegiatan berlangsung pada 27–29 Oktober 2026, peserta diharapkan dapat memanfaatkan sesi pendampingan untuk memperdalam pemahaman mengenai evaluasi perencanaan dan menyempurnakan dokumen perencanaan tahun 2027 sesuai dengan ketentuan serta arah kebijakan yang berlaku.

Melalui penguatan kapasitas tersebut, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan berharap seluruh BAZNAS kabupaten/kota semakin siap menghadapi pelaksanaan program tahun 2027 dengan perencanaan yang lebih terukur, penganggaran yang lebih terarah, serta indikator kinerja yang jelas.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola pengelolaan zakat melalui perencanaan yang berkualitas, evaluasi yang berkelanjutan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan, sehingga pengelolaan ZIS dan DSKL dapat memberikan manfaat yang semakin luas dan berdampak nyata bagi masyarakat.*

 

 

27/10/2026 | Kontributor: humas baznas sulsel
BAZNAS Sulsel dan Hotel Almadera Teken MoU Program Food Bank, Salurkan Makanan Layak Konsumsi kepada Masyarakat Membutuhkan

 

MAKASSAR, 27 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan menjalin kerja sama dengan Hotel Almadera Makassar melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dalam program Food Bank, sebuah inisiatif kolaboratif untuk mengurangi pemborosan makanan sekaligus memperluas akses pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penandatanganan MoU dilaksanakan di Room Orchid Hotel Almadera, Makassar, Selasa (27/10/2026), oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Riswan Ilyas, S.E.Sy. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menghubungkan potensi makanan berlebih yang masih layak dan aman dikonsumsi dengan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya golongan asnaf yang membutuhkan.

Melalui program ini, makanan yang disiapkan oleh pihak hotel, tetapi tidak habis dikonsumsi tamu, dapat dikoordinasikan dengan BAZNAS untuk selanjutnya disalurkan kepada penerima manfaat. Makanan yang didistribusikan merupakan makanan yang masih segar, layak konsumsi, dan memenuhi persyaratan keamanan pangan sesuai standar perhotelan.

Mengurangi Pemborosan, Memperluas Manfaat Pangan

Industri perhotelan memiliki aktivitas penyediaan makanan yang dinamis, baik untuk tamu maupun berbagai kegiatan. Dalam kondisi tertentu, terdapat makanan yang masih layak dikonsumsi tetapi tidak habis tersaji atau dikonsumsi. Apabila tidak dikelola dengan baik, makanan tersebut berpotensi menjadi limbah, padahal masih dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Melalui program Food Bank, BAZNAS Sulawesi Selatan dan Hotel Almadera berupaya mengubah potensi surplus makanan tersebut menjadi sumber manfaat sosial. Makanan yang masih layak dan aman dikonsumsi dapat diselamatkan, dikelola, dan disalurkan melalui koordinasi kedua pihak kepada masyarakat yang membutuhkan.

Inisiatif ini menegaskan bahwa upaya membantu masyarakat tidak selalu harus dimulai dengan menyediakan sumber daya baru. Pengelolaan sumber daya yang telah tersedia secara lebih bijaksana juga dapat menjadi jalan untuk memperluas manfaat dan menjawab kebutuhan sosial.

BAZNAS Menjadi Penghubung antara Surplus Pangan dan Penerima Manfaat

Dalam kerja sama ini, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan berperan dalam mengoordinasikan penyaluran makanan kepada penerima manfaat yang membutuhkan. Kolaborasi dengan pihak hotel diharapkan dapat membangun mekanisme penyaluran yang terarah, sehingga makanan yang masih layak konsumsi dapat dimanfaatkan secara optimal.

Program ini juga membuka ruang bagi penguatan kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan sektor usaha dalam menjawab persoalan sosial masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, kepedulian sosial dapat diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang memanfaatkan potensi sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Penyaluran makanan kepada golongan asnaf yang membutuhkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat sosial yang lebih dekat dengan kebutuhan dasar masyarakat. Pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan ketepatan sasaran, kualitas makanan, waktu penyaluran, serta prosedur keamanan pangan agar manfaat yang diberikan dapat diterima secara layak oleh penerima.

Kolaborasi Dunia Usaha untuk Kepedulian Sosial

Penandatanganan MoU antara BAZNAS Sulawesi Selatan dan Hotel Almadera menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara lembaga sosial keagamaan dan dunia usaha. Kerja sama ini menunjukkan bahwa sektor perhotelan dapat mengambil peran dalam pengurangan pemborosan makanan sekaligus berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Lebih dari sekadar kegiatan penyaluran makanan, program Food Bank diharapkan dapat menumbuhkan budaya pemanfaatan pangan yang bertanggung jawab, memperkuat kepedulian terhadap sesama, serta mendorong keterlibatan lebih luas dari berbagai pihak dalam mengatasi persoalan sosial.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan berharap kolaborasi ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk turut mengembangkan inisiatif serupa sesuai dengan kapasitas dan karakteristik masing-masing.

Melalui program Food Bank, BAZNAS Sulawesi Selatan terus mendorong pengelolaan sumber daya yang lebih bermanfaat, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Dari makanan yang berlebih, lahir manfaat yang lebih luas. Bersama Hotel Almadera, BAZNAS Sulawesi Selatan berupaya memastikan makanan yang masih layak konsumsi tidak terbuang sia-sia, tetapi dapat menjadi sumber kebaikan bagi mereka yang membutuhkan.

27/10/2026 | Kontributor: humas baznas sulsel
Ketua BAZNAS se-Sulawesi Selatan Hadiri Rakornas BAZNAS RI, Raih Tiga Penghargaan Nasional

Jakarta, 15 Oktober 2026 — Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Sulawesi Selatan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI yang diselenggarakan di Jakarta pada 13–15 Oktober 2026. Mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi kelembagaan, menyelaraskan arah kebijakan pengelolaan zakat, serta mendorong peningkatan kontribusi zakat bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan BAZNAS dari Sulawesi Selatan berhasil meraih tiga penghargaan nasional. Penghargaan tersebut meliputi kategori Z-Chicken Terbaik yang diraih BAZNAS Kabupaten Gowa, Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik yang diberikan kepada Wali Kota Makassar melalui BAZNAS Kota Makassar, serta Bupati Pendukung Zakat Terbaik yang diberikan kepada Bupati Barru melalui BAZNAS Kabupaten Barru.

Capaian ini menjadi bentuk apresiasi atas pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi dan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan gerakan zakat. Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi BAZNAS se-Sulawesi Selatan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, memperluas kemitraan, dan mengembangkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Konsolidasi Nasional untuk Penguatan Pengelolaan Zakat

Rakornas BAZNAS RI diikuti oleh 974 peserta yang terdiri atas perwakilan 34 BAZNAS provinsi dan 308 BAZNAS kabupaten/kota. Forum ini menjadi ruang koordinasi nasional untuk menyatukan langkah dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat sekaligus memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian dalam Rakornas adalah target penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) sebesar Rp70 triliun pada tahun 2027. Pencapaian target tersebut membutuhkan strategi penghimpunan yang terintegrasi, peningkatan literasi zakat, perluasan basis muzaki, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Rakornas juga membahas penyelarasan Rencana Strategis BAZNAS 2026–2031 sebagai landasan untuk memperkuat arah kebijakan, program prioritas, dan indikator kinerja pengelolaan zakat di tingkat nasional maupun daerah.

Dalam pelaksanaannya, penguatan tiga bidang utama menjadi perhatian, yaitu pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan, serta pengendalian. Ketiga bidang tersebut diharapkan berjalan secara terintegrasi agar pengelolaan zakat tidak hanya berorientasi pada peningkatan penghimpunan dan penyaluran, tetapi juga pada efektivitas program dan keberlanjutan manfaat bagi mustahik.

 

BAZNAS Sulsel Apresiasi Penghargaan dan Dorong Peningkatan Kinerja

Perolehan tiga penghargaan oleh perwakilan Sulawesi Selatan menjadi kebanggaan sekaligus bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah. Penghargaan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem zakat yang produktif dan berkelanjutan.

Pimpinan BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Gowa, BAZNAS Kota Makassar, dan BAZNAS Kabupaten Barru atas capaian yang diraih dalam Rakornas BAZNAS RI. Apresiasi juga diberikan kepada para kepala daerah yang telah mendukung penguatan gerakan zakat di wilayah masing-masing.

“Kami menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diraih oleh perwakilan BAZNAS dari Sulawesi Selatan. Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, komitmen, dan sinergi antara BAZNAS dengan pemerintah daerah serta seluruh pihak yang mendukung pengelolaan zakat. Penghargaan ini hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat inovasi program, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Ke depan, kami berharap prestasi ini tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan agar program zakat semakin produktif, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan mustahik,” ungkapnya.

Menurutnya, penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan dorongan untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan program. Setiap BAZNAS di daerah diharapkan dapat menjadikan capaian tersebut sebagai inspirasi untuk memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan program zakat mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Penguatan Sinergi dan Tata Kelola Kelembagaan

Selain membahas strategi penghimpunan dan pendayagunaan, Rakornas BAZNAS RI juga menekankan pentingnya peningkatan tata kelola kelembagaan, kualitas sumber daya manusia (SDM) amil, dan literasi zakat. Penguatan aspek tersebut diperlukan untuk memastikan pengelolaan dana umat dilaksanakan sesuai prinsip syariah, ketentuan peraturan perundang-undangan, dan standar akuntabilitas yang berlaku.

