WhatsApp Icon
Amanah Terjaga, Fidyah Muzakki Disalurkan BAZNAS Sulsel

Pada tanggal 26 Desember 2025, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Penyaluran Fidyah di Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Sulsel dalam memastikan amanah fidyah yang ditunaikan para muzakki dapat tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Sebanyak 200 Paket Makanan disalurkan secaralangsung kepada mustahik, dengan harapan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan serta meringankan beban kehidupan sehari-hari. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan, kebersamaan, dan rasa syukur, terlihat dari senyum penerima manfaat yang menerima bantuan dengan penuh kebahagiaan.

 

BAZNAS Sulsel menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Muzakki atas kepercayaan dan kepeduliannya dalam menunaikan fidyah melalui BAZNAS. Semoga setiap kebaikan yang dititipkan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, serta dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda. BAZNAS Sulsel akan terus berkomitmen menjaga amanah dan menyalurkan dana umat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.

26/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS SULSEL Terima Bantuan Bencana Sumatra Rp33 Juta dari Al Madinah Islamic School Makassar

Makassar, 16 Desember 2025 - BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan menerima bantuan kemanusiaan sebesar Rp33 juta dari Al Madinah Islamic School Makassar untuk penanganan korban bencana alam di wilayah Sumatra. Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Dana kemanusiaan ini merupakan hasil penggalangan donasi dari siswa, orang tua, guru, dan seluruh civitas Al Madinah Islamic School Makassar. Partisipasi ini mencerminkan peran aktif lembaga pendidikan dalam menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kemanusiaan.

 

BAZNAS Sulsel memastikan dana tersebut akan segera dikirimkan ke BAZNAS pusat untuk segera disalurkan kepada para penyintas. Bantuan ini akan memperkuat dukungan logistik yang telah dijalankan oleh tim BAZNAS TANGGAP BENCANA sejak hari pertama bencana, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan tanggap darurat di lokasi terdampak.

“Insyaallah tim kami tetap berada di lokasi dan segera menyalurkan bantuan ini,” ujar perwakilan BAZNAS Sulsel.

BAZNAS terus bergerak memberikan layanan terbaik bagi para penyintas bencana di Sumatera. Berdasarkan laporan situasi (sitrep) terbaru, akses ke sejumlah wilayah terdampak masih terputus, pasokan listrik belum sepenuhnya stabil, serta distribusi bantuan menghadapi tantangan antrean bahan bakar dan kondisi medan yang berat.

Meski demikian, ratusan personel gabungan BAZNAS bersama tim medis, armada operasional, serta relawan daerah terus berupaya menjangkau lokasi-lokasi yang paling membutuhkan. Layanan Dapur Umum, Pelayanan Kesehatan, hingga penyaluran logistik pangan dan paket keluarga dilaksanakan setiap hari secara berkelanjutan.

 

BAZNAS SULSEL menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyalurkan amanahnya melalui BAZNAS. Dukungan tersebut menjadi kekuatan bagi para penyintas untuk bangkit kembali.

Bagi #SahabatBAZNAS yang ingin membantu saudara-saudara kita di Sumatera, donasi dapat disalurkan melalui:
BSI 600.600.7020
Mandiri 152.007.055.7778
BRI 3810.01.000042.30.7
a.n. BAZNAS Prov.Sulawesi Selatan

atau melalui tautan:
sulsel.baznas.go.id/sedekah

16/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Gelar Servis & Ganti Oli Gratis 5.000 Motor se-Indonesia Pelaksanaan Wilayah Sulsel Dipusatkan di Kantor BAZNAS Sulsel, Jl. Masjid Raya Makassar

Makassar — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali melaksanakan program nasional pelayanan sosial kendaraan bermotor bertajuk “Servis dan Ganti Oli Gratis 5.000 Motor se-Indonesia”. Untuk wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, kegiatan ini dipusatkan di Kantor BAZNAS Sulsel, Jl. Masjid Raya Makassar, dan berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 9–10 Desember 2025.

Sebanyak 200 unit motor, mayoritas dari para pengemudi ojek online (ojol), mengikuti layanan gratis tersebut. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam membantu menjaga produktivitas para pekerja sektor informal yang sangat mengandalkan kendaraan sebagai sumber penghasilan.

Kegiatan di Sulawesi Selatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Sulsel Dr.Khidri Alwi, Wakil Ketua II Baznas Sulsel, Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA, Waka 1 Muh. Riswan, MA, Waka 3 Dr.Kamaruddin, dan Wakil Ketua IV Baznas Sulsel, Drs. H. Abd. Aziz Bennu, MA, Para amil Baznas Sulsel, Serta tim teknisi dan montir dari Program Z-Auto Baznas Sulsel.

Waka 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Sulsel Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar layanan teknis, tetapi bagian dari upaya Baznas memberi dukungan langsung kepada para mustahik produktif dan pekerja harian.

“Para pengemudi ojol adalah kelompok pekerja keras yang setiap hari berada di jalan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Melalui program ini, kita ingin meringankan beban mereka serta memastikan kendaraan yang digunakan dapat beroperasi dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. H. Abd. Aziz Bennu, MA menambahkan bahwa pelaksanaan serentak di seluruh Indonesia menunjukkan komitmen BAZNAS RI dalam memperluas kebermanfaatan zakat.

“Program ini tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga memperkuat aspek pemberdayaan. Dengan servis dan oli gratis, para pengendara dapat menghemat biaya pemeliharaan kendaraan yang cukup besar,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan berkendara, mendukung aktivitas para pengemudi ojol, dan memperkuat sinergi Baznas dengan masyarakat lapisan bawah yang membutuhkan sentuhan layanan sosial.

10/12/2025 | Kontributor: BAZNAS SULSEL
Prof. Ir. Nadratuzzaman Dorong Kepemimpinan Selanjutnya Tetap Jalankan Transformasi Digital dalam Pengelolaan Zakat Nasional

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menegaskan pentingnya keberlanjutan transformasi digital dalam tata kelola zakat nasional, terutama menjelang transisi menuju kepemimpinan BAZNAS selanjutnya.

Pernyataan ini disampaikan dalam Konferensi Pers Rakernis Transformasi Digital dan Zakat Tech Mini Expo 2025, yang digelar pada 26–27 November 2025 di Jakarta.

Prof. Nadra menekankan, transformasi digital telah menjadi tulang punggung tata kelola zakat modern. Ia mengingatkan bahwa seluruh fondasi digital yang telah dibangun BAZNAS selama beberapa tahun terakhir harus terus diperkuat oleh pimpinan mendatang maupun oleh BAZNAS daerah di seluruh Indonesia.

“Kita perlu data yang benar, akurat, teliti, dan tepat. Karena laporan BAZNAS bukan hanya pusat, tetapi seluruh Indonesia. Inilah alasan utama mengapa transformasi digital melalui SIMBA harus terus diperkuat,” ucapnya, Kamis (27/11/2025).

Menurutnya, BAZNAS RI telah mengembangkan berbagai infrastruktur digital, mulai dari SIMBA, kanal fundraising digital, modernisasi website Kantor Digital, hingga integrasi data muzaki dan mustahik. 

Prof. Nadra menegaskan, seluruh fondasi tersebut merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh dihentikan atau dirombak.

“Investasi digital itu mahal. Jangan sampai kepemimpinan yang baru membongkar apa yang sudah dibangun. Ini bukan soal personal, ini demi BAZNAS dan amanah umat,” jelasnya.

Menutup paparannya, Prof. Nadra kembali menekankan pentingnya menjadikan digitalisasi sebagai standar nasional tata kelola zakat.

“Kanal fundraising harus dibuka seluas-luasnya. Tapi semakin banyak kanal digital, semakin penting sistem keuangan yang rapi. Karena itu digitalisasi bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan,” ujarnya.

BAZNAS RI berharap kepemimpinan berikutnya dapat melanjutkan dan memperkuat transformasi digital sebagai pondasi tata kelola zakat yang akuntabel, modern, dan berdampak bagi umat.

27/11/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS SULSEL
Gelar Rakernis IT 2025, BAZNAS RI Optimalkan Modernisasi dan Digitalisasi Pengelolaan Zakat Nasional

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengoptimalkan modernisasi dan digitalisasi pengelolaan zakat nasional melalui penguatan sistem manajemen berbasis data yang kokoh dan terukur, sebagai upaya menciptakan tata kelola zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan berdampak luas.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 dengan tema “Pemanfaatan dan Penguatan Digital Fundraising” untuk memperkuat ekosistem digital zakat di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga mempertemukan BAZNAS Daerah dan mahasiswa dalam ruang kolaborasi inovatif untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan zakat. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Sulawesi Selatan turut hadir sebagai salah satu perwakilan daerah yang aktif mendorong modernisasi dan implementasi digitalisasi zakat di tingkat provinsi.

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa modernisasi sistem digital menjadi keharusan bagi BAZNAS RI dalam merespons perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan publik terhadap layanan zakat yang lebih cepat dan efisien.

“InsyaAllah BAZNAS RI akan menjadi BAZNAS yang terbaik, khususnya dalam keterbukaan informasi publik. Ini merupakan komitmen yang telah dibangun sejak lama, komitmen untuk mengembangkan digitalisasi di seluruh Indonesia, bukan hanya di pusat,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Kiai Noor menyampaikan bahwa digitalisasi tidak hanya menjadi instrumen efisiensi, tetapi juga bagian dari penguatan kelembagaan dan tata kelola manajemen yang terus diperbarui.

“Kami mengapresiasi upaya digitalisasi ini karena alhamdulillah BAZNAS juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan lembaga publik yang transformal dan informatif. Penguatan kelembagaan dan manajemen, termasuk pelaporan melalui SIMBA, telah kita jalankan. Meski belum semua daerah siap, insyaAllah ke depan seluruh Indonesia akan memiliki transformasi digital yang sama dari pusat sampai daerah,” ucap Kiai Noor.

Menurut Kiai Noor, transformasi digital BAZNAS tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama menghadapi tantangan teknologi yang berkembang cepat.

“Kita memasuki era digital sehingga tidak mungkin SDM BAZNAS tidak memahami atau mengoperasikan sistem digital. Dalam lingkungan Prof. Nadratuzzaman sendiri ada transformasi digital termasuk bidang keamanan. AI juga menjadi tantangan; kita memperkuat bagaimana memanfaatkannya sekaligus mewaspadainya,” tuturnya.

Kiai Noor menambahkan bahwa lima tahun terakhir menunjukkan percepatan signifikan dalam transformasi digital BAZNAS dan dampaknya telah diakui di tingkat internasional.

“Terbukti, jaringan BAZNAS kini bersifat internasional bahkan menjadi rujukan zakat dunia. Karena itu, kami berterima kasih, melalui Rakernis ini kita dapat memastikan digitalisasi tidak pernah berhenti. Percepatannya begitu besar dan apa yang dilakukan di sini akan kita sampaikan kepada semua BAZNAS di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, menambahkan, penguatan basis data menjadi pilar utama dalam transformasi digital yang dicanangkan BAZNAS.

“Digitalisasi yang terukur memungkinkan peningkatan akurasi pendataan mustahik serta mempercepat proses distribusi zakat,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan zakat, peningkatan literasi digital bagi amil zakat dan pemangku kepentingan, serta evaluasi atas pelaksanaan program digitalisasi yang telah berjalan.

“Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan aplikasi-aplikasi digital yang dikembangkan BAZNAS RI agar dapat dimanfaatkan oleh BAZNAS Daerah, serta menampilkan berbagai inovasi melalui Mini Expo untuk menghasilkan rekomendasi penguatan sistem digital ke depan,” ujarnya.

 

Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional, Amb. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta perwakilan dari BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, para praktisi dan akademisi. BAZNAS Sulawesi Selatan menjadi salah satu delegasi daerah yang berpartisipasi aktif dalam diskusi dan agenda penguatan sistem digital pada Rakernis tersebut.

26/11/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS SULSEL

Berita Terbaru

BAZNAS SULSEL Gelar Evaluasi dan Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan 2026
BAZNAS SULSEL Gelar Evaluasi dan Bimtek Penyusunan Dokumen Perencanaan 2026
Makassar, 8 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Perencanaan Semester I Tahun 2025 dan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2026, yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 Agustus 2025, bertempat di Hotel Almadera, Makassar. Kegiatan strategis ini melibatkan 62 peserta utusan dari BAZNAS Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi capaian program selama semester pertama tahun 2025, serta menyusun dokumen perencanaan yang lebih terukur, berdampak, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat pada tahun 2026. Sebagai bentuk penguatan dari tingkat pusat, hadir langsung Direktur Perencanaan ZIS-DSKL BAZNAS RI, Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., MH., beserta tim. Kehadiran mereka memberikan arahan teknis, sinkronisasi program nasional dan daerah, serta standarisasi penyusunan dokumen perencanaan yang berbasis data dan kebutuhan nyata masyarakat. Dalam pemaparannya, Dr. Ahmad Hambali menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah dalam menyusun program-program ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) serta DSKL (Dana Sosial Keagamaan Lainnya) yang relevan dan tepat sasaran. Seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan turut hadir dan aktif dalam kegiatan ini. Ketua BAZNAS Sulsel, Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, M.Kes., MA., bersama para wakil ketua — Dr. H.M. Ishaq Samad, MA. (Wakil Ketua II), Dr. Kamaruddin Arsyad (Wakil Ketua III), dan H. Abd. Aziz Bennu, S.Ag. (Wakil Ketua IV) — memberikan arahan, motivasi, serta evaluasi langsung terhadap pelaksanaan program kabupaten/kota. Mereka juga menegaskan pentingnya akuntabilitas, ketepatan sasaran distribusi zakat, dan pelayanan optimal kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah konkret BAZNAS Sulsel dalam membangun sistem perencanaan yang visioner, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika sosial-ekonomi umat. Prinsip transparansi, efisiensi, dan peningkatan kapasitas amil zakat terus dikedepankan sebagai pondasi pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak luas. Melalui bimbingan teknis ini, seluruh peserta diarahkan untuk mampu menyusun dokumen perencanaan yang berbasis outcome, terintegrasi dengan program prioritas nasional, serta adaptif terhadap dinamika sosial dan ekonomi umat. BAZNAS Sulawesi Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara yang berprinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, serta dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Mariki' bersinergi mewujudkan kesejahteraan umat melalui zakat! Salurkan ZIS Anda melalui: BAZNAS Provinsi Sulawesi SelatanJl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Bank Sulselbar Syariah 510.053.0000000.25.7a.n. BAZ Provinsi Sulawesi SelatanBSI 700.2402.704a.n. BAZNAS Prov SulselBCA 365.036.5789a.n. Badan Amil Zakat Nasional Sulselvia Kantor Digital BAZNAS Sulsel : https://sulsel.baznas.go.id/bayarzakat Konfirmasi & Informasi ZIS BAZNAS SULSEL: WA : 0851 8328 5998email : [email protected]
BERITA08/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Cegah Kelaparan, BAZNAS Siapkan 55.000 Paket Bantuan Pangan bagi Warga Palestina
Cegah Kelaparan, BAZNAS Siapkan 55.000 Paket Bantuan Pangan bagi Warga Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyiapkan 55.000 paket bantuan pangan untuk masyarakat Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan di Gaza, khususnya untuk mencegah meluasnya bencana kelaparan yang mengancam warga sipil, termasuk anak-anak dan lansia. Paket bantuan pangan terdiri atas bahan-bahan pokok dan makanan siap saji yang dapat langsung dikonsumsi oleh warga di Gaza. Paket-paket tersebut berisi beras, tepung, mie instan, keju, ikan tuna, biskuit kurma, jus, energy bar, kurma, kacang, serta saus dan bumbu-bumbu. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas rakyat Indonesia untuk saudara-saudara di Gaza yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan akibat blokade dan serangan berkepanjangan. "Bantuan ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang dihimpun melalui BAZNAS. Kami ingin memastikan bantuan ini sampai kepada mereka yang sangat membutuhkan di Palestina," ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/8/2025). Dalam menyalurkan bantuan lewat Mesir, jelas Kiai Noor, BAZNAS bekerja sama dengan tiga lembaga mitra, yakni Bait Zakah, Misr Kheir, dan Shunna’ul Hayah. Melalui Bait Zakah, telah disiapkan 35.000 paket bantuan yang dimuat dalam 29 kontainer, dengan total nilai sebesar 500.000 dolar AS. “Sementara itu, masing-masing 8.500 paket disiapkan oleh Misr Kheir dan Shunna’ul Hayah, masing-masing dalam tujuh kontainer, dengan nilai bantuan sebesar 125.000 dolar AS atau sekitar Rp2 miliar per lembaga,” jelasnya. Selain melalui jalur Mesir, BAZNAS juga menyalurkan 3.000 paket bantuan melalui Yordania bekerja sama dengan Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), dengan total nilai bantuan serupa sebesar 125.000 dolar AS. “Bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan kondisi logistik di lapangan. Semua bahan telah dikemas dengan standar yang memungkinkan penyimpanan dan distribusi dalam waktu lama,” kata Kiai Noor. Saat ini, seluruh kontainer tengah dikirim menuju Arish, kota perbatasan Mesir yang menjadi pintu masuk utama menuju Gaza. BAZNAS tengah berkoordinasi secara intensif untuk memastikan proses distribusi hingga bantuan benar-benar masuk ke wilayah Gaza dan diterima oleh warga terdampak. “Kami akan terus memantau dan memastikan bahwa proses penyaluran berjalan aman, transparan, dan tepat sasaran. Mohon doa seluruh masyarakat agar bantuan ini bisa segera diterima oleh warga Palestina,” tutupnya. Sebagai bagian dari jaringan BAZNAS di seluruh Indonesia, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan mendukung penuh misi kemanusiaan ini, BAZNAS SULSEL mengajak masyarakat Sulsel untuk terus menyalurkan donasi terbaiknya, agar bantuan yang disalurkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak saudara kita di Palestina. Mariki' satukan doa dan aksi nyata. Ulurkan tangan, selamatkan kehidupan. Salurkan donasi Anda melalui: BAZNAS Provinsi Sulawesi SelatanJl. Masjid Raya No. 55 Makassar Via Transfer : Rekening Bank Mandiri 152.007.055.7778 a.n. BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan via Kantor Digital BAZNAS Sulsel : https://sulsel.baznas.go.id/sedekah Konfirmasi via Whatsapp: 0851 8328 5998 -mJk-
BERITA07/08/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Terima Bantuan Mobil Operasional Rescue dari BAZNAS RI
BAZNAS Sulsel Terima Bantuan Mobil Operasional Rescue dari BAZNAS RI
Makassar, 16 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan kembali memperkuat komitmennya dalam layanan kemanusiaan dan kebencanaan dengan menerima bantuan satu unit kendaraan operasional Rescue berupa mobil Toyota Hilux Double Cabin dari BAZNAS Republik Indonesia. Penyerahan kendaraan tersebut dilaksanakan di Showroom Dealer Toyota Kalla Group, Jalan HOS Cokroaminoto, Makassar, pada Rabu, 16 Juli 2025. Bantuan ini diterima langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Sulsel, Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA, yang membidangi pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah. Dalam sambutannya, Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan BAZNAS RI terhadap BAZNAS Sulsel, khususnya dalam meningkatkan respons cepat terhadap bencana. “Mobil ini akan menjadi armada strategis dalam mempercepat gerak tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) di lapangan, baik saat evakuasi korban maupun distribusi logistik bantuan. Semoga ini menjadi wasilah memperkuat sinergi antar-BAZNAS se-Indonesia dalam pelayanan kemanusiaan,” ungkapnya. Penyerahan mobil ini merupakan bagian dari program penguatan kelembagaan dan kapasitas operasional Baznas Tanggap Bencana di berbagai daerah, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam maupun bencana sosial. Toyota Hilux Double Cabin yang diberikan dikenal sebagai kendaraan tangguh di berbagai medan, sehingga sangat cocok untuk mendukung mobilitas tim Rescue BAZNAS di wilayah Sulsel yang memiliki geografis yang beragam, dari pesisir hingga pegunungan. Kendaraan tersebut segera disesuaikan dengan perangkat pelengkap seperti alat SAR, sistem komunikasi, serta branding kendaraan sesuai standar agar siap digunakan dalam misi-misi kemanusiaan berikutnya. Dengan adanya armada ini, BAZNAS Sulsel berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, tanggap, dan efektif kepada masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
BERITA16/07/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Apresiasi BAZNAS Sulsel dengan Peluncuran Program Z-Auto dan Lebaran Yatim BAZNAS Sulsel: Menggerakkan Masa Depan, Memberdayakan Mustahik
BAZNAS RI Apresiasi BAZNAS Sulsel dengan Peluncuran Program Z-Auto dan Lebaran Yatim BAZNAS Sulsel: Menggerakkan Masa Depan, Memberdayakan Mustahik
Makassar, 7 Juli 2025 — BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Z-Auto Menggerakkan Masa Depan, Memberdayakan Mustahik” sekaligus Launching Lebaran Yatim pada Senin pagi, 7 Juli 2025, bertempat di pelataran Kantor BAZNAS Sulsel, Jalan Masjid Raya Makassar. Acara peluncuran ini dibuka secara resmi oleh Pimpinan BAZNAS RI KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA, selaku tokoh ulama nasional sekaligus penggerak dakwah sosial. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai instrumen transformatif dalam pemberdayaan umat. “Z-Auto adalah bukti nyata bahwa zakat bisa digerakkan ke sektor produktif dan berkelanjutan. Dari roda yang berputar, kita ingin menggerakkan masa depan para mustahik agar berdaya secara ekonomi dan spiritual,” ujar KH. Achmad Sudrajat. Turut hadir dalam kegiatan ini, Koordinaror Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Sulsel H.Hasyim, perwakilan dari Kementerian Agama Sulsel Dr.H.M.Nur Hasyim, M.A, Perwakilan Alfa Mart Sulsel, Ketua Baznas Sulsel Dr.Khidri Alwi, Waka 2 Dr.KH.Muh.Ishaq Samad, Waka3 Dr.Kamaruddin, Waka4 Drs.H.Abd.Aziz Bennu dan para Amil Pelaksana serta sejumlah pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan dan undangan lainnya. Lebih dari seratus orang hadir dalam momentum bersejarah ini, termasuk para tokoh masyarakat, relawan, aktivis zakat, dan utusan anak-anak yatim piatu dari berbagai daerah yang diundang khusus dalam rangka merayakan Lebaran Yatim BAZNAS 1447 H. Suasana haru dan semangat kebersamaan mewarnai peluncuran program yang disambut antusias oleh para hadirin. Program Z-Auto sendiri merupakan inisiatif strategis BAZNAS yang digunakan dari infaq konsumen Alfamart. Program ini memadukan penguatan ekonomi umat melalui pemberdayaan berbasis kendaraan operasional dan layanan jasa otomotif. Program ini ditujukan kepada para mustahik terpilih agar mereka dapat memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan, baik melalui bantuan modal usaha bengkel, layanan antar-jemput, maupun sektor usaha jasa berbasis kendaraan lainnya. Ketua BAZNAS Sulsel Dr.Khidri Alwi sangat berterima kasih kepada Baznas RI atas program yang disinerjikan dengan program Baznas Sulsel. Selain itu, acara ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Lebaran Yatim yang menjadi program serentak se Indonesia, sebutnya. Sementara itu, Waka2 Baznas bidang pendistribusian dan pendayagunaan Baznas Sulsel dalam keterangannya menyampaikan bahwa Z-Auto menjadi program unggulan untuk membuka ruang kerja produktif bagi para mustahik yang siap naik kelas, sekaligus menjadi bagian dari Zakat Empowerment Ecosystem yang dikembangkan secara bertahap di seluruh wilayah Sulsel. Dikatakan leluncuran Z-Auto ini sekaligus menandai babak baru sinergi antara nilai keislaman, keadilan sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat yang terintegrasi dalam misi besar BAZNAS “Menyejahterakan Umat, Meneguhkan Dakwah.” Usai peluncuran Z-Auto, dilanjutkan pemberikan pelatihan kepada para Mekanik selama dua hari Senin-Selasa, 7-8 Juli 2025 yang dipusatkan di dua tempat, yakni di Kantor Baznas Sulsel Jl Masjid Raya dan di Workshop Bengkel Universitas Negeri Makassar.
BERITA07/07/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Gelar Lebaran Yatim 1447 H Hadirkan Keceriaan dan Harapan Baru untuk Anak-Anak Yatim
BAZNAS Sulsel Gelar Lebaran Yatim 1447 H Hadirkan Keceriaan dan Harapan Baru untuk Anak-Anak Yatim
Makassar, 7 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menghadirkan senyum kebahagiaan bagi anak-anak yatim dalam momentum Lebaran Yatim 1447 Hijriah, yang digelar di pelataran Kantor BAZNAS Sulsel, Jalan Masjid Raya Makassar, Senin pagi (7/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam merawat kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kasih sayang terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Sejumlah anak yatim piatu dari berbagai Panti Asuhan turut hadir dan menikmati suasana lebaran penuh kehangatan. Acara Lebaran Yatim diawali dengan Peluncuran oleh Pimpinan Baznas RI KH.Achmad Sudrajat serta dilanjutkan dengan pemberian santunan, dan hadiah edukatif dari BAZNAS Sulsel kepada para anak yatim. Anak-anak tampak ceria, bersemangat, dan merasa dihargai sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam. Ketua BAZNAS Sulsel HM Khidri Alwi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lebaran Yatim adalah momentum tahunan yang ditujukan untuk menyambung kasih dan perhatian umat terhadap mereka yang kehilangan sosok orang tua sejak dini. “Mereka bukan hanya penerima santunan, tetapi anak-anak masa depan yang harus dirangkul, dibimbing, dan disemangati. BAZNAS ingin hadir sebagai bagian dari keluarga besar mereka,” ujarnya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA, Koordinator Kesra Pemprov Sulsel, perwakilan Kemenag Sulsel, serta sejumlah pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota, yang ikut menyerahkan langsung santunan dan menyapa anak-anak dengan penuh kehangatan. Waka2 Baznas Sulsel Dr.KH.M.Ishaq Samad menyatakan momentum Lebaran Yatim ini sekaligus memperkuat dakwah sosial yang digerakkan oleh BAZNAS Sulsel, yaitu menjadikan zakat sebagai instrumen pembinaan jiwa, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan akhlak generasi muda yang lebih peduli, mandiri, dan berdaya.
BERITA07/07/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
SILATURRAHIM BAZNAS NTB KE BAZNAS SULSEL: Perkuat Sinergi Zakat untuk Kesejahteraan Umat
SILATURRAHIM BAZNAS NTB KE BAZNAS SULSEL: Perkuat Sinergi Zakat untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dipimpin oleh Dr. TGH. Muhammad Said, Lc., MA, pada Rabu, 14 Mei 2025, di Kantor BAZNAS Sulsel, Jalan Masjid Raya No. 55, Makassar. Turut hadir Ketua BAZNAS Sulsel Dr. dr. Khidri Alwi, serta para Wakil Ketua Dr. KH. Muh. Ishaq Samad, Dr. Kamaruddin, dan Drs. H. Abd. Aziz, bersama sejumlah amil lainnya. Dekan Fakultas Syariah UIN Alauddin, Dr. KH. Abd. Rauf Amin, MA, juga turut hadir dalam kesempatan tersebut. Agenda kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan persaudaraan dan meningkatkan sinergi antar BAZNAS provinsi untuk pengelolaan zakat yang lebih produktif dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga saling bertukar informasi mengenai program-program unggulan yang telah dijalankan di daerah masing-masing. Dr. TGH. Muhammad Said memberikan apresiasi atas berbagai inovasi BAZNAS Sulsel, terutama dalam hal pengelolaan zakat berbasis dakwah, pemberdayaan ekonomi, dan transformasi digital. “Pendekatan BAZNAS Sulsel dalam pemberdayaan umat melalui pendidikan, layanan kesehatan, dan zakat produktif sangat menginspirasi. Kami ingin belajar lebih banyak dan membuka ruang kolaborasi agar pengelolaan zakat di NTB semakin maksimal,” ungkapnya. Ketua BAZNAS Sulsel, Dr. dr. Khidri Alwi, M.Ag., menyambut baik kedatangan tamu dari NTB dan menegaskan pentingnya kerja sama antar-lembaga zakat di Indonesia. Ia berharap, kunjungan ini menjadi langkah awal untuk menjalin kerja sama yang lebih luas dalam dakwah zakat, pemberdayaan mustahik, dan inovasi layanan digital. Diskusi yang berlangsung juga mencakup rencana kerja sama lintas daerah, seperti pertukaran SDM amil, benchmarking program pemberdayaan ekonomi mustahik, serta pengembangan platform zakat digital secara nasional. Sebagai simbol komitmen awal, dilakukan pertukaran cindramata antara kedua pihak. Silaturahmi ini mencerminkan semangat BAZNAS sebagai lembaga independen negara yang terus berikhtiar mengelola zakat secara transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata. Kedua lembaga berharap kolaborasi ini mampu memperkuat peran zakat dalam membangun kesejahteraan dan kemajuan umat di seluruh penjuru negeri.
BERITA14/05/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Dorong Kualitas Pakan Demi Ternak Kurban Optimal
BAZNAS Dorong Kualitas Pakan Demi Ternak Kurban Optimal
Kelompok peternak di Nagari Padang Tarok, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, yang merupakan binaan BAZNAS, tengah bersiap memenuhi kebutuhan hewan kurban berkualitas untuk tahun 2025. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penimbangan bobot ternak bakalan jantan sebagai bentuk pengawasan terhadap pertumbuhan dan kesehatan hewan sejak dini. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan intensif yang dilakukan oleh BAZNAS guna menjamin kualitas hewan kurban yang akan disalurkan ke masyarakat. Melalui program ini, peternak tidak hanya difasilitasi dari segi teknis, tetapi juga didorong untuk memperhatikan standar pakan yang lebih baik agar pertumbuhan hewan menjadi optimal. BAZNAS menilai bahwa penyiapan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat harus dimulai sejak awal, sehingga intervensi melalui pembinaan dan pemantauan menjadi kunci utama. Peternak pun merespons positif program ini karena dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam budidaya ternak yang lebih profesional. Menanggapi program ini, Ketua BAZNAS Sulawesi Selatan Dr. dr. H. M. Khidri Allwi, MA, M.Kes menyampaikan apresiasi atas upaya peningkatan kualitas ternak kurban yang dilakukan. "Kami mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh BAZNAS di daerah binaan seperti Sijunjung. Pendekatan semacam ini sejalan dengan visi kami di Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kualitas ekonomi umat melalui penguatan sektor peternakan. Kami pun tengah mengembangkan program serupa dengan memperhatikan kualitas pakan dan manajemen ternak agar hewan kurban yang disalurkan memenuhi standar syariah dan kesehatan," ujar beliau. Dengan langkah ini, BAZNAS berharap distribusi hewan kurban pada tahun 2025 tidak hanya memenuhi kebutuhan secara kuantitas, tetapi juga dari sisi kualitas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak lokal melalui ekonomi umat yang berkelanjutan.
BERITA05/05/2025 | Syfa | Editor : Nov
BAZNAS Sulsel Panjatkan Doa untuk Kelancaran Ibadah Haji Jemaah Sulsel Tahun 2025
BAZNAS Sulsel Panjatkan Doa untuk Kelancaran Ibadah Haji Jemaah Sulsel Tahun 2025
Makassar, 2 Mei 2025 - Sebanyak 393 jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Makassar resmi diberangkatkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sebuah seremoni yang digelar di Aula Mina Asrama Haji Sudiang Makassar pada Kamis malam, 1 Mei 2025. Dari jumlah tersebut, 386 jemaah berasal dari Kota Makassar, sementara sisanya adalah tujuh petugas yang mendampingi kloter. Para jemaah diberangkatkan menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 1101 pada Jumat, 2 Mei 2025 pukul 03.00 WITA. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan pesan penting kepada para jemaah untuk menjaga niat, memahami rukun-rukun haji, dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah. Ia menekankan bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan dan kemampuan untuk menunaikan ibadah haji, sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Banyak orang sehat, tapi belum tentu diberi kesempatan berhaji. Maka penting untuk luruskan niat dan sungguh-sungguh dalam beribadah,” ujar Gubernur Andi Sudirman. Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kebugaran fisik selama proses ibadah berlangsung, mengingat ibadah haji memiliki waktu dan tempat yang telah ditentukan serta menuntut kekuatan fisik yang prima. Gubernur pun menyinggung program "Anti Mager" yang kerap ia gaungkan sebagai bentuk latihan fisik masyarakat. Tak hanya itu, Gubernur turut mengajak seluruh jemaah menjaga kekompakan dan saling membantu satu sama lain. Ia mengingatkan agar tidak ada yang bertindak individualis dan selalu mengedepankan solidaritas selama berada di tanah suci. Sementara itu, Inspektur Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia, Zainal Abidin, menegaskan bahwa keberangkatan jemaah adalah panggilan suci dari Allah SWT. Ia mengajak para jemaah untuk menjaga niat yang ikhlas, memperhatikan kesehatan, dan terus menyebarkan kebaikan bahkan setelah kembali dari tanah suci. "Haji bukan hanya soal ritual, tapi juga membentuk pribadi yang santun dan bermanfaat," ujarnya. Ia juga menyampaikan Tri Sukses Haji: sukses dalam pelaksanaan ibadah, sukses dalam membangun ekosistem ekonomi, serta sukses dalam membentuk peradaban dan keadaban. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, H. Ali Yafid, melaporkan bahwa kuota haji Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025 berjumlah 7.272 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 6.833 jemaah reguler, 364 jemaah prioritas lanjut usia, 18 pimpinan KBIHU, serta 57 petugas haji daerah. Ia juga menjelaskan adanya tambahan mutasi masuk dan keluar antarprovinsi, sehingga total jemaah asal Sulsel menjadi 7.379 orang. Terkait daftar tunggu (waiting list), Ali Yafid mengungkapkan bahwa per 30 April 2025 jumlahnya mencapai 245.455 orang. Kabupaten Bantaeng memiliki masa tunggu terlama yakni 48 tahun, diikuti Sidrap 46 tahun, sementara yang tersingkat adalah Kabupaten Luwu dengan 23 tahun dan Tana Toraja 24 tahun. Pemberangkatan jemaah haji tahun ini dibagi dalam dua gelombang, dengan rincian 21 kloter pada gelombang pertama dan 20 kloter pada gelombang kedua. Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat daerah, seperti Ketua DPRD Sulsel, Ketua Komisi IX DPRD Sulsel, Forkopimda Sulsel, pimpinan OPD Pemprov Sulsel, serta sejumlah kepala instansi vertikal lainnya. Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan Selamat menunaikan ibadah haji untuk seluruh jemaah asal Sulawesi Selatan. Semoga perjalanan ini dilancarkan, ibadah diterima, dan menjadi haji yang mabrur. Manfaatkan setiap detik di Tanah Suci untuk memperbanyak doa dan amal kebajikan. Kami turut mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi seluruh jemaah. Semoga pulang membawa perubahan positif bagi diri, keluarga, dan masyarakat Sulsel. Aamiin. -mJk-
BERITA02/05/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Bersama Asosiasi Ulama Palestina Perkuat Kolaborasi di Berbagai Bidang
BAZNAS RI Bersama Asosiasi Ulama Palestina Perkuat Kolaborasi di Berbagai Bidang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan pertemuan dengan Ketua Asosiasi Ulama Palestina Diaspora Dr. Nawwaf Takruri, guna membahas penguatan kolaborasi untuk membantu masyarakat Palestina di berbagai bidang. Kunjungan tersebut tersebut diterima oleh Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (21/04/2025). Turut hadir Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Subhan Cholid, Lc, MA, Ketua Jamiyyah Nahdhatul Ulama Yaman Dr. Abdullah Abdul Majid Az Zindani, Anggota Asosiasi Ulama Palestina Ramadhan Eid Ramadhan, Ketua Bidang Kerjasama Luar Negeri, Asosiasi Ulama Palestina Dr. Ibrahim Muhanna, serta Waka IV BAZNAS Kota Bandung H. Arif Ramdani. Menurut Haji Mo, audiensi tersebut membahas berbagai isu penting, termasuk penguatan solidaritas umat terhadap Palestina, peningkatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan, serta peran strategis zakat dalam merespons isu-isu global. "BAZNAS RI menyambut baik berbagai bentuk kerja sama yang diinisiasi dalam pertemuan ini, sebagai wujud kontribusi nyata Indonesia dalam peta dakwah dan kemanusiaan dunia,” ujar Haji Mo. Menurut Haji Mo, Bangsa Indonesia telah berkomitmen untuk selalu mendukung dan membantu rakyat Palestina agar segera merdeka dan keluar dari kesulitan-kesulitan yang disebabkan oleh para zionis Israel. Apalagi sejak intruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang memberikan dukungan penuh kepada BAZNAS RI, maka komitmen dalam membantu rakyat Palestina menjadi yang terdepan. “Jadi kami sangat berkomitmen untuk membantu siapa pun warga Palestina, kami juga selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di Palestina,” kata Haji Mo. Sementara itu, Ketua Asosiasi Ulama Palestina Dr. Nawwaf Takruri mengatakan sangat mengapresiasi atas dukungan yang terus-menerus diberikan oleh rakyat Indonesia kepada negaranya, termasuk bantuan-bantuan yang diberikan melalui BAZNAS RI. “Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya tidak hanya dalam penerimaan pada hari ini tetapi juga upaya-upaya yang dilakukan Indonesia terhadap warga Palestina,” ujar Dr. Nawwaf. Menurut Dr. Nawwaf, BAZNAS RI telah mengambil peran yang sangat penting dalam membantu rakyat Palestina, baik itu dari zakat, bantuan makanan dan minuman yang diberikan, obat-obatan, termasuk bantuan-bantuan lainnya Bangsa Indonesia menjadi yang terdepan. Karena itu Dr. Nawwaf menegaskan, pentingnya agar bantuan yang diberikan BAZNAS RI tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Dia juga mengajak BAZNAS RI untuk dapat berkunjung langsung ke Gaza dan melihat kondisi rakyat Palestina saat ini di sana. "Gaza saat ini mengalami situasi yang luar biasa, tidak ada tempat tinggal, kekurangan makanan dan minuman, rumah-rumah hancur, sekolah, rumah sakit, musolah hancur. Saya berharap, BAZNAS melalui Satgasnya bisa secara langsung datang ke Gaza untuk mendistribusikan bantuannya dan kami dengan senang hati akan memfasilitasi kunjungan tersebut,” kata dia. Terakhir dia berharap, agar bantuan BAZNAS juga dapat menjangkau para dai-dai di Gaza yang terus menyebarkan dakwah dan mengibarkan semangat untuk terus berjuang melawan zionis Israel. Karena peran para dai inilah semangat rakyat Palestina masih terus membara. “Kami berharap BAZNAS bisa ikut terlibat dalam penguatan dai-dai ini untuk membantu kegiatan dakwah mereka dan untuk tetap menjaga dakwah tetap berlangsung di Palestina. Mereka juga berhak sebagai asnaf (penerima zakat),” kata dia. Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, MA, M.Kes menyampaikan dukungannya atas penguatan kolaborasi antara BAZNAS RI dan Asosiasi Ulama Palestina. Ia menegaskan bahwa BAZNAS di daerah, termasuk di Sulawesi Selatan yang berpusat di Makassar, siap bersinergi dalam mendukung program-program kemanusiaan untuk Palestina. “Dari Makassar kami mengirimkan doa dan dukungan penuh. InsyaAllah, sinergi ini akan semakin memperkuat solidaritas umat Islam dalam membantu saudara-saudara kita di Palestina. Kami juga mengajak masyarakat Sulawesi Selatan untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Sulsel” ujar dr. Khidri
BERITA22/04/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI Ungkap Potensi Zakat Fitrah 2025 Capai Rp8 Triliun, Masyarakat Diimbau Bayar Lewat Lembaga Resmi
BAZNAS RI Ungkap Potensi Zakat Fitrah 2025 Capai Rp8 Triliun, Masyarakat Diimbau Bayar Lewat Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengungkapkan potensi zakat fitrah secara nasional di tahun 2025 mencapai 604.813.992 ton beras atau setara dengan Rp8 triliun. Estimasi ini dihitung berdasarkan harga rata-rata beras medium pada setiap provinsi di Indonesia, yaitu Rp14.337 per kilogram. Potensi zakat fitrah dihitung berdasarkan total populasi Muslim di Indonesia yang mencapai 244,41 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, 91,43 persen diperkirakan berada di luar garis kemiskinan, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2024. Perhitungan dilakukan dengan mengalikan jumlah tersebut dengan harga rata-rata beras sebesar Rp14.337 per kilogram. Hasilnya, estimasi potensi zakat fitrah tahun 2025 mencapai Rp8 triliun. Hal tersebut mengemuka dalam Konferensi Pers Zakat Fitrah BAZNAS 2025, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (21/3/2025). Hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., beserta jajaran. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, mengungkapkan, potensi zakat fitrah di Indonesia sangat besar jika seluruh umat Islam menunaikan kewajiban zakatnya. Dengan jumlah penduduk Muslim sekitar 244 juta jiwa, ia mengatakan, jika 1,34 persen dari populasi tersebut membayar zakat fitrah, maka jumlah beras yang terkumpul bisa mencapai ratusan ribu ton. "Jika dikelola dengan baik, zakat fitrah tidak hanya menjadi ibadah wajib, tetapi juga instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Zainulbahar. Zainulbahar menjelaskan, berdasarkan tren pertumbuhan pengumpulan zakat fitrah dalam neraca tahunan 2021 hingga 2024, yang rata-rata meningkat 21,28 persen, proyeksi pengumpulan zakat fitrah 2025 diperkirakan mencapai Rp631,77 miliar. "Dengan optimalisasi pengelolaan, pemanfaatan teknologi digital, serta koordinasi dengan lembaga zakat lainnya, angka ini diperkirakan bisa meningkat hingga Rp758,13 miliar," ungkap Zainulbahar. "Kami melihat adanya peluang besar untuk meningkatkan penghimpunan zakat fitrah melalui pendekatan digital dan sistem pembayaran yang lebih mudah diakses masyarakat," tambahnya. Ke depan, kata Zainulbahar, BAZNAS juga akan memperketat pengawasan terhadap pengelolaan zakat agar dana benar-benar disalurkan sesuai dengan ketentuan syariah. "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang terhimpun memberikan manfaat nyata bagi mustahik," kata Zainulbahar. Ia juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat fitrah melalui lembaga resmi agar distribusinya lebih efektif. Dengan demikian, zakat fitrah tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga solusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. "Harapan kami, zakat fitrah bukan hanya sekadar ibadah di bulan Ramadhan saja, tetapi juga bagian dari solusi sosial yang lebih luas," ucapnya. Pada kesempatan tersebut, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., menambahkan, Pulau Jawa masih menjadi wilayah dengan potensi zakat fitrah terbesar. Lima provinsi dengan kontribusi terbesar adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Banten, dengan total potensi lebih dari Rp5 triliun. Sementara itu, lanjut Hasbi, wilayah Indonesia Timur dan Papua memiliki potensi lebih kecil karena jumlah penduduk Muslim yang lebih sedikit serta faktor sosial-ekonomi yang berbeda. "BAZNAS terus berupaya mengoptimalisasi pengelolaan zakat, mulai dari penguatan regulasi, penerapan PSAK 409 untuk transparansi dan akuntabilitas, kewajiban UPZ untuk menyusun laporan keuangan konsolidasi, serta kolaborasi dengan DKM dan tokoh setempat dalam distribusi zakat," ujar Hasbi. "Kami juga akan memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam pembayaran zakat, sehingga masyarakat semakin mudah dalam menunaikan kewajibannya," jelasnya. "Peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat merupakan kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat," ucapnya. Hasbi juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, berinfak, dan bersedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Menurutnya, menyalurkan dana ke lembaga terpercaya tidak hanya memastikan distribusi yang tepat sasaran, tetapi juga mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Mohamad Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistriusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. Menanggapi proyeksi zakat fitrah nasional yang begitu besar, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan menilai bahwa ini merupakan peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya di Sulawesi Selatan. Ketua BAZNAS Sulsel H.M. Khidri Alwi menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah, karena dana yang terkumpul dapat digunakan untuk membantu Mustahik, mendukung program pemberdayaan ekonomi umat, serta memperkuat ketahanan sosial di daerah. "Di Sulawesi Selatan, potensi zakat fitrah juga sangat besar. Jika seluruh umat Islam di daerah ini menunaikan zakatnya melalui BAZNAS, maka manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Kami berkomitmen untuk mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel agar tepat sasaran," ujar dr. Khidri BAZNAS Sulsel mengajak seluruh umat Muslim di provinsi ini untuk menyalurkan zakat fitrah melalui lembaga resmi, seperti BAZNAS. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, distribusi dana akan lebih efektif dan dapat digunakan untuk program-program sosial yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. "Mari kita jadikan zakat fitrah bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial dan solusi untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Salurkan zakat Anda melalui BAZNAS Sulawesi Selatan agar manfaatnya lebih luas dan berkahnya semakin besar," tutup dr. Khidri.
BERITA22/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Hadirkan Gerai Zakat, Tunaikan Zakat Tanpa Ribet
BAZNAS Sulsel Hadirkan Gerai Zakat, Tunaikan Zakat Tanpa Ribet
Makassar, 21 Maret 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan resmi membuka Gerai Zakat di depan Kantor BAZNAS Sulsel, Jl. Masjid Raya No. 55, Makassar, mulai hari ini. Gerai ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya di bulan suci Ramadan. Wakil Ketua I BAZNAS Sulsel, H. M. Irfan Sanusi Baco, mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kehadiran gerai ini sebagai sarana berbagi dan menunaikan kewajiban zakat dengan lebih mudah. "Gerai Zakat ini hadir sebagai bentuk pelayanan kami untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya. Kami mengajak seluruh umat Muslim di Sulawesi Selatan untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS, agar dapat dikelola secara amanah dan tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya. Gerai Zakat BAZNAS Sulsel siap melayani masyarakat setiap hari selama bulan Ramadan dengan berbagai kemudahan, termasuk konsultasi zakat, penghitungan zakat, serta pilihan pembayaran secara tunai maupun digital. Dengan hadirnya Gerai Zakat ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk berbagi dan menunaikan kewajibannya demi membantu mustahik yang membutuhkan.
BERITA21/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Cahaya Zakat Terangi Mustahik, BAZNAS Sulsel dan UPZ RS Wahidin Makassar Salurkan Bantuan
Cahaya Zakat Terangi Mustahik, BAZNAS Sulsel dan UPZ RS Wahidin Makassar Salurkan Bantuan
Makassar, 20 Maret 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulawesi Selatan bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) RS Wahidin Sudirohusodo Makassar menyalurkan bantuan kepada mustahik di lingkungan rumah sakit. Acara yang berlangsung di Masjid Nurul Afiah RS Wahidin ini diawali dengan buka puasa bersama, diikuti dengan penyerahan hadiah Lomba Tahfidz kategori anak-anak dan dewasa, serta penyaluran bantuan biaya hidup kepada 20 mustahik dengan nominal masing-masing Rp1.000.000,-. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan dari para muzakki di lingkungan RS Wahidin Sudirohusodo. Wakil Ketua IV BAZNAS Sulsel, H. Abd. Aziz Bennu, mengapresiasi kedermawanan para muzakki yang telah berkontribusi dalam membantu sesama. "Penyaluran ini merupakan wujud nyata dari kepedulian dan gotong royong dalam berbagi keberkahan di bulan suci Ramadan, UPZ RS Wahidin telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah, kepercayaan yang diberikan oleh Muzakki di lingkungan rumah sakit ini menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola secara profesional dapat memberikan manfaat nyata bagi mustahik yang membutuhkan. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berzakat," ujarnya. Ketua UPZ RS Wahidin, Muhammad Saleh, S.Kep, Ns, ETN, turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. "Alhamdulillah, berkat dukungan para muzakki, kita dapat menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan. Semoga ini menjadi ladang amal jariyah bagi kita semua," ungkapnya. BAZNAS Sulsel dan UPZ RS Wahidin Sudirohusodo berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan kepada yang berhak serta mengajak lebih banyak pihak untuk berzakat dan berbagi demi kesejahteraan bersama.
BERITA20/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Cerdas Hadapi Bencana, BAZNAS Sulsel Edukasi Siswa Lewat BTB Go To School
Cerdas Hadapi Bencana, BAZNAS Sulsel Edukasi Siswa Lewat BTB Go To School
Makassar, 18 Maret 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Sulawesi Selatan yang diketuai oleh Achmad Gunawan menggelar Pelatihan Tanggap Bencana di bawah program BTB Go To School Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini dilaksanakan di SD, SMP, dan SMK BAZNAS Sulsel, Jalan Masjid Raya No. 55 Makassar, dengan melibatkan siswa serta tenaga pendidik sebagai peserta utama. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang mitigasi bencana, khususnya bagi masyarakat di wilayah rawan bencana. Melalui program ini, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis bencana, cara menghadapi situasi darurat, serta langkah-langkah penyelamatan diri yang efektif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Sulsel dalam memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam maupun non-alam. Koordinator kegiatan, Achmad Gunawan, menyampaikan bahwa kesadaran akan bencana harus ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan sekolah yang memiliki peran penting dalam membangun pemahaman dan kesiapsiagaan bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa melalui pelatihan ini, diharapkan siswa dan tenaga pendidik tidak hanya memahami risiko bencana, tetapi juga mampu bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat. BAZNAS Sulsel terus berkomitmen dalam memberikan manfaat luas bagi masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan kemanusiaan. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Sulsel mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Sulsel yang mengedepankan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Dengan berzakat melalui BAZNAS, kita turut serta dalam membangun kesejahteraan umat dan membantu mereka yang membutuhkan.
BERITA18/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel terima Zakat Fitrah dari POLDA Sulsel, Bukti Kepedulian untuk Masyarakat
BAZNAS Sulsel terima Zakat Fitrah dari POLDA Sulsel, Bukti Kepedulian untuk Masyarakat
Makassar, 17 Maret 2025 – Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1446 H/2025 M, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menyerahkan zakat fitrah sebesar Rp. 238.020.000,- kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulawesi Selatan. Dana zakat ini akan disalurkan kepada panti asuhan di wilayah Makassar dan sekitarnya sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Acara penyerahan zakat fitrah berlangsung di Masjid Nur Syuhada, Mapolda Sulsel, Jl. Perintis Kemerdekaan KM.16, Makassar. Secara simbolis, zakat fitrah diserahkan oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen. Pol. Drs. Yudhiawan Wibisono, M.Si., kepada Ketua BAZNAS Sulsel, Dr. dr. H. M. Khidri Ali, MA, M.Kes. Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya zakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama dalam membantu sesama, terutama anak-anak yatim dan dhuafa. "Zakat fitrah ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka yang menerimanya, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri," ujar Irjen. Pol. Drs. Yudhiawan Wibisono, M.Si. Ketua BAZNAS Sulsel, Dr. dr. H. M. Khidri Ali, MA, M.Kes., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Polda Sulsel dalam menyalurkan zakat fitrah. Ia juga berharap langkah positif ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain untuk ikut serta dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. "Kami sangat mengapresiasi Polda Sulsel yang telah menyalurkan zakat fitrahnya melalui BAZNAS. Semoga ini menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk turut berkontribusi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami juga mengajak seluruh umat Muslim untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Sulsel, agar dapat dikelola dengan baik dan tersalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ujar Dr. dr. H. M. Khidri Ali, MA, M.Kes. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polda Sulsel dan BAZNAS Sulsel dalam memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.
BERITA17/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Menggelar Layanan Servis dan Ganti Oli Gratis di Makassar, Apresiasi Ojol sebagai Pahlawan Jalanan
BAZNAS Sulsel Menggelar Layanan Servis dan Ganti Oli Gratis di Makassar, Apresiasi Ojol sebagai Pahlawan Jalanan
Makassar, 17 Maret 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulawesi Selatan dengan penuh komitmen mendukung Program 5000 Motor Mudik Aman dan Nyaman: Servis & Ganti Oli Gratis bersama Z-Auto, yang diinisiasi oleh BAZNAS RI. Program ini bertujuan untuk memastikan kendaraan pemudik dari kalangan mustahik, termasuk pengendara ojek online (ojol), ojek pangkalan, serta masyarakat kurang mampu, dalam kondisi prima selama perjalanan mudik. Sebagai bagian dari pelaksanaan program nasional ini, BAZNAS Sulsel menggelar layanan servis dan ganti oli gratis di Makassar, yang menjadi salah satu dari 12 kota pelaksanaan. Kegiatan ini berlangsung mulai 17 hingga 18 Maret 2025 di halaman parkir Kantor BAZNAS Sulsel Jl. Masjid Raya No.55 Makassar, dengan melibatkan mekanik dari Z-Auto, program pemberdayaan ekonomi BAZNAS yang melatih dan mempekerjakan mustahik sebagai tenaga mekanik profesional. Ketua BAZNAS Sulsel, Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap keselamatan para pemudik, sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap pengemudi ojek online dan ojek pangkalan yang berjuang di jalanan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. "Para pengemudi ojol adalah pahlawan jalanan yang berjasa besar dalam kehidupan masyarakat. Mereka tidak hanya mengantar penumpang, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mengantar makanan, paket, dan berbagai layanan lainnya. Dengan program ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada mereka, agar mereka bisa mudik dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan," ujar Dr. Khidri Alwi. Selain memberikan manfaat bagi para pemudik, program ini juga mendukung pemberdayaan ekonomi melalui mekanik-mekanik Z-Auto yang semuanya berasal dari kalangan mustahik. Sebanyak 220 mekanik Z-Auto turut serta dalam program ini, membantu memberikan layanan servis dan ganti oli gratis di berbagai kota, termasuk Makassar. BAZNAS Sulsel menegaskan bahwa program ini tidak hanya menjadi solusi bagi para pemudik, tetapi juga menjadi bagian dari misi zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat. "Kami di BAZNAS Sulsel sangat antusias dalam mendukung program ini, karena tidak hanya membantu masyarakat dalam perjalanan mudik, tetapi juga menjadi sarana bagi para mustahik untuk berkembang melalui pemberdayaan di bidang otomotif. Ini adalah wujud nyata bahwa zakat dapat hadir dalam berbagai aspek kehidupan dan membawa manfaat luas bagi masyarakat," tambah Dr. Khidri Alwi. Dengan adanya program ini, BAZNAS Sulsel berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam menciptakan mudik yang aman dan nyaman, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi mustahik. Sebagai lembaga pengelola zakat resmi di Indonesia, BAZNAS Sulsel mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Sulsel agar dapat dikelola secara profesional dan tepat sasaran. Dengan berzakat di BAZNAS, umat Islam turut serta membantu meningkatkan kesejahteraan mustahik, mendukung berbagai program sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pemberdayaan berbasis zakat.
BERITA17/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Launching Program Cahaya Zakat Ramadhan 1446 H
BAZNAS Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Launching Program Cahaya Zakat Ramadhan 1446 H
Makassar, 16 Maret 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulawesi Selatan menggelar acara Buka Puasa Bersama sekaligus meluncurkan Program Cahaya Zakat Ramadhan 1446 H di pelataran Kantor BAZNAS Sulsel, Jalan Masjid Raya No, 55, Makassar. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, perwakilan Kapolda Sulsel, pimpinan BAZNAS Sulsel, serta pimpinan perbankan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Sulselbar. Selain itu, hadir pula perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ), Kementerian Agama, BAZNAS Kota Makassar, serta ratusan mitra BAZNAS, muzakki, dan mustahik. Dalam kesempatan ini, Dr. KH. M. Ishaq Samad, MA selaku Wakil Ketua II BAZNAS Sulsel menyampaikan taushiyah menjelang berbuka puasa. Ia menegaskan kemukjizatan Al-Qur’an yang tetap relevan hingga akhir zaman, baik dari segi bahasa maupun makna. Selain itu, ia mengajak umat Islam untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Sulsel, mengingat dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa dalam harta yang dititipkan Allah SWT terdapat hak bagi fakir miskin. Ketua BAZNAS Sulsel, Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Program Cahaya Zakat Ramadhan bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat melalui berbagai program sosial dan ekonomi berbasis ZIS. "Kami berharap program ini dapat menjadi wasilah keberkahan bagi masyarakat, terutama dalam membantu mustahik memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadhan," ujarnya. Dalam acara ini, BAZNAS Sulsel juga secara resmi meluncurkan beberapa program unggulan untuk memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan, di antaranya: Rumah Layak Huni BAZNAS – Program pembangunan dan renovasi rumah bagi masyarakat kurang mampu agar dapat tinggal di hunian yang lebih layak dan sehat. Z-Auto – Program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang menyediakan fasilitas usaha bengkel kendaraan bagi mustahik agar dapat mandiri secara ekonomi. Z-Chicken – Program usaha berbasis zakat di sektor kuliner yang memberikan kesempatan kepada mustahik untuk memiliki usaha ayam goreng dengan konsep kemitraan. Kampung Tanggap Bencana (KATANA) – Program penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi dan merespons bencana, termasuk pelatihan kebencanaan serta bantuan kesiapsiagaan darurat. Bantuan Pendidikan – Program beasiswa dan dukungan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu agar mereka bisa mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik. Bantuan Al-Qur'an – Distribusi mushaf Al-Qur'an ke berbagai pesantren, masjid, dan komunitas muslim di daerah terpencil untuk meningkatkan literasi Al-Qur'an. Santunan Anak Yatim – Bantuan finansial dan dukungan kesejahteraan bagi anak-anak yatim agar mereka bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Selain menjadi ajang berbagi, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara BAZNAS SULSEL dan berbagai mitra strategis, termasuk pemerintah, lembaga keagamaan, dan perbankan syariah, dalam menyalurkan zakat untuk kemaslahatan umat. Dengan program ini, BAZNAS SULSEL mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif dalam menunaikan zakat dan berbagi kebaikan selama bulan penuh berkah ini.
BERITA16/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Sulsel Terima 200 Paket Pangan Ramadan dari Bosowa Peduli dan PT MCM untuk disalurkan
BAZNAS Sulsel Terima 200 Paket Pangan Ramadan dari Bosowa Peduli dan PT MCM untuk disalurkan
Makassar, 12 Maret 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan menerima 200 box paket pangan Ramadan dari Bosowa Peduli bekerja sama dengan PT Madani Citra Mandiri (PT MCM) pada Rabu (12/03/2024). Bantuan ini merupakan bagian dari program Sinergi Kebaikan Ramadan yang diinisiasi Bosowa Peduli dalam upaya menyalurkan 10.000 paket pangan selama bulan Ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan ini menegaskan komitmen bersama antara Bosowa Peduli, PT MCM, dan BAZNAS Sulsel dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya para mustahik atau penerima zakat di Sulawesi Selatan. Paket yang diserahkan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, teh, gula, telur, dan berbagai bahan pangan lainnya yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Mamminasata dan sekitarnya. Kepala Bidang Pengumpulan BAZNAS Sulsel, Suhatnam, S.Pd, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kontribusi Bosowa Peduli dan PT MCM dalam mendukung misi BAZNAS dalam menyalurkan zakat dan bantuan sosial keagamaan lainnya. "Kami menyambut baik penyerahan 200 paket pangan ini. Alhamdulillah, Bosowa Peduli kini telah resmi menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di bawah BAZNAS Sulsel dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) yang menjamin legalitas dan keamanan dalam pengumpulan serta penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah," ujar Suhatnam. Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi ini terus berkembang dan Bosowa Peduli tidak hanya berperan sebagai UPZ, tetapi dapat menjadi lembaga amil zakat yang lebih besar di masa depan. "Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dan semakin luas jangkauannya. