Berita Terbaru
Rapat Konsultasi Fundraising Ramadhan BAZNAS se-Sulawesi Selatan Resmi Dibuka
Makassar, 22 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi membuka Rapat Konsultasi Fundraising Ramadhan yang diikuti oleh BAZNAS Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. Acara yang berlangsung pada 22-24 Februari 2025 ini diselenggarakan di Grand Makassar Hotel dan dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, MA, M.Kes.
Dalam sambutannya, Dr. Khidri Alwi menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar BAZNAS di seluruh wilayah Sulawesi Selatan dalam menghadapi momentum Ramadhan. Menurutnya, Ramadhan merupakan waktu strategis untuk meningkatkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta memaksimalkan pendistribusiannya kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Rapat konsultasi ini menjadi langkah penting untuk menyatukan visi dan strategi dalam meningkatkan penghimpunan dana zakat selama Ramadhan. Dengan kerja sama yang baik antar BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kita bisa memaksimalkan potensi ZIS dan memastikan penyaluran yang tepat sasaran, terutama bagi kaum dhuafa, fakir miskin, serta mereka yang benar-benar membutuhkan," ujar Dr. Khidri Alwi dalam sambutannya.
Rapat Konsultasi Fundraising Ramadhan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan perwakilan BAZNAS dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas strategi penghimpunan ZIS selama bulan suci Ramadhan, memantapkan koordinasi antar-lembaga, serta membahas inovasi digital dalam pengelolaan zakat di era modern.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti berbagai sesi diskusi dan pemaparan materi dari para pakar di bidang pengelolaan zakat. Beberapa agenda utama dalam kegiatan ini meliputi:
Penyusunan strategi komunikasi dan edukasi zakat kepada masyarakat.
Optimalisasi layanan pembayaran zakat berbasis digital.
Evaluasi program fundraising tahun sebelumnya dan target pengumpulan Ramadhan 1446 H.
Best practice pengelolaan ZIS dari beberapa BAZNAS terkemuka di Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Khidri Alwi juga menegaskan komitmen BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperkuat peran kelembagaan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah dan transparan. Ia berharap hasil dari rapat konsultasi ini mampu menghadirkan terobosan baru dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS sebagai lembaga pengelola ZIS yang profesional.
"Kami berharap hasil dari rapat ini dapat menjadi panduan operasional yang efektif bagi seluruh BAZNAS di Sulawesi Selatan. Dengan koordinasi yang solid, kita bisa menghadirkan Ramadhan yang penuh berkah, di mana mereka yang berkecukupan dapat menunaikan zakatnya dengan mudah dan mereka yang membutuhkan bisa merasakan manfaat dari dana yang dihimpun," tambahnya.
Rapat Konsultasi Fundraising Ramadhan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui penghimpunan dan pendistribusian zakat yang lebih optimal dan merata di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
BERITA22/02/2025 | BAZNAS SULSEL
Sambut Ramadan 1446 H, BAZNAS RI Luncurkan Program Pesantren 1000 Cahaya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program Pesantren 1000 Cahaya menyambut bulan suci Ramadan 1446 H dengan sejumlah kegiatan positif yang akan menyasar untuk kalangan masyarakat kurang mampu.
Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 H adalah program Ramadan yang melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di 162 kampus se-Indonesia untuk mengajar anak jalanan, anak yatim, dan disabilitas dengan kegiatan pengajian, ceramah, tilawah, dan buka puasa bersama. Kegiatan ini dilakukan serentak di 162 titik untuk menanamkan nilai keagamaan dan kepedulian sosial.
Peluncuran program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si secara daring melalui YouTube BAZNAS TV pada Kamis (20/2/2025).
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 H akan melibatkan para mahasiswa penerima program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB).
“Yang kita harapkan, para penerima beasiswa ini juga memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan di masa depan. Sebab, persaingan ilmu menjadi sangat penting, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global,” ujar Kiai Noor.
Menurut Kiai Noor, program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 menjadi bekal bagi masyarakat kurang mampu dalam menghadapi dinamika persaingan ilmu pengetahuan yang sangat dinamis di masa yang akan datang.
“Kami memperkirakan bahwa ilmu di masa mendatang akan terus berkembang secara dinamis. Namun demikian, apa yang kita siapkan saat ini, insyaAllah, akan menjadi bagian dari perjuangan kita dalam menghadapi tantangan tersebut,” ucap Kiai Noor.
“Maka dari itu, ini adalah bagian dari perjuangan, bagian dari jihad, bagian dari jihad fi sab?lillah. Apa yang kita lakukan bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mempersiapkan generasi yang akan menghadapi tantangan di masa depan dengan fondasi yang kuat,” tambahnya.
Di sisi lain, Kiai Noor mengimbuhkan, dasar sosial keagamaan juga sangat penting, karena akan sangat berpengaruh dalam kehidupan di masa depan. Katanya, dengan memiliki kesadaran sosial, mereka tidak hanya berjuang untuk diri sendiri, tetapi juga untuk sesama dan kehidupan sosial secara luas.
“Oleh karena itu, kita berharap generasi mendatang yang dibina oleh BAZNAS RI memiliki ciri khas sebagimana orang-orang yang berilmu, memiliki keimanan yang kuat, serta peduli terhadap sosial. Mereka tidak hanya siap berkompetisi di masa depan, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama,” jelasnya.
Sementara itu, Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., menambahkan, sasaran utama dari program ini adalah anak jalanan, anak yatim, dan kelompok disabilitas.
"Bentuk kegiatan yang akan dilakukan mencakup pembekalan keagamaan, seperti pengajian, ceramah, dan tilawah Al-Qur`an, yang kemudian akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di lokasi yang telah ditentukan," ujarnya.
“InsyaAllah, melalui kegiatan ini, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan manfaat akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam kebermanfaatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucap Imdadun.
Menanggapi peluncuran program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 H oleh BAZNAS RI, Ketua BAZNAS Sulawesi Selatan, Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, MA, M.Kes, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi anak jalanan, anak yatim, dan penyandang disabilitas, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) untuk mengembangkan kepedulian sosial dan dakwah keagamaan.
"Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 H adalah bentuk nyata dari kepedulian BAZNAS dalam membangun generasi yang berilmu dan berakhlak. Dengan melibatkan mahasiswa sebagai pengajar, program ini tidak hanya memberikan edukasi agama kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga membentuk karakter pemuda Islam yang memiliki kesadaran sosial tinggi. Kami di BAZNAS Sulawesi Selatan siap mendukung dan berkolaborasi dalam menyukseskan program ini agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan," ujar Dr. Khidri Alwi.
Beliau juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan misi BAZNAS dalam memberdayakan umat melalui pendidikan dan sosial keagamaan. Dengan adanya kegiatan pengajian, ceramah, tilawah, dan buka puasa bersama, diharapkan anak-anak dari kelompok kurang mampu dapat memperoleh bimbingan agama yang lebih baik serta merasakan kebersamaan dan kasih sayang dari sesama Muslim.
"Kami berharap program ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, dan ini adalah momentum terbaik untuk berbagi ilmu, kebaikan, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah," tutupnya.
BERITA21/02/2025 | BAZNAS SULSEL
Pertanian Berkelanjutan, Petani Binaan BAZNAS Terapkan Metode Tradisional Tujah
Raudah merupakan petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan bersama timnya aktif mengembangkan pertanian padi lokal jenis Siam Runtai dengan memanfaatkan lahan seluas 1,5 hektar.
Proses penanaman padi dilakukan dengan metode tradisional tujah. Metode ini dipercaya dapat menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan hasil panen secara alami. Dengan teknik ini, diharapkan produktivitas pertanian tetap tinggi dan hasil panen dapat berlimpah.
Program pemberdayaan petani oleh BAZNAS bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani dengan memberikan pendampingan serta dukungan yang berkelanjutan. Melalui program ini, petani tidak hanya mendapatkan hasil panen yang optimal tetapi juga memiliki daya saing dalam pertanian lokal.
Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, petani seperti Raudah diharapkan dapat terus berkembang dan mencapai kemandirian ekonomi, sekaligus menjaga kelestarian pertanian tradisional di wilayahnya.
BERITA20/02/2025 | Izar | Editor : Ayu
BAZNAS RI Raih Penghargaan Elshinta Award 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Elshinta Award 2025 dalam kategori Outstanding Business Collaboration. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kerja sama BAZNAS dalam mendukung siaran Radio Elshinta, khususnya dalam memberikan literasi dan edukasi zakat kepada masyarakat luas.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam acara penganugerahan Elshinta Award 2025 yang diselenggarakan di Gedung Antara Heritage Center, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/2/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Noor menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Radio Elshinta, yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi terkait zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat.
"Elshinta adalah mitra kolaborasi yang luar biasa. Radio ini sangat membantu BAZNAS dalam literasi dan memberikan komunikasi kepada masyarakat, sehingga pencapaian BAZNAS dalam beberapa tahun terakhir meningkat signifikan. Bahkan, apa yang diraih BAZNAS saat ini rata-rata naik 30 persen," ujar Kiai Noor.
Lebih lanjut, Kiai Noor berharap agar Radio Elshinta terus konsisten dalam menyiarkan program-program literasi zakat serta tetap menjalin kolaborasi yang erat dengan BAZNAS RI. Menurutnya, sinergi antara lembaga zakat nasional dan media merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial.
"BAZNAS RI akan terus berkolaborasi dengan berbagai media, salah satunya Radio Elshinta. Kami sangat percaya dengan Elshinta, karena selama ini terus memberikan perkembangan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga mendapat apresiasi luas dari publik," tambahnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS RI telah meraih berbagai penghargaan bergengsi baik di tingkat nasional maupun internasional. Kiai Noor menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwa BAZNAS semakin dipercaya dalam menjalankan perannya sebagai lembaga pengelola zakat nasional.
"Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kinerja dan integritas BAZNAS dalam mengelola zakat. Kami selalu berpegang teguh pada prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga seluruh proses penghimpunan dan penyaluran zakat dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku," ungkapnya.
Dengan diraihnya penghargaan Elshinta Award 2025, BAZNAS RI semakin optimis untuk terus meningkatkan layanan dan inovasi dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Sinergi antara BAZNAS dan media diharapkan dapat semakin memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan.
BERITA19/02/2025 | Fikri | Editor : Ayu
BAZNAS RI dan Shuna'u Al-Hayah Bersinergi dalam Misi Kemanusiaan di Palestina
BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) RI bekerja sama dengan NGO Mesir, Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation dalam menyalurkan bantuan sebesar Rp2 miliar untuk Palestina.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum pada November lalu. Adapun Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation Mesir merupakan NGO yang berdiri pada tahun 2011, terdaftar dengan Nomor 839 Tahun 2018 Kemensos Mesir, dan beroperasi sesuai dengan UU No.149/2019.
Penandatanganan kerja sama tersebut diselenggarakan di Kantor Shuna'u Al-Hayah, Kairo, Mesir. Turut hadir Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Ketua Satgas Palestina BAZNAS RI M. Iman Damara, serta Deputy CEO Shuna'u Al-Hayah Hamed Ibrahim Hamed. Adapun kerja sama bantuan yang akan disalurkan berupa 8500 paket makanan, guna memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat Palestina di Gaza.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA, dalam keterangannya menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina akibat krisis kemanusiaan yang terjadi.
"Melalui kerja sama dengan Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation, kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia, dan kami berkomitmen untuk menyalurkannya secara transparan dan akuntabel," ujar Subhan, dalam keterangannya, di Mesir, baru-baru ini.
Subhan menyebut, kolaborasi antara BAZNAS RI dan Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation merupakan bagian dari strategi BAZNAS dalam memperluas jangkauan program kemanusiaan global.
"Dengan adanya kerja sama ini, distribusi bantuan dapat dilakukan lebih efektif dan sesuai kebutuhan di lapangan," ujar Subhan.
Selain bantuan logistik, lanjut Subhan, BAZNAS RI juga tengah menyiapkan program jangka panjang yang mencakup berbagai aspek kebutuhan bagi warga Palestina yang terdampak.
"BAZNAS juga berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, Masjid, dan Sekolah. Insya Allah kita akan upayakan terus bantuan ini," ucapnya.
Subhan juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam program kemanusiaan ini. Dukungan dari masyarakat sangat berperan dalam memastikan lebih banyak bantuan yang bisa disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terus mendukung program kemanusiaan ini. Insya Allah, BAZNAS akan terus menyalurkan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” kata Subhan.
Sementara itu, Deputy CEO Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation Hamed Ibrahim Hamed menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam menghadapi krisis kemanusiaan global.
“Kami sangat menghargai inisiatif BAZNAS RI dalam menyalurkan bantuan bagi rakyat Palestina. Dengan pengalaman yang kami miliki di lapangan, kami akan memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan masyarakat Indonesia tersalurkan secara tepat dan cepat," ucapnya.
"Semoga kerja sama ini akan terus berlanjut sehingga bisa memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat terdampak konflik di berbagai belahan dunia, sebagai bagian dari misi kemanusiaan dan kepedulian global," ujar Hamed.
BERITA17/02/2025 | Lulu Fatimah | Editor : Nov
Aksi Nyata Tim BTB BAZNAS SULSEL di Banjir Makassar : Dari Dapur Umum hingga Pemulihan Mental
Makassar, 14 Februari 2025 – Bencana banjir yang melanda Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar pada 11 Februari 2025 telah mengakibatkan dampak besar bagi warga setempat. Puluhan rumah terendam, banyak keluarga terpaksa mengungsi, dan kebutuhan dasar pun menjadi hal yang sulit diperoleh. Untuk membantu meringankan beban para penyintas, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat menyalurkan bantuan ke posko bencana yang telah didirikan di wilayah terdampak.
Dalam upaya tanggap darurat ini, BTB BAZNAS Sulawesi Selatan mendistribusikan berbagai kebutuhan pokok. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak, terutama mereka yang masih bertahan di pengungsian.
Selain menyalurkan bantuan logistik, tim BTB BAZNAS juga turut membantu di dapur umum, yang menjadi sumber utama makanan bagi para korban. Para relawan bahu-membahu menyiapkan makanan siap saji untuk didistribusikan kepada penyintas banjir, memastikan penyintas tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup di tengah kondisi sulit.
Tak hanya itu, tim juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang mengalami dampak psikologis akibat bencana ini. Melalui program Trauma Healing, BTB BAZNAS mengadakan berbagai kegiatan interaktif untuk menghibur dan mendukung pemulihan mental anak-anak yang mengalami ketakutan dan kecemasan pasca-banjir. Kegiatan ini meliputi permainan, aktivitas edukatif, serta sesi pendampingan emosional, dengan tujuan membantu anak-anak kembali merasa aman dan nyaman setelah melewati masa sulit.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus berkomitmen untuk memberikan respon cepat terhadap bencana yang terjadi di berbagai daerah, memastikan bahwa bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan membawa manfaat bagi para korban. Dengan adanya sinergi antara relawan, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya, diharapkan proses pemulihan bagi para penyintas banjir di Makassar dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
BERITA14/02/2025 | BAZNAS SULSEL
Gelar Mujahadah Nisfu Syakban, BAZNAS RI Tekankan Profesionalisme Amil
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar tadarus dan mujahadah Nisfu Syakban sebagai momentum refleksi untuk meningkatkan profesionalisme dan spiritualitas amil dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (14/2/2025), juga disiarkan langsung melalui kanal Youtube BAZNAS TV. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, M.Si., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, juga para pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia yang turut hadir secara online.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, H. Achmad Sudrajat, Lc., MA., menyoroti pentingnya momentum Nisfu Syakban sebagai pengingat bagi para amil untuk terus meningkatkan profesionalisme.
Menurutnya, tugas amil bukan sekadar pekerjaan administratif, tetapi juga ibadah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.
"Amil harus mampu membangun kepercayaan muzaki serta memastikan zakat yang dikumpulkan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi mustahik. Profesionalisme dalam pengelolaan zakat harus selaras dengan keikhlasan dan pengabdian kepada Allah Swt," ujarnya.
Selain itu, Achmad mengajak seluruh amil BAZNAS untuk menjadikan Nisfu Syakban sebagai momen refleksi diri.
Ia menekankan, pentingnya memperbanyak ibadah dan doa, khususnya di momentum nisfu syakban agar setiap individu dapat meningkatkan kualitas spiritual serta semakin teguh dalam menjalankan tugas demi kemaslahatan umat.
"BAZNAS berkomitmen untuk terus menjadi lembaga pengelola zakat yang amanah dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Kepercayaan masyarakat adalah amanah besar yang harus dijaga dengan profesionalisme dan keikhlasan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, M.Si., menegaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat kesadaran akan pentingnya tugas mulia dalam memberdayakan umat melalui zakat, infak, dan sedekah.
Ia mengingatkan, para amil untuk bekerja dengan niat ikhlas demi kesejahteraan umat, sebagaimana hadis Rasulullah yang menyatakan, "Sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa memberikan manfaat."
Untuk meningkatkan efektivitas kinerja, Rizaludin menekankan, karakter amil BAZNAS harus mencerminkan prinsip 3H, 2S, dan 1M, yaitu Hand (terampil dalam bekerja), Heart (hati yang suci), Head (pemikiran yang positif), Soul (kesediaan untuk melayani), Spirit (semangat juang yang tinggi), serta Motive (niat yang tulus untuk Allah Swt).
Rizaludin mengatakan, keberhasilan pengumpulan dana zakat bergantung pada enam pilar utama, yaitu literasi, pemasaran, layanan, digitalisasi, sumber daya manusia, dan reputasi.
"Amil yang menguasai keenam pilar ini diyakini dapat menjalankan tugasnya dengan lebih optimal, sehingga semakin banyak mustahik yang terbantu," ujar Rizaludin.
BERITA14/02/2025 | BAZNAS SULSEL
Bantu Masyarakat Palestina, BAZNAS dan Mishr Al Kheir Tandatangani Kerja Sama Penyaluran Bantuan Rp 2 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Mishr Al Kheir menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk penyaluran 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar bagi masyarakat Palestina.
Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang digelar pada November 2024 lalu, yang menegaskan komitmen dan peran BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan global.
Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di kantor Mishr Al Kheir di Kairo, Mesir, Kamis (13/2/2025), sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan bagi warga Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dari solidaritas umat Islam Indonesia terhadap masyarakat Palestina.
“Kami di BAZNAS RI percaya bahwa zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga solusi nyata bagi permasalahan kemanusiaan. Kerja sama dengan Mishr Al Kheir ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial kita untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Subhan Cholid dalam keterangannya di Kairo, Mesir, Jumat (14/2/2025).
Subhan menyampaikan, kerja sama ini memperkuat peran BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan secara global.
“Kami berusaha terus membangun jaringan kerja sama strategis dengan berbagai lembaga kemanusiaan di dunia, termasuk Mishr Al Kheir, agar bantuan yang kami salurkan tepat sasaran dan memiliki dampak yang lebih luas,” jelasnya.
Ke depan, BAZNAS RI akan terus mengembangkan berbagai inisiatif kemanusiaan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di berbagai belahan dunia.
“Zakat, infak, dan sedekah memiliki potensi luar biasa dalam membangun kesejahteraan global, dan BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan bagi umat,” tutup Subhan Cholid.
Paket makanan yang akan disalurkan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, tepung, mi, keju, tuna, biskuit, kurma, jus, kacang kalengan, saus tomat, selai, dan pasta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Palestina, khususnya mereka yang menghadapi keterbatasan akses pangan akibat konflik berkepanjangan.
Direktur Mishr Al Kheir Dr. Tariq Hasan Muhammad dalam kesempatan yang sama, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan BAZNAS.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas kepeduliannya terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang saat ini menghadapi kondisi sulit. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Bantuan ini menegaskan peran aktif BAZNAS RI dalam aksi kemanusiaan internasional dan memperkuat sinergi dengan lembaga-lembaga kemanusiaan global dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
BERITA14/02/2025 | BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Korban Banjir di Makassar dan Maros
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan 200 paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Selain bantuan tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) juga telah hadir membantu masyarakat terdampak banjir dengan menyediakan berbagai layanan seperti aksi resik, pendistribusian makanan siap saji, posko bencana, dapur air, dapur umum, baby kit, hygiene kit, hingga layanan kesehatan gratis.
Bersama Bupati Maros, H. Andi Syafril Chaidir Syam, S.IP., M.H., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., meninjau langsung posko bencana, dapur umum, dan menyapa masyarakat terdampak banjir Maros di lokasi pengungsian yang bertempat di Halaman Masjid Al-Markaz Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (13/2/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Saidah mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam merespons cepat bencana serta membantu pemulihan warga yang terdampak.
“Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Maros dan Kota Makassar merupakan duka yang mendalam bagi kita. Banyak keluarga yang terdampak secara langsung oleh bencana alam ini,” ujar Saidah.
Sejak banjir melanda, lanjut Saidah, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Maros telah aktif bergerak membantu warga. Mulai dari evakuasi korban, pendistribusian makanan siap saji, hingga penyediaan tempat pengungsian sementara dan layanan medis gratis bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan akibat bencana ini.
“BAZNAS RI berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir di masa sulit ini,” ujar Saidah.
Saidah juga mengajak BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Daerah, serta BAZNAS Kabupaten dan Kota di seluruh Sulawesi Selatan untuk turut serta membantu masyarakat yang terdampak.
“Kami mengajak seluruh elemen, baik dari pemerintah maupun lembaga sosial lainnya, untuk bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan. BAZNAS siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat terdampak,” ujar Saidah.
Sementara itu, Bupati Maros, A. S. Chaidir Syam, yang turut hadir dalam penyerahan bantuan, serta mengapresiasi langkah cepat BAZNAS RI dalam membantu masyarakat terdampak banjir.
“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI atas kepeduliannya terhadap warga Maros. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang tengah berjuang menghadapi dampak banjir,” ujar Chaidir.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS terus diperkuat agar bantuan dapat lebih cepat dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara penyaluran bantuan ini, Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr Opsla, Kasdim 1422/Maros CZI Ilyas, Danlantamal Makassar Marinir Muh Rada, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Maros Yudistira Sastra Darma, S.E., Wakil Ketua BAZNAS Kota Makassar H. Syahruddin Mayang, S.E., Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Pangkep Hamsani, serta Direktur RSB Makassar drg. Taufan Lauddin.
BERITA14/02/2025 | BAZNAS SULSEL
BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan Salurkan Paket Makanan untuk Pengungsi Korban Banjir Makassar
Makassar, [14/02/2025] – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Melalui program JARIAH (Jumat Ceria Dhuafa), BAZNAS Sulsel menyalurkan 100 paket makanan kepada pengungsi korban banjir di Posko Pengungsian Masjid Al-Muttaqin Blok 8 Antang, Makassar, pada hari Jumat, 14/02/2025.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Sulsel dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana dan membutuhkan dukungan logistik. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa program JARIAH menjadi salah satu upaya nyata dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, terutama kaum dhuafa dan korban bencana.
“Bencana banjir yang melanda Makassar menyebabkan banyak warga harus mengungsi. Kami berharap bantuan yang diberikan melalui program JARIAH ini dapat sedikit meringankan beban para pengungsi dan memberikan mereka semangat dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Ketua BAZNAS Sulsel Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, MA, M.Kes.
Selain pembagian makanan siap saji, tim BAZNAS Sulsel juga berinteraksi langsung dengan para pengungsi untuk memastikan kebutuhan mendesak mereka dapat terpenuhi. Ke depan, BAZNAS Sulsel berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan dengan berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak pihak yang terdorong untuk berkontribusi dalam aksi kemanusiaan, baik melalui zakat, infak, maupun sedekah. BAZNAS Sulsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membantu sesama, terutama mereka yang sedang menghadapi musibah.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Layanan Muzakki BAZNAS Sulsel 085183285998 atau email [email protected]
BERITA14/02/2025 | BAZNAS SULSEL
Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berupa Paket Makanan dan Selimut Tiba di Gaza
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berasal dari masyarakat Indonesia telah diterima oleh masyarakat Gaza, Palestina. Bekerja sama dengan mitra lembaga kemanusiaan Mesir Sunnah Al Hayyah, BAZNAS mendistribusikan 12.000 paket makanan dan 12.000 selimut.
Adapun bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok sehari-hari, seperti tepung terigu, mi, susu kotak, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, hingga air mineral. Selain itu BAZNAS juga mendistribusikan selimut untuk membantu warga Palestina menghadapi musim dingin.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian rakyat Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina. Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berkontribusi dalam penggalangan infak kemanusiaan ini.
"Alhamdulillah bantuan masyarakat Indonesia yang kami salurkan melalui salah satu mitra lembaga kemanusiaan di Mesir Sunnah Al Hayyah telah sampai di tangan saudara-saudara kita yang membutuhkan di Gaza melalui perjungan yang luar biasa,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Menurutnya, ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang peduli terhadap saudara-saudara di Palestina. BAZNAS berusaha sebaik mungkin untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan mereka secara cepat dan tepat sasaran.
Kiai Noor menjelaskan, bantuan ini dikirim secara bertahap dan diawasi langsung oleh mitra di Gaza agar sampai ke tangan penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan, termasuk untuk anak-anak, perempuan, dan lansia.
Kiai Noor juga menyampaikan, BAZNAS terus berupaya mengirimkan bantuan dalam berbagai bentuk agar dapat meringankan beban masyarakat Gaza.
"Masyarakat Palestina sedang menghadapi tantangan yang luar biasa berat, maka dari itu, di masa gencatan senjata ini BAZNAS terus berupaya maksimal untuk mengirimkan bantuan bagi masyarakat Palestina,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS juga berencana untuk terus mengirimkan bantuan tahap berikutnya guna memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi warga Palestina. Kiai Noor menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai lembaga kemanusiaan internasional akan terus diperkuat agar bantuan dapat tersalurkan dengan lebih efektif.
"Kami ingin memastikan bahwa bantuan dari Indonesia ini dapat terus mengalir. BAZNAS berkomitmen untuk tetap menjadi bagian dari solusi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak konflik di Palestina," ungkap Kiai Noor.
"Kami juga tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melihat kemungkinan pengiriman bantuan diberbagai aspek kebutuhan masyarakat Palestina," ujarnya.
Kiai Noor juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan dan mendukung rakyat Palestina, baik dalam bentuk donasi maupun doa, agar mereka tetap kuat dalam menghadapi ujian berat ini.
"Dukungan dari masyarakat Indonesia sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Palestina. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan dan memberikan perlindungan bagi mereka yang sedang dalam kesulitan," ucapnya.
BERITA13/02/2025 | BAZNAS SULSEL
BAZNAS Bersama RS Palestina Tandatangani Kerja Sama Penyaluran Bantuan Alat Kesehatan Rp2 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Rumah Sakit Palestina/Palestine Red Crescent Society (PRCS) di Mesir menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk penyaluran bantuan kemanusiaan sebesar Rp2 miliar bagi masyarakat Palestina.
PRCS merupakan organisasi kemanusiaan yang berperan penting dalam menyediakan layanan medis, pengobatan darurat, serta jasa ambulans di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di kantor PRCS di Kairo, Mesir, sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung layanan kesehatan bagi warga Palestina yang membutuhkan. Turut hadir Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., Ketua Satgas Palestina M. Iman Damara, serta Direktur RS Palestina Kairo Muhammad Ramadhan.
Dalam kesempatan tersebut, Sestama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA. menegaskan, kerja sama ini merupakan wujud kepedulian umat Islam Indonesia terhadap masyarakat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan.
"BAZNAS RI terus berupaya hadir dalam meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Program ini merupakan bagian dari Program Membasuh Luka Palestina, di mana kami menyalurkan bantuan alat kesehatan untuk peningkatan fasilitas di RS Palestina di Mesir," kata Subhan dalam keterangan tertulis di Kairo, Mesir, Kamis (13/2/2025).
Subhan menjelaskan, jenis bantuan yang akan disalurkan pada Tahun 2025 yaitu Peningkatan Lab Departemen dan Bedah Laparoskopi RS Palestina di Mesir, berupa Penyediaan Sistem Endoskopi, Alat analisa Kimia, Kulkas Bank Darah, Lemari penyimpanan, Freezer Plasma dan alat tes Hemoglobin A1HBC.
"Dengan adanya dukungan ini, kami berharap layanan medis bagi para pasien warga Palestina yang berada di Mesir, terutama mereka yang terdampak konflik dapat lebih optimal," ujarnya.
Lebih lanjut, Subhan Cholid menambahkan, kerja sama ini tidak hanya berhenti pada bantuan alat kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS dalam memperkuat peran zakat untuk diplomasi kemanusiaan global.
"Kami percaya bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas dan persaudaraan global. BAZNAS RI akan terus mengembangkan program-program kemanusiaan yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri. Semoga bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi solusi bagi permasalahan kemanusiaan dunia," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur RS Palestina Kairo Muhammad Ramadhan menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI.
"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas bantuan ini. Alat-alat kesehatan yang akan diterima, tentunya akan sangat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi pasien kami, terutama mereka yang terdampak konflik," ungkapnya.
Bantuan ini merupakan langkah tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang digelar pada November 2024 lalu, yang menegaskan komitmen dan peran BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan global. Ke depan, BAZNAS akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat di berbagai belahan dunia.
BERITA13/02/2025 | BAZNAS SULSEL
Tim BTB BAZNAS Sulsel Gunakan Perahu Karet untuk Evakuasi Korban Banjir di Makassar
Makassar, 12 Februari 2025 – Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir parah di Makassar dan sekitarnya, termasuk Perumahan Bukit Baruga Makassar.
Menyikapi kondisi ini, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu siang tanggal 12 Februari 2025 segera bergerak melakukan evakuasi warga terdampak.
Dalam proses evakuasi, tim BTB BAZNAS menerjunkan personel dengan perahu karet untuk mengevakuasi warga dari rumah yang terjebak banjir . Ketinggian air yang mencapai 1–1,5 meter menyulitkan akses di beberapa titik, sehingga penggunaan perahu karet menjadi solusi utama untuk menyelamatkan warga.
"Kami berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan keselamatan warga terdampak banjir. Saat ini, fokus kami adalah evakuasi dan pendistribusian bantuan darurat bagi para korban," ujar Nur Wahid Koordinator BTB BAZNAS Sulawesi Selatan.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan juga membuka posko bantuan sebagai pusat koordinasi untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan lebih lanjut di wilayah kota Makassar dan sekitarnya.
BAZNAS Sulsel mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan tim penyelamat. Masyarakat yang ingin berkontribusi dalam misi kemanusiaan ini dapat menyalurkan donasi melalui BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan.
BERITA12/02/2025 | BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Bergerak untuk Bantu Korban Banjir di Makassar
Makassar, 12 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulawesi Selatan terus berkomitmen dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Hujan deras yang mengguyur wilayah Sulawesi Selatan dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir di Kota Makassar dan Kabupaten Maros. Akibatnya, ratusan warga terpaksa mengungsi, dan akses utama Trans Sulawesi lumpuh.
Di Kota Makassar, banjir merendam pemukiman warga 4 kecamatan yaitu di Kecamatan Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea dan Tamalate dengan ketinggian air yang bervariasi. Sebanyak 1.255 warga mengungsi ke titik pengungsian terdekat. Sementara itu, di Kabupaten Maros, ketinggian air bahkan mencapai 1 meter di beberapa titik, mengakibatkan ribuan warga terdampak serta terhambatnya akses transportasi utama yang menghubungkan Makassar dengan wilayah utara Sulawesi Selatan.
Menanggapi kondisi ini, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Sulawesi Selatan telah bersiaga dan siap turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi logistik, kebutuhan pokok, serta layanan evakuasi bagi warga yang masih terjebak banjir.
"Kami dari BAZNAS Sulsel akan terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak banjir. Tim BTB BAZNAS Sulsel telah dikerahkan untuk menyalurkan bantuan serta memastikan kebutuhan mendesak di lapangan dapat terpenuhi," ujar Zulfikar ZM dari Tim BTB BAZNAS Sulsel.
BAZNAS Sulsel juga mengajak seluruh masyarakat dan donatur untuk bersama-sama membantu para korban banjir melalui zakat, infak, dan sedekah yang akan disalurkan langsung kepada mereka yang membutuhkan.
Mari kita bersatu untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Semoga Allah melindungi kita semua dari bencana ini.
#PeduliBanjir #BAZNASSulsel #BTBBAZNAS
BERITA12/02/2025 | BAZNAS SULSEL
Tim BTB BAZNAS Sulsel Sigap Evakuasi Warga Korban Banjir di Katimbang, Makassar
Makassar, 11 Februari 2025 – Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Sulawesi Selatan bergerak cepat dalam mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanayya, Kota Makassar pada Senin malam 11 Februari 2025. Hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir kembali melanda beberapa wilayah di Makassar, termasuk permukiman warga di Kelutrahan Katimbang.
Dalam upaya penyelamatan, tim BTB BAZNAS Sulsel berkoordinasi dengan aparat setempat dan relawan kemanusiaan untuk memastikan evakuasi berjalan aman dan lancar. Dengan menggunakan perahu karet, tim berhasil mengevakuasi puluhan warga, termasuk lansia, anak-anak, dan ibu hamil, ke tempat yang lebih aman.
"Kami terus berupaya memberikan bantuan cepat bagi warga yang terdampak. Saat ini, tim kami masih berada di lokasi untuk membantu evakuasi dan menyalurkan bantuan darurat bagi para korban," ujar Achmad Gunawan, Koordinator BTB BAZNAS Sulsel.
Selain evakuasi, BAZNAS Sulsel juga akan menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, serta kebutuhan pokok lainnya. Diharapkan bantuan nantinya ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir.
BAZNAS Sulsel mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas dalam menghadapi situasi darurat. Bagi yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Sulawesi Selatan untuk mendukung upaya penanganan bencana dan pemulihan bagi para korban.
BERITA11/02/2025 | BAZNAS SULSEL
Bangun Jiwa Sosial, BAZNAS RI Beri Pelatihan Dasar Kerelawanan bagi Muzaki dan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Program Dasar Kerelawanan BAZNAS Volunteer guna mengajak muzaki dan masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam misi-misi BAZNAS serta membangun juwa sosial. Program ini memberikan pengalaman berharga bagi para relawan dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan BAZNAS Volunteer berlangsung selama dua hari, pada Sabtu-Minggu (8-9/2/2025), di Gedung BAZNAS RI, Jakarta Timur. Program ini mengajak para muzaki untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial di masyarakat, dengan tujuan meningkatkan jiwa sosial dan kepedulian mereka terhadap sesama.
Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Arifin Purwakananta menyampaikan, BAZNAS Volunteer hadir sebagai wadah bagi para relawan untuk memperkuat jiwa sosial dan belajar lebih dalam tentang dunia zakat, infak, dan sedekah.
“Relawan adalah pilar penting dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk dalam perjuangan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, serta dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat,” ujar Arifin di Jakarta, Minggu (9/2/2025).
Menurutnya, sebagai lembaga yang menjadi garda terdepan dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat di Indonesia, BAZNAS berkomitmen untuk memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat tersalurkan secara optimal bagi mereka yang membutuhkan.
“Oleh karena itu, kehadiran relawan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam upaya memperkuat gerakan zakat di tengah masyarakat,” jelasnya.
Melalui program ini, lanjut Arifin, para peserta bukan hanya belajar tentang teknis menjadi relawan, tetapi juga memahami esensi dari pengabdian yang ikhlas. Ia berharap program tersebut menjadi awal perjalanan untuk lebih aktif dalam membantu masyarakat dan membangun lingkungan yang lebih peduli dan berdaya.
Sementara itu, Direktur Layanan dan Promosi, Rulli Kurniawan menambahkan, BAZNAS akan terus melanjutkan program BAZNAS Volunteer guna menghadirkan lebih banyak relawan baru. Hingga saat ini, jumlah peserta yang telah bergabung mencapai 300 orang.
“Fokus utama program ini adalah memperkuat pemahaman tentang fundamental volunterisme, memperkenalkan BAZNAS secara lebih mendalam, serta mengenalkan visi, misi, dan berbagai program yang diperjuangkan. Dengan demikian, para relawan dapat berperan secara signifikan dalam berbagai kegiatan sosial,” kata Rulli.
Ke depan, Rulli berharap program BAZNAS Volunteer semakin berkembang, dengan semakin banyaknya peserta yang bergabung di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Gerakan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran zakat dalam menyejahterakan umat.
Salah satu peserta, Nur Syamsiah, mengaku bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi pemula yang ingin terjun ke dunia filantropi. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat mendasar dan mudah dipahami. Ia juga berharap BAZNAS terus menjadi garda terdepan dalam menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) demi kesejahteraan umat.
“Program BAZNAS Volunteer sangat bermanfaat sekali bagi pemula, khususnya bagi saya, yang belum mengetahui secara detail apa itu zakat, infak, dan sedekah. Dengan mengikuti pelatihan, semoga BAZNAS bisa menyejahterakan masyarakat melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah,” kata Nur Syamsiah.
BERITA09/02/2025 | BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Ponpes Mambaul Ulum Addariyah DDI Patobong
Pinrang, 8 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ulum Addariyah DDI Patobong, Kabupaten Pinrang, yang mengalami musibah kebakaran pada Januari 2025 lalu. Kebakaran tragis ini tidak hanya menyebabkan kerusakan pada fasilitas pesantren, tetapi juga merenggut nyawa seorang santri bernama Muh. Zahwa (14).
Penyerahan bantuan ini dilakukan dalam acara Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Pinrang, sebagai bagian dari peringatan HUT ke-24 BAZNAS. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H. Muh. Khidri Alwi, M.Kes., M.A., bersama Wakil Ketua I BAZNAS Sulsel, H. M. Irfan Sanusi, secara simbolis menyerahkan bantuan sebesar Rp20.000.000 kepada pihak ponpes. Selain itu, keluarga korban kebakaran juga menerima santunan masing-masing sebesar Rp2.000.000 sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral bagi mereka yang terdampak.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, S.P., M.Si., yang turut hadir dalam acara ini, menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang terjadi dan mengapresiasi langkah cepat BAZNAS dalam menyalurkan bantuan. Ia menekankan pentingnya gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu sesama, terutama bagi lembaga pendidikan Islam yang menjadi wadah pembinaan generasi muda.
Ketua BAZNAS Sulsel, Dr. dr. H. Muh. Khidri Alwi, M.Kes., M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa BAZNAS hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam kondisi darurat seperti musibah kebakaran ini. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pihak pesantren dan keluarga korban, serta membantu proses pemulihan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan baik,” ujarnya.
Wakil Ketua I BAZNAS Sulsel, H. M. Irfan Sanusi, juga menambahkan bahwa kebakaran yang menimpa Ponpes Mambaul Ulum Addariyah menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial. “Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzakki, untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Sulsel berharap dapat meringankan penderitaan para santri dan pihak pesantren, serta membantu proses rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat kebakaran. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus berkembang di tengah masyarakat, demi menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan sejahtera bagi semua.
BERITA08/02/2025 | BAZNAS SULSEL
20 Hari Lagi Ramadhan, BAZNAS SULSEL Siap Bantu Salurkan Fidyah ke yang Membutuhkan
Makassar, 08 Februari 2025 – Dalam hitungan 20 hari lagi, umat Muslim di seluruh dunia akan menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual guna menyambut bulan penuh berkah ini. Selain itu, BAZNAS Sulsel juga mengingatkan tentang ketentuan dan tata cara menunaikan fidyah bagi yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa.
Ramadhan adalah bulan yang dinantikan oleh setiap Muslim. Untuk itu, BAZNAS Sulsel mengimbau masyarakat untuk mulai mempersiapkan diri dengan:
Memperbanyak Ibadah Sunnah seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir.
Menyusun Agenda Ibadah seperti target tilawah, sedekah, dan kegiatan sosial lainnya.
Memperbaiki Hubungan dengan sesama dan memohon maaf agar ibadah Ramadhan lebih khusyuk.
Ketentuan Fidyah
Bagi umat Muslim yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa karena uzur syar’i seperti sakit parah, lanjut usia, atau kondisi lainnya, Islam memberikan keringanan dengan membayar fidyah. Berikut ketentuannya:
Besaran Fidyah: Setara dengan 1 mud (sekitar 0,75 kg) bahan makanan pokok per hari yang ditinggalkan. Di Indonesia, biasanya dihitung dengan beras seberat 1,5 kg per hari. untuk Wilayah Sulawesi Selatan besaran Fidyah Berdasarkan maklumat MUI Sulsel Komisi Fatwa Nomor: Bayan-01/DP-P.XXI/III/2024, tentang Kadar Pembayaran Fidyah untuk wilayah Sulawesi Selatan adalah sebesar Rp. 50.000 /jiwa /hari.
Waktu Pembayaran: Fidyah dapat dibayarkan selama Ramadhan atau setelahnya, namun disarankan untuk segera dilunasi agar tidak menunda kewajiban.
Penerima Fidyah: Fidyah diberikan kepada fakir miskin atau pihak yang membutuhkan.
BAZNAS Sulsel siap memfasilitasi masyarakat dalam menyalurkan fidyah kepada yang berhak. Dengan membayar fidyah melalui BAZNAS Sulsel, masyarakat dapat memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan syariah.
Berikut doa yang dapat dipanjatkan saat menunaikan fidyah:
“Allahumma inni a’udzu bika minal hammi wal hazan, wa a’udzu bika minal ‘ajzi wal kasal, wa a’udzu bika minal jubni wal bukhl, wa a’udzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijal.”
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan gelisah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan penindasan orang.”
“Mari kita sambut Ramadhan dengan penuh suka cita dan persiapan yang matang. Bagi yang tidak mampu berpuasa, jangan lupa menunaikan fidyah sebagai bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT. BAZNAS Sulsel siap membantu menyalurkan fidyah kepada yang membutuhkan,” ujar H. M. Irfan Sanusi Baco, Wakil Ketua 1 BAZNAS Sulsel.
Untuk informasi lebih lanjut atau penyaluran fidyah, masyarakat dapat menghubungi BAZNAS Sulsel di Whatsapp : 0851 8328 5998, email : [email protected] atau dapat langsung berkunjung ke kantor BAZNAS Sulsel yang beralamat di Jl. Masjid Raya No. 55 Makassar.
Mari bersama-sama menjadikan Ramadhan 1446 H tahun ini lebih bermakna dan penuh berkah!
BERITA08/02/2025 | BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Salurkan 200 Paket Makanan Bergizi dalam Program JARIAH (Jumat Ceria Dhuafa)
Makassar, 7 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu sesama melalui program Jumat Ceria Dhuafa (Jariah). Pada Jumat penuh berkah ini, BAZNAS Sulsel menyalurkan 200 paket makanan bergizi kepada berbagai penerima manfaat di Kota Makassar, termasuk Panti Asuhan, Pondok Tahfidz, serta Pekerja Harian Lepas yang membutuhkan uluran tangan.
Program Jumat Ceria Dhuafa (JARIAH) menjadi salah satu wujud kepedulian BAZNAS Sulsel dalam menghadirkan kebahagiaan bagi mustahik yang membutuhkan. Dengan semangat berbagi, ditengah cuaca hujan, tim BAZNAS Sulsel turun langsung ke lapangan untuk mendistribusikan bantuan makanan kepada mereka yang membutuhkan. Paket makanan yang disalurkan merupakan hasil dari kebaikan para Muzakki yang dengan tulus mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Sulsel, memastikan saudara-saudara kita yang kurang mampu bisa menikmati makanan bergizi, khususnya di hari Jumat yang penuh keberkahan ini.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Muzakki yang telah mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Sulsel. Amanah yang diberikan ini menjadi ladang keberkahan, tidak hanya bagi para penerima manfaat, tetapi juga bagi para pemberi.
Salah satu penerima manfaat, pengurus sebuah Pondok Tahfidz Al Qayyim Makassar, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami dan para santri. Semoga para donatur mendapatkan pahala berlipat dari Allah SWT,” ujarnya dengan penuh haru.
BAZNAS Sulsel terus berupaya untuk menghadirkan lebih banyak program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan dukungan dari para Muzakki, diharapkan program seperti JARIAH dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi dalam program-program kebaikan BAZNAS Sulsel, dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui rekening resmi BAZNAS Sulsel atau langsung datang ke kantor BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan di Jl. Masjid Raya No. 55 Makassar.
BERITA07/02/2025 | BAZNAS SULSEL
Komitmen Bangun Kembali Gaza, BAZNAS RI, LAZ, dan UPZ Ajak Masyarakat Gencarkan Bantuan untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Indonesia berkomitmen untuk membangun kembali Gaza serta mengajak masyarakat untuk terus menggencarkan dukungan dan bantuannya untuk warga Palestina.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS juga menyampaikan telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 warga Palestina dan masih terus bertambah.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Khusus “Membasuh Luka Palestina” di Jakarta pada Kamis (6/2/2025). Acara tersebut dihadiri oleh 150 perwakilan dari LAZ dan UPZ yang menitipkan infaknya melalui BAZNAS.
“Ini membuktikan bahwa Indonesia hadir di Palestina, Indonesia hadir di Gaza. Secara politis, kekuatan umat Islam di Indonesia cukup besar di mata internasional,” ujar Kiai Noor.
Menurut Kiai Noor, meski secara nominal jumlah bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia tidak sebesar negara-negara Arab, tetapi kehadiran masyarakat Muslim di Gaza sangat dibutuhkan oleh rakyat Palestina di wilayah tersebut.
“Mungkin kita kalah dengan negara-negara Arab dalam membangun Gaza, tetapi kekuatan umat Islam Indonesia sangat dibutuhkan oleh masyarakat Palestina, artinya kekuatan umat Islam Indonesia sangat berpengaruh,” katanya.
Selain itu, ungkap Kiai Noor, bantuan Indonesia untuk rakyat Palestina di Gaza sekaligus menjawab apa yang diinginkan Presiden AS Donald Trump, di mana ia menginginkan supaya warga Gaza pindah dulu ke tempat-tempat yang lain.
“Maka kehadiran semua negara, termasuk juga Indonesia ini sangat penting dalam rangka untuk membuktikan Gaza tidak dibiarkan oleh umat Islam Indonesia dan umat-umat yang lain di seluruh dunia, karena saya yakin umat non-muslim pun banyak yang peduli terhadap nasib Gaza,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor melanjutkan, bahkan Malaysia pun berencana akan membangun sejumlah fasilitas publik di Gaza seperti rumah sakit, sekolah, dan masjid, persis seperti apa yang telah direncanakan oleh BAZNAS RI.
“Saya dengar Malaysia juga akan membantu Gaza. Malaysia melalui perdana menterinya Prof. Dr. Anwar Ibrahim menyampaikan akan membangun rumah sakit, sekolah, dan masjid persis yang kita cita-citakan. Nilai nominalnya sekitar Rp400 miliar, kira-kira sama dengan yang kita cita-citakan,” kata Kiai Noor.
Sementara itu, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, menambahkan, BAZNAS RI akan memanfaatkan momen pasca-perang atau setelah disepakatinya perjanjian gencatan senjata antara pejuang Palestina dengan militer Israel.
“Kami menyambut kondisi pascaperang ini, maka kita melakukan koordinasi strategi bersama pemerintah Indonesia, karena suasananya berbeda, kalau masih perang kita tidak bisa berbuat apa-apa. Gencatan senjata ini harus kita manfaatkan untuk membangun kawasan Indonesia di Gaza,” kata Kiai Ajat.
“Karena itu kita semua berkumpul di bulan yang baik ini, bulan Syakban, semoga niat baik yang kita lakukan Allah mudahkan dan Allah kasih kita kesempatan untuk bersama-sama ke Gaza. Kita berharap rencana pembangunan bisa berjalan dengan lancar,” tambahnya.
BERITA06/02/2025 | BAZNAS SULSEL

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sulawesi Selatan.
Lihat Daftar Rekening →