Sinergi lintas sektor turut menjadi bagian penting dalam agenda konsolidasi nasional. Kolaborasi dengan Kementerian Agama, Kementerian Koperasi, Kementerian UMKM, KADIN Indonesia, serta pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat memperluas peluang penghimpunan dan pendayagunaan zakat, khususnya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bagi BAZNAS se-Sulawesi Selatan, penguatan kolaborasi tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan program yang lebih inovatif, memperluas jangkauan penerima manfaat, dan meningkatkan efektivitas pendayagunaan zakat produktif (*)

15/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Prov. Sulawesi Selatan
Ketua BAZNAS Sulsel Serahkan Naskah Akademik Penataan Status dan Kesejahteraan Pegawai BAZNAS se-Indonesia kepada Ketua BAZNAS RI

JAKARTA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan, Riswan Ilyas , menyerahkan naskah akademik kajian tentang Penataan Status dan Kesejahteraan Pegawai Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Indonesia kepada Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., di Hotel Grand Mercure Jakarta Kemayoran, Jakarta, pada 15 Oktober 2026.

Penyerahan naskah akademik ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendorong penguatan tata kelola kelembagaan zakat nasional, khususnya melalui penataan sistem kepegawaian yang lebih terstruktur, profesional, dan berkeadilan bagi seluruh pegawai BAZNAS di Indonesia.

Momentum tersebut berlangsung dalam rangkaian agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tahun 2026 yang mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”. Forum nasional ini menjadi ruang konsolidasi bagi BAZNAS dalam memperkuat koordinasi, menyelaraskan kebijakan, dan mendorong peningkatan kinerja pengelolaan zakat di seluruh Indonesia.

Dorong Sistem Kepegawaian BAZNAS yang Profesional dan Berkeadilan

Naskah akademik yang diserahkan memuat kajian mengenai pentingnya penataan status hubungan kerja dan peningkatan kesejahteraan pegawai BAZNAS sebagai bagian integral dari penguatan kelembagaan pengelola zakat nasional.

Sebagai lembaga yang dibentuk berdasarkan undang-undang, BAZNAS memiliki mandat strategis dalam pengelolaan zakat, mulai dari penghimpunan, pengelolaan keuangan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Pelaksanaan mandat tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, profesional, serta memiliki kepastian karier dan perlindungan kerja.

Dalam praktiknya, pegawai BAZNAS memegang peranan penting dalam memastikan pengelolaan zakat berjalan secara efektif, akuntabel, dan berorientasi pada dampak. Karena itu, penguatan kapasitas kelembagaan perlu diiringi dengan sistem kepegawaian yang mampu memberikan kepastian status hubungan kerja, standar penghasilan yang layak, perlindungan sosial, pengembangan kompetensi, serta keberlanjutan karier.

Kajian tersebut menyoroti perlunya kerangka kepegawaian nasional yang dapat menjadi acuan bersama bagi BAZNAS di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Dengan adanya standar yang lebih terarah, pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan BAZNAS diharapkan dapat berkembang secara konsisten dengan tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal dan karakteristik masing-masing daerah.

Tiga Alternatif Kebijakan Penataan Kepegawaian

Naskah akademik ini mengidentifikasi tiga alternatif kebijakan yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan sistem kepegawaian BAZNAS ke depan.

Pertama, pembangunan Sistem Kepegawaian Nasional BAZNAS, melalui penyusunan standar minimum nasional yang menjadi acuan bagi seluruh tingkatan BAZNAS, terutama dalam hal status hubungan kerja, penghasilan, tunjangan, perlindungan sosial, dan pengembangan karier.

Kedua, pembentukan skema kepegawaian khusus bagi BAZNAS melalui penguatan regulasi yang mengatur hubungan kerja, standar kesejahteraan, perlindungan sosial, pembinaan profesi amil, serta mekanisme pembiayaan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketiga, kajian integrasi jabatan atau kebutuhan tertentu dalam lingkungan BAZNAS ke dalam sistem Aparatur Sipil Negara (ASN), sepanjang memungkinkan secara hukum, kelembagaan, dan fiskal. Alternatif ini memerlukan kajian tersendiri mengenai dasar hukum, kebutuhan jabatan, mekanisme pengangkatan, dan konsekuensi anggaran.

Dari ketiga alternatif tersebut, kajian merekomendasikan pembangunan Sistem Kepegawaian Nasional BAZNAS sebagai agenda utama, yang disertai penguatan regulasi khusus dan kajian mengenai kemungkinan integrasi jabatan tertentu ke dalam sistem ASN sesuai persyaratan yang berlaku.

Rekomendasi ini menempatkan penataan kepegawaian sebagai agenda kelembagaan jangka panjang yang perlu dirancang secara sistematis, dengan memperhatikan kepastian hukum, kemampuan pembiayaan, dan keberlanjutan operasional pengelolaan zakat.

Lima Agenda Prioritas untuk Penguatan Kesejahteraan Pegawai

Sebagai tindak lanjut dari rekomendasi kebijakan tersebut, naskah akademik mengusulkan lima agenda prioritas.

Pertama, penataan dan standardisasi status hubungan kerja seluruh pegawai BAZNAS. Kedua, penetapan standar minimum penghasilan dan kesejahteraan pegawai BAZNAS secara nasional. Ketiga, pemenuhan perlindungan ketenagakerjaan, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta perlindungan hari tua sesuai ketentuan yang berlaku.

Keempat, pembangunan sistem karier, pengembangan kompetensi, sertifikasi, evaluasi kinerja, dan penguatan profesi amil. Kelima, penyusunan peta jalan implementasi nasional periode 2026–2031 dengan skema pembiayaan yang sah, transparan, terukur, dan berkelanjutan.

Kelima agenda tersebut diharapkan menjadi kerangka awal dalam membangun sistem kepegawaian yang tidak hanya memberikan kepastian dan perlindungan bagi pegawai, tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik.

Penataan status dan kesejahteraan pegawai juga perlu dilihat dalam perspektif keberlanjutan kelembagaan. Sistem kepegawaian yang jelas dapat mendukung pengembangan kompetensi, menjaga kesinambungan pengetahuan organisasi, serta memperkuat profesionalisme dalam pelaksanaan tugas pengelolaan zakat.

Menguatkan Fondasi Kelembagaan Zakat Nasional

Penyerahan naskah akademik ini menegaskan perhatian BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pentingnya penguatan sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi utama pengelolaan zakat nasional.

Konsolidasi zakat tidak hanya membutuhkan peningkatan penghimpunan dan efektivitas pendistribusian, tetapi juga tata kelola organisasi yang mampu memastikan tersedianya sumber daya manusia yang profesional, terlindungi, dan memiliki kesempatan berkembang secara berkelanjutan.

Melalui kajian ini, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan mendorong agar isu status dan kesejahteraan pegawai menjadi bagian dari pembahasan strategis dalam pengembangan kelembagaan BAZNAS di seluruh Indonesia. Berbagai rekomendasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi BAZNAS RI dan pemangku kepentingan terkait dalam merumuskan kebijakan yang sesuai dengan ketentuan hukum serta kebutuhan organisasi.

Ke depan, pembangunan Sistem Kepegawaian Nasional BAZNAS diharapkan dapat memperkuat profesionalisme amil, meningkatkan kualitas tata kelola, dan mendukung pelaksanaan mandat pengelolaan zakat secara lebih optimal.

BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus mendorong gagasan dan rekomendasi kebijakan yang mendukung penguatan kelembagaan zakat nasional, termasuk melalui penataan sistem kepegawaian yang profesional, berkeadilan, dan berkelanjutan demi terwujudnya pengelolaan zakat yang produktif dan berdampak bagi masyarakat.

15/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Prov. Sulawesi Selatan

Berita Terbaru

Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Bertepatan dengan HUT RI, Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bantuan kemanusiaan tahap awal seberat 80 ton untuk Palestina telah berhasil diterjunkan langsung ke wilayah Gaza melalui mekanisme airdrop, Minggu (17/8/2025). Bantuan 80 ton yang disiapkan BAZNAS RI merupakan bagian dari total 800 ton logistik yang dikirim dari masyarakat Indonesia guna meringankan penderitaan masyarakat Gaza yang tengah dilanda krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut disalurkan bertepatan dengan momen HUT Republik Indonesia ke-80. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tahap perdana ini. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat di Gaza. “Alhamdulillah, pada 17 Agustus 2025 waktu setempat bantuan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina telah berhasil diterjunkan di Jalur Gaza melalui airdrop,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, paket bantuan tersebut dipersiapkan dengan sistem pengamanan khusus, termasuk parasut, agar tiba dengan selamat di lokasi penerima. "Bantuan berupa bahan makanan seberat 80 ton ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Gaza yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan," ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa pelaksanaan misi kemanusiaan ini menjadi simbol persaudaraan tanpa batas. Terlebih, Indonesia tengah merayakan kemerdekaan ke-80. “Pelaksanaan bantuan atas kerja sama BAZNAS RI dan TNI ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia yang tengah merayakan 80 tahun kemerdekaan, sebagai simbol persaudaraan tanpa batas,” katanya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, MA, M.Kes, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah nyata ini. “Kami di BAZNAS Sulsel merasa bangga dapat menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang digalang oleh BAZNAS RI. Bantuan ini bukan hanya wujud kepedulian, tetapi juga bentuk solidaritas umat Islam Indonesia terhadap penderitaan saudara kita di Gaza,” ujarnya. “Kami mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Setiap donasi yang diberikan, insyaAllah akan sangat berarti untuk meringankan penderitaan rakyat Palestina. Mari kita satukan doa dan kepedulian, agar saudara-saudara kita di Gaza mendapatkan kembali haknya untuk hidup dengan layak dan merdeka,” pungkasnya. Mariki bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan di : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan Jl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Bank Mandiri 152.0070.557.778a.n. Badan Amil Zakat Nasional Prov. Sulsel via Kantor Digital BAZNAS Sulsel : bazn.as/SulselMembasuhLukaPalestina Konfirmasi & Informasi ZIS BAZNAS SULSEL: WA: 0851 8328 5998email : [email protected]
BERITA19/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Bantuan BAZNAS Bersama Mishr Al Kheir Berhasil Masuk Rafah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama mitra lembaga amal Mesir, Mishr Al Kheir, berhasil menyalurkan tiga truk bantuan kemanusiaan ke wilayah Rafah, Gaza. Bantuan ini merupakan bagian dari lima truk yang dikirim, di mana dua truk lainnya masih tertahan menunggu izin masuk dari otoritas setempat. Bantuan yang berhasil disalurkan dari tiga truk tersebut sekitar 5.000 paket dari total 8.500 paket yang direncanakan. Nilai keseluruhan bantuan mencapai 122.000 dolar AS yang disiapkan untuk membantu warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan berkepanjangan. Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum mengatakan bantuan ini merupakan bentuk perhatian masyarakat Indonesia kepada penduduk Gaza. Ia menuturkan, proses penyaluran menghadapi tantangan besar, terutama karena situasi keamanan dan regulasi yang ketat di perbatasan. “Kami bersyukur tiga truk bantuan bisa masuk ke Rafah setelah melalui proses yang cukup panjang. Kami berharap dua truk sisanya segera mendapatkan izin sehingga seluruh paket bantuan dapat sampai ke tangan warga yang membutuhkan,” ujar Haji Mo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/8/2025). Setiap paket bantuan berisi beragam kebutuhan pokok seperti beras, tepung, mi instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, minuman jus, halawa bar, mentega, kacang fava kaleng, saus tomat, dan pasta. Menurut Haji Mo, semua barang tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan mendesak warga Gaza yang kesulitan memperoleh bahan pangan akibat blokade. “Paket bantuan ini dirancang agar bisa memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari keluarga di Gaza. Kami memastikan kualitas dan keberagaman isinya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama,” ucap Haji Mo. Haji Mo juga mengapresiasi peran mitra internasional, khususnya Mishr Al Kheir, yang telah berkolaborasi dengan baik. Menurutnya, sinergi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas negara dapat mempercepat penyaluran bantuan di wilayah konflik. “Kami tidak bisa bekerja sendiri, dan dukungan dari mitra di Mesir sangat berarti. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kemanusiaan yang tak dibatasi wilayah negara,” katanya. BAZNAS RI memastikan akan terus memantau perkembangan dua truk bantuan yang masih tertahan dan berupaya mempercepat proses administrasinya. “Kami berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan ke Gaza selama krisis kemanusiaan masih berlangsung,” kata Haji Mo. Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan di : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi SelatanJl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Bank Mandiri 152.0070.557.778a.n. Badan Amil Zakat Nasional Prov. Sulsel via laman resmi BAZNAS Sulsel : bazn.as/SulselMembasuhLukaPalestina Konfirmasi & Informasi ZIS BAZNAS SULSEL: WA : 0851 8328 5998 email : [email protected]
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Kirim bantuan bersama Satgas Merah Putih, BAZNAS Salurkan 800 Ton untuk Gaza
Kirim bantuan bersama Satgas Merah Putih, BAZNAS Salurkan 800 Ton untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 800 ton bantuan pangan untuk masyarakat Palestina. Sebanyak 80 ton bantuan pangan akan dikirimkan melalui jalur airdrop bekerja sama dengan Satgas Garuda Merah putih II. Secara simbolis, pelepasan bantuan melalui airdrop dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/08/2025). Total 800 ton bantuan akan dikirimkan melalui berbagai jalur, yakni jalur udara (Airdrop) dan jalur darat melalui Mesir dan Yordania. Khusus untuk jalur udara, bekerja sama dengan Mabes TNI, Indonesia mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan ini akan dijatuhkan di atas langit Gaza dengan keberangkatan dari Yordania mulai 17 Agustus 2025. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. Menurutnya, BAZNAS siap mengelola dan mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar untuk Gaza, baik melalui Mesir maupun Yordania. “Kami dari BAZNAS menyampaikan terima kasih atas kerja sama ini. Kami siap. Tadi disampaikan 800 ton, bahkan jika 1.000 ton pun kami siap, baik itu dari Mesir maupun dari Yordania,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menjelaskan, periode pengiriman bantuan terbuka sejak 1 hingga 24 Agustus 2025. Kesempatan ini, menurutnya, dimanfaatkan secara optimal berkat inisiatif Presiden RI yang dinilainya sangat strategis dalam mendukung rakyat Palestina. “Nah sekarang sedang dibuka dari tanggal 1 sampai 24 Agustus ini maka dari itu kita manfaatkan, dan kejelian Bapak Presiden dalam rangka untuk membantu rakyat Palestina ini sangat luar biasa dan perlu kita dukung bersama-sama,” katanya. Menurutnya, sebagian bantuan BAZNAS sudah berada di Mesir dan Yordania. Bantuan di Yordania akan dikirim menggunakan metode airdrop, sementara dari Mesir pihaknya berupaya memasukkan 50 truk kontainer melalui perbatasan Rafah bekerja sama dengan Bayt Zakat. “Kami sudah punya barang di Mesir dan Yordania, tinggal bagaimana mendistribusikan yang ada di Yordania. Memang kalau dari Yordania itu harus melalui airdrop. Sementara dari Mesir kita juga terus berusaha memasukan 50 truk kontainer bekerja sama dengan Bayt Zakat melalui Rafah,” ucapnya. "Mari kita doakan bersama, mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama untuk saudara-saudara di Palestina dapat berjalan dengan sukses dan lancar," ucapnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa misi kemanusiaan ini menggunakan dua pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31. Sebanyak 66 personel gabungan dari unsur TNI, kementerian/lembaga, dan media nasional akan bertugas mendistribusikan bantuan tersebut. "Satgas Garuda Merah Putih II menggunakan dua Pesawat Hercules 130J TNI AU dari Skadron Udara 31 dengan total 66 personel, terdiri dari unsur TNI, kementerian dan lembaga, dan media nasional, yang akan mendistribusikan total 800 ton bantuan kemanusiaan dari BAZNAS, dan dukungan bahan makanan dari Kemhan," ujar Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung persiapan dan pelaksanaan misi ini, mulai dari Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media, hingga seluruh unsur TNI yang terlibat. "Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan misi ini, termasuk Kemenhan, Kemlu, BAZNAS, perwakilan diplomatik Yordania, awak media nasional yang ikut dalam satgas, serta semua unsur TNI yang terlibat," katanya. Bantuan akan mulai dikirim dari Yordania pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, dan berlanjut pada 18 Agustus. Airdrop berikutnya akan dilaksanakan pada 19–20 Agustus. Misi ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan internasional yang diikuti oleh 10 negara dan berlangsung sepanjang 1–24 Agustus 2025. Turut hadir dalam pelepasan bantuan, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E. Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan di : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi SelatanJl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Bank Mandiri 152.0070.557.778a.n. Badan Amil Zakat Nasional Prov. Sulsel via Kantor Digital BAZNAS Sulsel : bazn.as/SulselMembasuhLukaPalestina Konfirmasi & Informasi ZIS BAZNAS SULSEL: WA : 0851 8328 5998 email : [email protected]
BERITA15/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Indonesia Perkuat Dukungan untuk Palestina
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Indonesia Perkuat Dukungan untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat dukungan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, khususnya di Gaza, yang masih menghadapi krisis berkepanjangan akibat blokade Israel. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Indonesia yang selama ini tidak surut, bahkan semakin meningkat sejak eskalasi konflik pada Oktober 2023. “Alhamdulillah perhatian masyarakat Indonesia terhadap nasib saudara-saudara kita yang ada di Palestina, khususnya Gaza, ini sangat luar biasa. Kita tahu sejak Oktober 2023, dana bantuan terus mengalir melalui BAZNAS RI. Alhamdulillah sudah banyak yang kita salurkan,” ujar Kiai Noor, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/8/2025). Menurutnya, proses penyaluran bantuan ke Gaza menghadapi tantangan besar. Pintu masuk bantuan yang sering tertutup membuat BAZNAS harus terus memantau situasi dan segera bertindak ketika ada kesempatan. “Menyalurkan bantuan ke Gaza itu sulitnya bukan main. Kita setiap waktu mengintip, ini kapan bantuan bisa masuk. Maka ketika kita menerima kabar bantuan bisa masuk, kita langsung oke kita masukkan bantuan,” katanya. Kiai Noor mengungkapkan, BAZNAS kembali menyalurkan bantuan yang akan dikirim melalui jalur udara (airdrop) dari Yordania. Penyaluran ini dilaksanakan oleh TNI atas perintah Presiden RI. Bersama dengan Satgas Garuda Merah Putih II, BAZNAS menyiapkan 80 ton bantuan pangan yang akan dikirim melalui jalur airdrop ke Gaza melalui Yordania dan Mesir. “TNI telah melakukan uji coba penurunan bantuan melalui udara untuk memastikan paket-paket seberat 2 kwintal itu dapat diterima dengan aman oleh masyarakat Gaza, sehingga paket-paket bantuan yang dikirim lewat udara itu tidak melukai warga,” katanya. Kiai Noor menambahkan, stok bantuan BAZNAS di Mesir saat ini mencapai 350 ton, dengan 50 truk di antaranya baru masuk Gaza melalui kerja sama dengan mitra lokal, Bayt Zakat Wa Shadaqat. Sisanya masih menunggu proses penyaluran sesuai dengan kondisi lapangan. “Kita siap kapan saja dan berapa saja yang dibutuhkan kalau ada penyaluran melalui airdrop yang dilakukan oleh TNI. Barangnya dari kita siapkan. Tadi saya ditanya, berapa yang disiapkan BAZNAS? Terserah saja, mau 800 ton mau 1.000 ton kami siap, karena kita punya anggaran untuk itu,” tegasnya. Bantuan yang disiapkan BAZNAS, lanjut Kiai Noor, telah disesuaikan dengan kebutuhan warga Gaza berdasarkan survei yang dilakukan mitra BAZNAS di Mesir dan Yordania. Jenis bantuan yang dikirim dipilih agar memiliki masa kedaluwarsa panjang, sehingga tidak berisiko rusak atau terbuang. Ia juga mengungkapkan ketatnya proses verifikasi yang dilakukan Israel terhadap bantuan kemanusiaan. Setiap barang diperiksa satu per satu, dan jika ditemukan unsur logam akan langsung dibuang. Bahkan, peralatan medis canggih yang dikirim dari negara-negara Barat pun banyak yang ditolak masuk. Kiai Noor menegaskan, dukungan masyarakat Indonesia tidak akan berhenti meskipun konflik telah berakhir. “Kalau nanti bantuan kemanusiaan ini selesai, kemudian Palestina dalam keadaan aman, masyarakat Indonesia masih terus memberikan bantuan, maka kita akan bangun masjid, rumah sakit, dan sekolah di sana. Ini janji kami kepada mereka,” katanya. Mari bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina dengan menyalurkan infak terbaik Anda melalui BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan di : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi SelatanJl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Bank Mandiri 152.0070.557.778a.n. Badan Amil Zakat Nasional Prov. Sulsel via Kantor Digital BAZNAS Sulsel : bazn.as/SulselMembasuhLukaPalestina Konfirmasi & Informasi ZIS BAZNAS SULSEL: WA : 0851 8328 5998 email : [email protected]
BERITA14/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Hadirkan Hasil Karya Penyintas Binaan di Pameran EDRR 2025
BAZNAS RI Hadirkan Hasil Karya Penyintas Binaan di Pameran EDRR 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI turut ambil bagian dalam ajang Emergency and Disaster Reduction & Rescue (EDRR) 2025 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Rabu–Jumat (13–15/8/2025). Partisipasi ini diwujudkan melalui “Pasar Penyintas”, sebuah ruang yang menampilkan beragam produk karya para penyintas bencana. Keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen BAZNAS dalam mendukung pemulihan dan kemandirian masyarakat terdampak bencana. Melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, BAZNAS RI ingin memastikan bahwa para penyintas tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga mampu bangkit secara ekonomi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, menjelaskan, keikutsertaan ini menjadi momentum penting untuk memamerkan hasil karya penyintas. "Produk-produk tersebut merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan BAZNAS RI melalui program berbasis kearifan lokal," kata Saidah, Kamis (14/8/2025). Menurut Saidah, Pasar Penyintas tidak hanya sekadar memamerkan barang dagangan, tetapi juga menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan potensi ekonomi penyintas kepada masyarakat luas. “Kami ingin menunjukkan bahwa penyintas bencana memiliki kemampuan luar biasa untuk bangkit, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya. Beragam produk unggulan yang dipamerkan dalam Pasar Penyintas meliputi kerajinan tangan, olahan makanan tradisional, hingga produk kreatif lainnya. Semua hasil karya ini mencerminkan semangat dan kreativitas para penyintas yang berjuang memulihkan kehidupannya pascabencana. Saidah berharap, melalui kegiatan ini, para penyintas dapat memperoleh peluang baru untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan. Dukungan publik diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi mereka. "Dengan dukungan bersama, kita bisa memastikan para penyintas tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang,” ucap Saidah. Selain menjadi wadah promosi, partisipasi BAZNAS RI di EDRR 2025 juga bertujuan untuk memperluas jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Ajang ini mempertemukan pemangku kepentingan di bidang kebencanaan, mulai dari pemerintah, organisasi kemanusiaan, dunia usaha, hingga masyarakat umum. Kegiatan EDRR 2025 sendiri menjadi platform strategis untuk berbagi pengetahuan, teknologi, dan praktik terbaik dalam penanggulangan bencana. Kehadiran Pasar Penyintas menambah dimensi berbeda, dengan fokus pada penguatan ekonomi masyarakat terdampak sebagai bagian dari mitigasi pascabencana. Mariki' terus bersinergi mewujudkan kesejahteraan umat melalui zakat, Infak dan Sedekah! Salurkan ZIS Anda melalui: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi SelatanJl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Bank Sulselbar Syariah 510.053.0000000.25.7a.n. BAZ Provinsi Sulawesi SelatanBSI 700.2402.704a.n. BAZNAS Prov SulselBCA 365.036.5789a.n. Badan Amil Zakat Nasional Sulsel via Kantor Digital BAZNAS Sulsel : https://sulsel.baznas.go.id/bayarzakat Konfirmasi & Informasi ZIS BAZNAS SULSEL: WA : 0851 8328 5998 email : [email protected]
BERITA14/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Satu-satunya BAZNAS Provinsi di Kawasan Timur Indonesia Raih 10 Besar Kantor Digital Nasional
BAZNAS Sulsel Satu-satunya BAZNAS Provinsi di Kawasan Timur Indonesia Raih 10 Besar Kantor Digital Nasional
Makassar, 13 Agustus 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam penilaian kinerja Kantor Digital BAZNAS tingkat nasional tahun 2025, BAZNAS Sulsel berhasil menembus 10 besar kantor digital, sekaligus menjadi satu-satunya BAZNAS Provinsi se-Kawasan Timur Indonesia yang meraih posisi prestisius tersebut. Pencapaian ini ditetapkan berdasarkan kombinasi dua indikator penting, yakni tingginya jumlah publikasi berita dan informasi melalui berbagai platform digital, serta capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui kanal digital yang terus menunjukkan tren positif. Ketua BAZNAS Sulsel, Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, MA. M.Kes didampingi Wakil Ketua II BAZNAS Sulsel Dr. KH. M. Ishaq Samad, MA., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja sama seluruh jajaran yang telah mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk pelayanan umat. “Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi bukti komitmen kami untuk menghadirkan layanan zakat yang modern, cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Penghargaan ini bukan hanya milik BAZNAS Sulsel, tetapi juga milik seluruh masyarakat Sulawesi Selatan yang percaya dan bersama-sama menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat. Kami akan terus berinovasi dan memaksimalkan teknologi demi pelayanan yang amanah, transparan, dan tepat sasaran” ujarnya. Menurutnya, transformasi digital menjadi keharusan di era saat ini. BAZNAS Sulsel terus mendorong inovasi, mulai dari sistem pengelolaan data, pelaporan real-time, hingga kanal donasi daring yang memudahkan muzaki menunaikan kewajiban zakat, Infak dan Sedekah dari mana saja. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi BAZNAS daerah lainnya, khususnya di Kawasan Timur Indonesia, untuk semakin memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan kinerja penghimpunan dan penyaluran zakat. Mariki' terus bersinergi mewujudkan kesejahteraan umat melalui zakat! Salurkan ZIS Anda melalui: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi SelatanJl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Bank Sulselbar Syariah 510.053.0000000.25.7a.n. BAZ Provinsi Sulawesi SelatanBSI 700.2402.704a.n. BAZNAS Prov SulselBCA 365.036.5789a.n. Badan Amil Zakat Nasional Sulsel via Kantor Digital BAZNAS Sulsel : https://sulsel.baznas.go.id/bayarzakat Konfirmasi & Informasi ZIS BAZNAS SULSEL: WA : 0851 8328 5998 email : [email protected]
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Empat Tahun Pertahankan Top Brand
BAZNAS RI Empat Tahun Pertahankan Top Brand
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meraih Top Brand Award kategori Lembaga Zakat & Amal tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini berhasil dipertahankan selama empat tahun berturut-turut, menjadi bukti kepercayaan publik yang semakin meningkat terhadap tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang dijalankan secara profesional. Penghargaan Top Brand Award 2025 diterima secara langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM. di Jimbaran, Bali, Selasa malam (12/8/2025). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan mempertahankan predikat ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga dorongan kuat bagi BAZNAS untuk terus menjaga amanah masyarakat. “BAZNAS dapat anugerah TOP BRAND 2025 sebagai lembaga zakat dan amal peringkat pertama pilihan masyarakat, tentu ini membahagiakan buat kami apalagi selama empat tahun berturut-turut, bahkan tahun ini skornya juga naik jadi 43.7 persen, ini adalah pemicu buat BAZNAS agar tetap bekerja secara amanah, profesional dan berdampak,” ujar Rizaludin. Ia menambahkan, pencapaian ini adalah hasil kerja sama seluruh elemen BAZNAS bersama masyarakat, baik para muzaki maupun para mustahik. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan menjadi modal penting untuk memperluas manfaat zakat di masa mendatang. “Tentunya BAZNAS ingin berterima kasih kepada Muzaki dan masyarakat yang memilih BAZNAS sebagai tempat beramal serta kepada Mustahik yang berjuang bersama BAZNAS untuk bangkit,” ujarnya. Rizaludin juga menekankan bahwa penghargaan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan terbaik. Ia menilai pengelolaan zakat tidak hanya soal distribusi dana, tetapi juga menghadirkan perubahan positif dan pengalaman berkesan bagi penerima manfaat maupun donatur. “Raihan ini bagian dari pertanggungjawaban BAZNAS kepada masyarakat dan seluruh mitra BAZNAS. Ke depan tentu kami akan menjaga terus kompetensi utama kami sebagai pengelola dana amal dan zakat yang bisa memberi pelayanan, pengalaman serta perubahan positif bagi para donatur dan penerima manfaatnya,” kata dia. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, MA, M.Kes, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Kami di BAZNAS Sulsel merasa bangga karena penghargaan ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap BAZNAS semakin menguat, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di daerah. Ini menjadi motivasi bagi kami di Sulsel untuk terus meningkatkan kinerja, memperluas jangkauan layanan, dan memastikan bahwa zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya. Top Brand Award merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada merek-merek terbaik di Indonesia berdasarkan hasil survei konsumen yang dilakukan oleh lembaga riset independen Frontier, bekerja sama dengan Majalah Marketing. Penghargaan ini telah menjadi indeks merek terbesar di Indonesia selama 25 tahun, melibatkan ribuan merek dan ratusan kategori produk dengan tiga kriteria penilaian: mind share, market share dan commitment share. BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara yang berprinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, serta dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Mariki' bersinergi mewujudkan kesejahteraan umat melalui zakat! Salurkan ZIS Anda melalui: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi SelatanJl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Bank Sulselbar Syariah 510.053.0000000.25.7a.n. BAZ Provinsi Sulawesi SelatanBSI 700.2402.704a.n. BAZNAS Prov SulselBCA 365.036.5789a.n. Badan Amil Zakat Nasional Sulsel via Kantor Digital BAZNAS Sulsel : https://sulsel.baznas.go.id/bayarzakat Konfirmasi & Informasi ZIS BAZNAS SULSEL: WA : 0851 8328 5998 email : [email protected] -bNd-
BERITA13/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS SULSEL Gelar Evaluasi dan Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan 2026
BAZNAS SULSEL Gelar Evaluasi dan Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan 2026
Makassar, 8 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2025 dan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2026, yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 Agustus 2025, bertempat di Hotel Almadera, Makassar. Kegiatan strategis ini melibatkan 62 peserta utusan dari BAZNAS Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi capaian program selama semester pertama tahun 2025, serta menyusun dokumen perencanaan yang lebih terukur, berdampak, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat pada tahun 2026. Sebagai bentuk penguatan dari tingkat pusat, hadir langsung Direktur Perencanaan ZIS-DSKL BAZNAS RI, Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., MH., beserta tim. Kehadiran mereka memberikan arahan teknis, sinkronisasi program nasional dan daerah, serta standarisasi penyusunan dokumen perencanaan yang berbasis data dan kebutuhan nyata masyarakat. Dalam pemaparannya, Dr. Ahmad Hambali menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah dalam menyusun program-program ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) serta DSKL (Dana Sosial Keagamaan Lainnya) yang relevan dan tepat sasaran. Seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan turut hadir dan aktif dalam kegiatan ini. Ketua BAZNAS Sulsel, Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, M.Kes., MA., bersama para wakil ketua — Dr. H.M. Ishaq Samad, MA. (Wakil Ketua II), Dr. Kamaruddin Arsyad (Wakil Ketua III), dan H. Abd. Aziz Bennu, S.Ag. (Wakil Ketua IV) — memberikan arahan, motivasi, serta evaluasi langsung terhadap pelaksanaan program kabupaten/kota. Mereka juga menegaskan pentingnya akuntabilitas, ketepatan sasaran distribusi zakat, dan pelayanan optimal kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah konkret BAZNAS Sulsel dalam membangun sistem perencanaan yang visioner, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika sosial-ekonomi umat. Prinsip transparansi, efisiensi, dan peningkatan kapasitas amil zakat terus dikedepankan sebagai pondasi pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak luas. Melalui bimbingan teknis ini, seluruh peserta diarahkan untuk mampu menyusun dokumen perencanaan yang berbasis outcome, terintegrasi dengan program prioritas nasional, serta adaptif terhadap dinamika sosial dan ekonomi umat. BAZNAS Sulawesi Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara yang berprinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, serta dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Mariki' bersinergi mewujudkan kesejahteraan umat melalui zakat! Salurkan ZIS Anda melalui: BAZNAS Provinsi Sulawesi SelatanJl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Bank Sulselbar Syariah 510.053.0000000.25.7a.n. BAZ Provinsi Sulawesi SelatanBSI 700.2402.704a.n. BAZNAS Prov SulselBCA 365.036.5789a.n. Badan Amil Zakat Nasional Sulselvia Kantor Digital BAZNAS Sulsel : https://sulsel.baznas.go.id/bayarzakat Konfirmasi & Informasi ZIS BAZNAS SULSEL: WA : 0851 8328 5998email : [email protected]
BERITA08/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Cegah Kelaparan, BAZNAS Siapkan 55.000 Paket Bantuan Pangan bagi Warga Palestina
Cegah Kelaparan, BAZNAS Siapkan 55.000 Paket Bantuan Pangan bagi Warga Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyiapkan 55.000 paket bantuan pangan untuk masyarakat Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan di Gaza, khususnya untuk mencegah meluasnya bencana kelaparan yang mengancam warga sipil, termasuk anak-anak dan lansia. Paket bantuan pangan terdiri atas bahan-bahan pokok dan makanan siap saji yang dapat langsung dikonsumsi oleh warga di Gaza. Paket-paket tersebut berisi beras, tepung, mie instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, jus, energy bar, kurma, kacang, serta saus dan bumbu-bumbu. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas rakyat Indonesia untuk saudara-saudara di Gaza yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan akibat blokade dan serangan berkepanjangan. "Bantuan ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang dihimpun melalui BAZNAS. Kami ingin memastikan bantuan ini sampai kepada mereka yang sangat membutuhkan di Palestina," ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/8/2025). Dalam menyalurkan bantuan lewat Mesir, jelas Kiai Noor, BAZNAS bekerja sama dengan tiga lembaga mitra, yakni Bait Zakah, Misr Kheir, dan Shunna’ul Hayah. Melalui Bait Zakah, telah disiapkan 35.000 paket bantuan yang dimuat dalam 29 kontainer, dengan total nilai sebesar 500.000 dolar AS. “Sementara itu, masing-masing 8.500 paket disiapkan oleh Misr Kheir dan Shunna’ul Hayah, masing-masing dalam tujuh kontainer, dengan nilai bantuan sebesar 125.000 dolar AS atau sekitar Rp2 miliar per lembaga,” jelasnya. Selain melalui jalur Mesir, BAZNAS juga menyalurkan 3.000 paket bantuan melalui Yordania bekerja sama dengan Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), dengan total nilai bantuan serupa sebesar 125.000 dolar AS. “Bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan kondisi logistik di lapangan. Semua bahan telah dikemas dengan standar yang memungkinkan penyimpanan dan distribusi dalam waktu lama,” kata Kiai Noor. Saat ini, seluruh kontainer tengah dikirim menuju Arish, kota perbatasan Mesir yang menjadi pintu masuk utama menuju Gaza. BAZNAS tengah berkoordinasi secara intensif untuk memastikan proses distribusi hingga bantuan benar-benar masuk ke wilayah Gaza dan diterima oleh warga terdampak. “Kami akan terus memantau dan memastikan bahwa proses penyaluran berjalan aman, transparan, dan tepat sasaran. Mohon doa seluruh masyarakat agar bantuan ini bisa segera diterima oleh warga Palestina,” tutupnya. Sebagai bagian dari jaringan BAZNAS di seluruh Indonesia, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan mendukung penuh misi kemanusiaan ini, BAZNAS SULSEL mengajak masyarakat Sulsel untuk terus menyalurkan donasi terbaiknya, agar bantuan yang disalurkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak saudara kita di Palestina. Mariki' satukan doa dan aksi nyata. Ulurkan tangan, selamatkan kehidupan. Salurkan donasi Anda melalui: BAZNAS Provinsi Sulawesi SelatanJl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Rekening Bank Mandiri 152.007.055.7778 a.n. BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan via Kantor Digital BAZNAS Sulsel : https://sulsel.baznas.go.id/sedekah Konfirmasi via Whatsapp: 0851 8328 5998 -mJk-
BERITA07/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Terima Bantuan Mobil Operasional Rescue dari BAZNAS RI
BAZNAS Sulsel Terima Bantuan Mobil Operasional Rescue dari BAZNAS RI
Makassar, 16 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan kembali memperkuat komitmennya dalam layanan kemanusiaan dan kebencanaan dengan menerima bantuan satu unit kendaraan operasional Rescue berupa mobil Toyota Hilux Double Cabin dari BAZNAS Republik Indonesia. Penyerahan kendaraan tersebut dilaksanakan di Showroom Dealer Toyota Kalla Group, Jalan HOS Cokroaminoto, Makassar, pada Rabu, 16 Juli 2025. Bantuan ini diterima langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Sulsel, Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA, yang membidangi pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah. Dalam sambutannya, Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan BAZNAS RI terhadap BAZNAS Sulsel, khususnya dalam meningkatkan respons cepat terhadap bencana. “Mobil ini akan menjadi armada strategis dalam mempercepat gerak tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) di lapangan, baik saat evakuasi korban maupun distribusi logistik bantuan. Semoga ini menjadi wasilah memperkuat sinergi antar-BAZNAS se-Indonesia dalam pelayanan kemanusiaan,” ungkapnya. Penyerahan mobil ini merupakan bagian dari program penguatan kelembagaan dan kapasitas operasional Baznas Tanggap Bencana di berbagai daerah, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam maupun bencana sosial. Toyota Hilux Double Cabin yang diberikan dikenal sebagai kendaraan tangguh di berbagai medan, sehingga sangat cocok untuk mendukung mobilitas tim Rescue BAZNAS di wilayah Sulsel yang memiliki geografis yang beragam, dari pesisir hingga pegunungan. Kendaraan tersebut segera disesuaikan dengan perangkat pelengkap seperti alat SAR, sistem komunikasi, serta branding kendaraan sesuai standar agar siap digunakan dalam misi-misi kemanusiaan berikutnya. Dengan adanya armada ini, BAZNAS Sulsel berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, tanggap, dan efektif kepada masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
BERITA16/07/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Gelar Lebaran Yatim 1447 H Hadirkan Keceriaan dan Harapan Baru untuk Anak-Anak Yatim
BAZNAS Sulsel Gelar Lebaran Yatim 1447 H Hadirkan Keceriaan dan Harapan Baru untuk Anak-Anak Yatim
Makassar, 7 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menghadirkan senyum kebahagiaan bagi anak-anak yatim dalam momentum Lebaran Yatim 1447 Hijriah, yang digelar di pelataran Kantor BAZNAS Sulsel, Jalan Masjid Raya Makassar, Senin pagi (7/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam merawat kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kasih sayang terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Sejumlah anak yatim piatu dari berbagai Panti Asuhan turut hadir dan menikmati suasana lebaran penuh kehangatan. Acara Lebaran Yatim diawali dengan Peluncuran oleh Pimpinan Baznas RI KH.Achmad Sudrajat serta dilanjutkan dengan pemberian santunan, dan hadiah edukatif dari BAZNAS Sulsel kepada para anak yatim. Anak-anak tampak ceria, bersemangat, dan merasa dihargai sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam. Ketua BAZNAS Sulsel HM Khidri Alwi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lebaran Yatim adalah momentum tahunan yang ditujukan untuk menyambung kasih dan perhatian umat terhadap mereka yang kehilangan sosok orang tua sejak dini. “Mereka bukan hanya penerima santunan, tetapi anak-anak masa depan yang harus dirangkul, dibimbing, dan disemangati. BAZNAS ingin hadir sebagai bagian dari keluarga besar mereka,” ujarnya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA, Koordinator Kesra Pemprov Sulsel, perwakilan Kemenag Sulsel, serta sejumlah pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota, yang ikut menyerahkan langsung santunan dan menyapa anak-anak dengan penuh kehangatan. Waka2 Baznas Sulsel Dr.KH.M.Ishaq Samad menyatakan momentum Lebaran Yatim ini sekaligus memperkuat dakwah sosial yang digerakkan oleh BAZNAS Sulsel, yaitu menjadikan zakat sebagai instrumen pembinaan jiwa, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan akhlak generasi muda yang lebih peduli, mandiri, dan berdaya.
BERITA07/07/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Apresiasi BAZNAS Sulsel dengan Peluncuran Program Z-Auto dan Lebaran Yatim BAZNAS Sulsel: Menggerakkan Masa Depan, Memberdayakan Mustahik
BAZNAS RI Apresiasi BAZNAS Sulsel dengan Peluncuran Program Z-Auto dan Lebaran Yatim BAZNAS Sulsel: Menggerakkan Masa Depan, Memberdayakan Mustahik
Makassar, 7 Juli 2025 — BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Z-Auto Menggerakkan Masa Depan, Memberdayakan Mustahik” sekaligus Launching Lebaran Yatim pada Senin pagi, 7 Juli 2025, bertempat di pelataran Kantor BAZNAS Sulsel, Jalan Masjid Raya Makassar. Acara peluncuran ini dibuka secara resmi oleh Pimpinan BAZNAS RI KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA, selaku tokoh ulama nasional sekaligus penggerak dakwah sosial. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai instrumen transformatif dalam pemberdayaan umat. “Z-Auto adalah bukti nyata bahwa zakat bisa digerakkan ke sektor produktif dan berkelanjutan. Dari roda yang berputar, kita ingin menggerakkan masa depan para mustahik agar berdaya secara ekonomi dan spiritual,” ujar KH. Achmad Sudrajat. Turut hadir dalam kegiatan ini, Koordinaror Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Sulsel H.Hasyim, perwakilan dari Kementerian Agama Sulsel Dr.H.M.Nur Hasyim, M.A, Perwakilan Alfa Mart Sulsel, Ketua Baznas Sulsel Dr.Khidri Alwi, Waka 2 Dr.KH.Muh.Ishaq Samad, Waka3 Dr.Kamaruddin, Waka4 Drs.H.Abd.Aziz Bennu dan para Amil Pelaksana serta sejumlah pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan dan undangan lainnya. Lebih dari seratus orang hadir dalam momentum bersejarah ini, termasuk para tokoh masyarakat, relawan, aktivis zakat, dan utusan anak-anak yatim piatu dari berbagai daerah yang diundang khusus dalam rangka merayakan Lebaran Yatim BAZNAS 1447 H. Suasana haru dan semangat kebersamaan mewarnai peluncuran program yang disambut antusias oleh para hadirin. Program Z-Auto sendiri merupakan inisiatif strategis BAZNAS yang digunakan dari infaq konsumen Alfamart. Program ini memadukan penguatan ekonomi umat melalui pemberdayaan berbasis kendaraan operasional dan layanan jasa otomotif. Program ini ditujukan kepada para mustahik terpilih agar mereka dapat memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan, baik melalui bantuan modal usaha bengkel, layanan antar-jemput, maupun sektor usaha jasa berbasis kendaraan lainnya. Ketua BAZNAS Sulsel Dr.Khidri Alwi sangat berterima kasih kepada Baznas RI atas program yang disinerjikan dengan program Baznas Sulsel. Selain itu, acara ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Lebaran Yatim yang menjadi program serentak se Indonesia, sebutnya. Sementara itu, Waka2 Baznas bidang pendistribusian dan pendayagunaan Baznas Sulsel dalam keterangannya menyampaikan bahwa Z-Auto menjadi program unggulan untuk membuka ruang kerja produktif bagi para mustahik yang siap naik kelas, sekaligus menjadi bagian dari Zakat Empowerment Ecosystem yang dikembangkan secara bertahap di seluruh wilayah Sulsel. Dikatakan leluncuran Z-Auto ini sekaligus menandai babak baru sinergi antara nilai keislaman, keadilan sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat yang terintegrasi dalam misi besar BAZNAS “Menyejahterakan Umat, Meneguhkan Dakwah.” Usai peluncuran Z-Auto, dilanjutkan pemberikan pelatihan kepada para Mekanik selama dua hari Senin-Selasa, 7-8 Juli 2025 yang dipusatkan di dua tempat, yakni di Kantor Baznas Sulsel Jl Masjid Raya dan di Workshop Bengkel Universitas Negeri Makassar.
BERITA07/07/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
SILATURRAHIM BAZNAS NTB KE BAZNAS SULSEL: Perkuat Sinergi Zakat untuk Kesejahteraan Umat
SILATURRAHIM BAZNAS NTB KE BAZNAS SULSEL: Perkuat Sinergi Zakat untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dipimpin oleh Dr. TGH. Muhammad Said, Lc., MA, pada Rabu, 14 Mei 2025, di Kantor BAZNAS Sulsel, Jalan Masjid Raya No. 55, Makassar. Turut hadir Ketua BAZNAS Sulsel Dr. dr. Khidri Alwi, serta para Wakil Ketua Dr. KH. Muh. Ishaq Samad, Dr. Kamaruddin, dan Drs. H. Abd. Aziz, bersama sejumlah amil lainnya. Dekan Fakultas Syariah UIN Alauddin, Dr. KH. Abd. Rauf Amin, MA, juga turut hadir dalam kesempatan tersebut. Agenda kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan persaudaraan dan meningkatkan sinergi antar BAZNAS provinsi untuk pengelolaan zakat yang lebih produktif dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga saling bertukar informasi mengenai program-program unggulan yang telah dijalankan di daerah masing-masing. Dr. TGH. Muhammad Said memberikan apresiasi atas berbagai inovasi BAZNAS Sulsel, terutama dalam hal pengelolaan zakat berbasis dakwah, pemberdayaan ekonomi, dan transformasi digital. “Pendekatan BAZNAS Sulsel dalam pemberdayaan umat melalui pendidikan, layanan kesehatan, dan zakat produktif sangat menginspirasi. Kami ingin belajar lebih banyak dan membuka ruang kolaborasi agar pengelolaan zakat di NTB semakin maksimal,” ungkapnya. Ketua BAZNAS Sulsel, Dr. dr. Khidri Alwi, M.Ag., menyambut baik kedatangan tamu dari NTB dan menegaskan pentingnya kerja sama antar-lembaga zakat di Indonesia. Ia berharap, kunjungan ini menjadi langkah awal untuk menjalin kerja sama yang lebih luas dalam dakwah zakat, pemberdayaan mustahik, dan inovasi layanan digital. Diskusi yang berlangsung juga mencakup rencana kerja sama lintas daerah, seperti pertukaran SDM amil, benchmarking program pemberdayaan ekonomi mustahik, serta pengembangan platform zakat digital secara nasional. Sebagai simbol komitmen awal, dilakukan pertukaran cindramata antara kedua pihak. Silaturahmi ini mencerminkan semangat BAZNAS sebagai lembaga independen negara yang terus berikhtiar mengelola zakat secara transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata. Kedua lembaga berharap kolaborasi ini mampu memperkuat peran zakat dalam membangun kesejahteraan dan kemajuan umat di seluruh penjuru negeri.
BERITA14/05/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Dorong Kualitas Pakan Demi Ternak Kurban Optimal
BAZNAS Dorong Kualitas Pakan Demi Ternak Kurban Optimal
Kelompok peternak di Nagari Padang Tarok, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, yang merupakan binaan BAZNAS, tengah bersiap memenuhi kebutuhan hewan kurban berkualitas untuk tahun 2025. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penimbangan bobot ternak bakalan jantan sebagai bentuk pengawasan terhadap pertumbuhan dan kesehatan hewan sejak dini. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan intensif yang dilakukan oleh BAZNAS guna menjamin kualitas hewan kurban yang akan disalurkan ke masyarakat. Melalui program ini, peternak tidak hanya difasilitasi dari segi teknis, tetapi juga didorong untuk memperhatikan standar pakan yang lebih baik agar pertumbuhan hewan menjadi optimal. BAZNAS menilai bahwa penyiapan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat harus dimulai sejak awal, sehingga intervensi melalui pembinaan dan pemantauan menjadi kunci utama. Peternak pun merespons positif program ini karena dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam budidaya ternak yang lebih profesional. Menanggapi program ini, Ketua BAZNAS Sulawesi Selatan Dr. dr. H. M. Khidri Allwi, MA, M.Kes menyampaikan apresiasi atas upaya peningkatan kualitas ternak kurban yang dilakukan. "Kami mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh BAZNAS di daerah binaan seperti Sijunjung. Pendekatan semacam ini sejalan dengan visi kami di Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kualitas ekonomi umat melalui penguatan sektor peternakan. Kami pun tengah mengembangkan program serupa dengan memperhatikan kualitas pakan dan manajemen ternak agar hewan kurban yang disalurkan memenuhi standar syariah dan kesehatan," ujar beliau. Dengan langkah ini, BAZNAS berharap distribusi hewan kurban pada tahun 2025 tidak hanya memenuhi kebutuhan secara kuantitas, tetapi juga dari sisi kualitas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak lokal melalui ekonomi umat yang berkelanjutan.
BERITA05/05/2025 | Syfa | Editor : Nov
BAZNAS Sulsel Panjatkan Doa untuk Kelancaran Ibadah Haji Jemaah Sulsel Tahun 2025
BAZNAS Sulsel Panjatkan Doa untuk Kelancaran Ibadah Haji Jemaah Sulsel Tahun 2025
Makassar, 2 Mei 2025 - Sebanyak 393 jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Makassar resmi diberangkatkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sebuah seremoni yang digelar di Aula Mina Asrama Haji Sudiang Makassar pada Kamis malam, 1 Mei 2025. Dari jumlah tersebut, 386 jemaah berasal dari Kota Makassar, sementara sisanya adalah tujuh petugas yang mendampingi kloter. Para jemaah diberangkatkan menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 1101 pada Jumat, 2 Mei 2025 pukul 03.00 WITA. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan pesan penting kepada para jemaah untuk menjaga niat, memahami rukun-rukun haji, dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah. Ia menekankan bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan dan kemampuan untuk menunaikan ibadah haji, sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Banyak orang sehat, tapi belum tentu diberi kesempatan berhaji. Maka penting untuk luruskan niat dan sungguh-sungguh dalam beribadah,” ujar Gubernur Andi Sudirman. Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kebugaran fisik selama proses ibadah berlangsung, mengingat ibadah haji memiliki waktu dan tempat yang telah ditentukan serta menuntut kekuatan fisik yang prima. Gubernur pun menyinggung program "Anti Mager" yang kerap ia gaungkan sebagai bentuk latihan fisik masyarakat. Tak hanya itu, Gubernur turut mengajak seluruh jemaah menjaga kekompakan dan saling membantu satu sama lain. Ia mengingatkan agar tidak ada yang bertindak individualis dan selalu mengedepankan solidaritas selama berada di tanah suci. Sementara itu, Inspektur Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia, Zainal Abidin, menegaskan bahwa keberangkatan jemaah adalah panggilan suci dari Allah SWT. Ia mengajak para jemaah untuk menjaga niat yang ikhlas, memperhatikan kesehatan, dan terus menyebarkan kebaikan bahkan setelah kembali dari tanah suci. "Haji bukan hanya soal ritual, tapi juga membentuk pribadi yang santun dan bermanfaat," ujarnya. Ia juga menyampaikan Tri Sukses Haji: sukses dalam pelaksanaan ibadah, sukses dalam membangun ekosistem ekonomi, serta sukses dalam membentuk peradaban dan keadaban. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, H. Ali Yafid, melaporkan bahwa kuota haji Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025 berjumlah 7.272 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 6.833 jemaah reguler, 364 jemaah prioritas lanjut usia, 18 pimpinan KBIHU, serta 57 petugas haji daerah. Ia juga menjelaskan adanya tambahan mutasi masuk dan keluar antarprovinsi, sehingga total jemaah asal Sulsel menjadi 7.379 orang. Terkait daftar tunggu (waiting list), Ali Yafid mengungkapkan bahwa per 30 April 2025 jumlahnya mencapai 245.455 orang. Kabupaten Bantaeng memiliki masa tunggu terlama yakni 48 tahun, diikuti Sidrap 46 tahun, sementara yang tersingkat adalah Kabupaten Luwu dengan 23 tahun dan Tana Toraja 24 tahun. Pemberangkatan jemaah haji tahun ini dibagi dalam dua gelombang, dengan rincian 21 kloter pada gelombang pertama dan 20 kloter pada gelombang kedua. Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat daerah, seperti Ketua DPRD Sulsel, Ketua Komisi IX DPRD Sulsel, Forkopimda Sulsel, pimpinan OPD Pemprov Sulsel, serta sejumlah kepala instansi vertikal lainnya. Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan Selamat menunaikan ibadah haji untuk seluruh jemaah asal Sulawesi Selatan. Semoga perjalanan ini dilancarkan, ibadah diterima, dan menjadi haji yang mabrur. Manfaatkan setiap detik di Tanah Suci untuk memperbanyak doa dan amal kebajikan. Kami turut mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi seluruh jemaah. Semoga pulang membawa perubahan positif bagi diri, keluarga, dan masyarakat Sulsel. Aamiin. -mJk-
BERITA02/05/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Bersama Asosiasi Ulama Palestina Perkuat Kolaborasi di Berbagai Bidang
BAZNAS RI Bersama Asosiasi Ulama Palestina Perkuat Kolaborasi di Berbagai Bidang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan pertemuan dengan Ketua Asosiasi Ulama Palestina Diaspora Dr. Nawwaf Takruri, guna membahas penguatan kolaborasi untuk membantu masyarakat Palestina di berbagai bidang. Kunjungan tersebut tersebut diterima oleh Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (21/04/2025). Turut hadir Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Subhan Cholid, Lc, MA, Ketua Jamiyyah Nahdhatul Ulama Yaman Dr. Abdullah Abdul Majid Az Zindani, Anggota Asosiasi Ulama Palestina Ramadhan Eid Ramadhan, Ketua Bidang Kerjasama Luar Negeri, Asosiasi Ulama Palestina Dr. Ibrahim Muhanna, serta Waka IV BAZNAS Kota Bandung H. Arif Ramdani. Menurut Haji Mo, audiensi tersebut membahas berbagai isu penting, termasuk penguatan solidaritas umat terhadap Palestina, peningkatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan, serta peran strategis zakat dalam merespons isu-isu global. "BAZNAS RI menyambut baik berbagai bentuk kerja sama yang diinisiasi dalam pertemuan ini, sebagai wujud kontribusi nyata Indonesia dalam peta dakwah dan kemanusiaan dunia,” ujar Haji Mo. Menurut Haji Mo, Bangsa Indonesia telah berkomitmen untuk selalu mendukung dan membantu rakyat Palestina agar segera merdeka dan keluar dari kesulitan-kesulitan yang disebabkan oleh para zionis Israel. Apalagi sejak intruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang memberikan dukungan penuh kepada BAZNAS RI, maka komitmen dalam membantu rakyat Palestina menjadi yang terdepan. “Jadi kami sangat berkomitmen untuk membantu siapa pun warga Palestina, kami juga selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di Palestina,” kata Haji Mo. Sementara itu, Ketua Asosiasi Ulama Palestina Dr. Nawwaf Takruri mengatakan sangat mengapresiasi atas dukungan yang terus-menerus diberikan oleh rakyat Indonesia kepada negaranya, termasuk bantuan-bantuan yang diberikan melalui BAZNAS RI. “Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya tidak hanya dalam penerimaan pada hari ini tetapi juga upaya-upaya yang dilakukan Indonesia terhadap warga Palestina,” ujar Dr. Nawwaf. Menurut Dr. Nawwaf, BAZNAS RI telah mengambil peran yang sangat penting dalam membantu rakyat Palestina, baik itu dari zakat, bantuan makanan dan minuman yang diberikan, obat-obatan, termasuk bantuan-bantuan lainnya Bangsa Indonesia menjadi yang terdepan. Karena itu Dr. Nawwaf menegaskan, pentingnya agar bantuan yang diberikan BAZNAS RI tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Dia juga mengajak BAZNAS RI untuk dapat berkunjung langsung ke Gaza dan melihat kondisi rakyat Palestina saat ini di sana. "Gaza saat ini mengalami situasi yang luar biasa, tidak ada tempat tinggal, kekurangan makanan dan minuman, rumah-rumah hancur, sekolah, rumah sakit, musolah hancur. Saya berharap, BAZNAS melalui Satgasnya bisa secara langsung datang ke Gaza untuk mendistribusikan bantuannya dan kami dengan senang hati akan memfasilitasi kunjungan tersebut,” kata dia. Terakhir dia berharap, agar bantuan BAZNAS juga dapat menjangkau para dai-dai di Gaza yang terus menyebarkan dakwah dan mengibarkan semangat untuk terus berjuang melawan zionis Israel. Karena peran para dai inilah semangat rakyat Palestina masih terus membara. “Kami berharap BAZNAS bisa ikut terlibat dalam penguatan dai-dai ini untuk membantu kegiatan dakwah mereka dan untuk tetap menjaga dakwah tetap berlangsung di Palestina. Mereka juga berhak sebagai asnaf (penerima zakat),” kata dia. Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, MA, M.Kes menyampaikan dukungannya atas penguatan kolaborasi antara BAZNAS RI dan Asosiasi Ulama Palestina. Ia menegaskan bahwa BAZNAS di daerah, termasuk di Sulawesi Selatan yang berpusat di Makassar, siap bersinergi dalam mendukung program-program kemanusiaan untuk Palestina. “Dari Makassar kami mengirimkan doa dan dukungan penuh. InsyaAllah, sinergi ini akan semakin memperkuat solidaritas umat Islam dalam membantu saudara-saudara kita di Palestina. Kami juga mengajak masyarakat Sulawesi Selatan untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Sulsel” ujar dr. Khidri
BERITA22/04/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Ungkap Potensi Zakat Fitrah 2025 Capai Rp8 Triliun, Masyarakat Diimbau Bayar Lewat Lembaga Resmi
BAZNAS RI Ungkap Potensi Zakat Fitrah 2025 Capai Rp8 Triliun, Masyarakat Diimbau Bayar Lewat Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengungkapkan potensi zakat fitrah secara nasional di tahun 2025 mencapai 604.813.992 ton beras atau setara dengan Rp8 triliun. Estimasi ini dihitung berdasarkan harga rata-rata beras medium pada setiap provinsi di Indonesia, yaitu Rp14.337 per kilogram. Potensi zakat fitrah dihitung berdasarkan total populasi Muslim di Indonesia yang mencapai 244,41 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, 91,43 persen diperkirakan berada di luar garis kemiskinan, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2024. Perhitungan dilakukan dengan mengalikan jumlah tersebut dengan harga rata-rata beras sebesar Rp14.337 per kilogram. Hasilnya, estimasi potensi zakat fitrah tahun 2025 mencapai Rp8 triliun. Hal tersebut mengemuka dalam Konferensi Pers Zakat Fitrah BAZNAS 2025, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (21/3/2025). Hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., beserta jajaran. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, mengungkapkan, potensi zakat fitrah di Indonesia sangat besar jika seluruh umat Islam menunaikan kewajiban zakatnya. Dengan jumlah penduduk Muslim sekitar 244 juta jiwa, ia mengatakan, jika 1,34 persen dari populasi tersebut membayar zakat fitrah, maka jumlah beras yang terkumpul bisa mencapai ratusan ribu ton. "Jika dikelola dengan baik, zakat fitrah tidak hanya menjadi ibadah wajib, tetapi juga instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Zainulbahar. Zainulbahar menjelaskan, berdasarkan tren pertumbuhan pengumpulan zakat fitrah dalam neraca tahunan 2021 hingga 2024, yang rata-rata meningkat 21,28 persen, proyeksi pengumpulan zakat fitrah 2025 diperkirakan mencapai Rp631,77 miliar. "Dengan optimalisasi pengelolaan, pemanfaatan teknologi digital, serta koordinasi dengan lembaga zakat lainnya, angka ini diperkirakan bisa meningkat hingga Rp758,13 miliar," ungkap Zainulbahar. "Kami melihat adanya peluang besar untuk meningkatkan penghimpunan zakat fitrah melalui pendekatan digital dan sistem pembayaran yang lebih mudah diakses masyarakat," tambahnya. Ke depan, kata Zainulbahar, BAZNAS juga akan memperketat pengawasan terhadap pengelolaan zakat agar dana benar-benar disalurkan sesuai dengan ketentuan syariah. "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang terhimpun memberikan manfaat nyata bagi mustahik," kata Zainulbahar. Ia juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat fitrah melalui lembaga resmi agar distribusinya lebih efektif. Dengan demikian, zakat fitrah tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga solusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. "Harapan kami, zakat fitrah bukan hanya sekadar ibadah di bulan Ramadhan saja, tetapi juga bagian dari solusi sosial yang lebih luas," ucapnya. Pada kesempatan tersebut, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., menambahkan, Pulau Jawa masih menjadi wilayah dengan potensi zakat fitrah terbesar. Lima provinsi dengan kontribusi terbesar adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Banten, dengan total potensi lebih dari Rp5 triliun. Sementara itu, lanjut Hasbi, wilayah Indonesia Timur dan Papua memiliki potensi lebih kecil karena jumlah penduduk Muslim yang lebih sedikit serta faktor sosial-ekonomi yang berbeda. "BAZNAS terus berupaya mengoptimalisasi pengelolaan zakat, mulai dari penguatan regulasi, penerapan PSAK 409 untuk transparansi dan akuntabilitas, kewajiban UPZ untuk menyusun laporan keuangan konsolidasi, serta kolaborasi dengan DKM dan tokoh setempat dalam distribusi zakat," ujar Hasbi. "Kami juga akan memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam pembayaran zakat, sehingga masyarakat semakin mudah dalam menunaikan kewajibannya," jelasnya. "Peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat merupakan kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat," ucapnya. Hasbi juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, berinfak, dan bersedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Menurutnya, menyalurkan dana ke lembaga terpercaya tidak hanya memastikan distribusi yang tepat sasaran, tetapi juga mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Mohamad Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistriusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. Menanggapi proyeksi zakat fitrah nasional yang begitu besar, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan menilai bahwa ini merupakan peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya di Sulawesi Selatan. Ketua BAZNAS Sulsel H.M. Khidri Alwi menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah, karena dana yang terkumpul dapat digunakan untuk membantu Mustahik, mendukung program pemberdayaan ekonomi umat, serta memperkuat ketahanan sosial di daerah. "Di Sulawesi Selatan, potensi zakat fitrah juga sangat besar. Jika seluruh umat Islam di daerah ini menunaikan zakatnya melalui BAZNAS, maka manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Kami berkomitmen untuk mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel agar tepat sasaran," ujar dr. Khidri BAZNAS Sulsel mengajak seluruh umat Muslim di provinsi ini untuk menyalurkan zakat fitrah melalui lembaga resmi, seperti BAZNAS. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, distribusi dana akan lebih efektif dan dapat digunakan untuk program-program sosial yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. "Mari kita jadikan zakat fitrah bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial dan solusi untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Salurkan zakat Anda melalui BAZNAS Sulawesi Selatan agar manfaatnya lebih luas dan berkahnya semakin besar," tutup dr. Khidri.
BERITA22/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Hadirkan Gerai Zakat, Tunaikan Zakat Tanpa Ribet
BAZNAS Sulsel Hadirkan Gerai Zakat, Tunaikan Zakat Tanpa Ribet
Makassar, 21 Maret 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan resmi membuka Gerai Zakat di depan Kantor BAZNAS Sulsel, Jl. Masjid Raya No. 55, Makassar, mulai hari ini. Gerai ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya di bulan suci Ramadan. Wakil Ketua I BAZNAS Sulsel, H. M. Irfan Sanusi Baco, mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kehadiran gerai ini sebagai sarana berbagi dan menunaikan kewajiban zakat dengan lebih mudah. "Gerai Zakat ini hadir sebagai bentuk pelayanan kami untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya. Kami mengajak seluruh umat Muslim di Sulawesi Selatan untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS, agar dapat dikelola secara amanah dan tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya. Gerai Zakat BAZNAS Sulsel siap melayani masyarakat setiap hari selama bulan Ramadan dengan berbagai kemudahan, termasuk konsultasi zakat, penghitungan zakat, serta pilihan pembayaran secara tunai maupun digital. Dengan hadirnya Gerai Zakat ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk berbagi dan menunaikan kewajibannya demi membantu mustahik yang membutuhkan.
BERITA21/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Cahaya Zakat Terangi Mustahik, BAZNAS Sulsel dan UPZ RS Wahidin Makassar Salurkan Bantuan
Cahaya Zakat Terangi Mustahik, BAZNAS Sulsel dan UPZ RS Wahidin Makassar Salurkan Bantuan
Makassar, 20 Maret 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulawesi Selatan bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) RS Wahidin Sudirohusodo Makassar menyalurkan bantuan kepada mustahik di lingkungan rumah sakit. Acara yang berlangsung di Masjid Nurul Afiah RS Wahidin ini diawali dengan buka puasa bersama, diikuti dengan penyerahan hadiah Lomba Tahfidz kategori anak-anak dan dewasa, serta penyaluran bantuan biaya hidup kepada 20 mustahik dengan nominal masing-masing Rp1.000.000,-. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan dari para muzakki di lingkungan RS Wahidin Sudirohusodo. Wakil Ketua IV BAZNAS Sulsel, H. Abd. Aziz Bennu, mengapresiasi kedermawanan para muzakki yang telah berkontribusi dalam membantu sesama. "Penyaluran ini merupakan wujud nyata dari kepedulian dan gotong royong dalam berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan, UPZ RS Wahidin telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah, kepercayaan yang diberikan oleh Muzakki di lingkungan rumah sakit ini menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola secara profesional dapat memberikan manfaat nyata bagi mustahik yang membutuhkan. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berzakat," ujarnya. Ketua UPZ RS Wahidin, Muhammad Saleh, S.Kep, Ns, ETN, turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. "Alhamdulillah, berkat dukungan para muzakki, kita dapat menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan. Semoga ini menjadi ladang amal jariyah bagi kita semua," ungkapnya. BAZNAS Sulsel dan UPZ RS Wahidin Sudirohusodo berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan kepada yang berhak serta mengajak lebih banyak pihak untuk berzakat dan berbagi demi kesejahteraan bersama.
BERITA20/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Cerdas Hadapi Bencana, BAZNAS Sulsel Edukasi Siswa Lewat BTB Go To School
Cerdas Hadapi Bencana, BAZNAS Sulsel Edukasi Siswa Lewat BTB Go To School
Makassar, 18 Maret 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Sulawesi Selatan yang diketuai oleh Achmad Gunawan menggelar Pelatihan Tanggap Bencana di bawah program BTB Go To School Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini dilaksanakan di SD, SMP, dan SMK BAZNAS Sulsel, Jalan Masjid Raya No. 55 Makassar, dengan melibatkan siswa serta tenaga pendidik sebagai peserta utama. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang mitigasi bencana, khususnya bagi masyarakat di wilayah rawan bencana. Melalui program ini, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis bencana, cara menghadapi situasi darurat, serta langkah-langkah penyelamatan diri yang efektif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Sulsel dalam memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam maupun non-alam. Koordinator kegiatan, Achmad Gunawan, menyampaikan bahwa kesadaran akan bencana harus ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan sekolah yang memiliki peran penting dalam membangun pemahaman dan kesiapsiagaan bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa melalui pelatihan ini, diharapkan siswa dan tenaga pendidik tidak hanya memahami risiko bencana, tetapi juga mampu bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat. BAZNAS Sulsel terus berkomitmen dalam memberikan manfaat luas bagi masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan kemanusiaan. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Sulsel mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Sulsel yang mengedepankan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Dengan berzakat melalui BAZNAS, kita turut serta dalam membangun kesejahteraan umat dan membantu mereka yang membutuhkan.
BERITA18/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sulawesi Selatan.

Lihat Daftar Rekening →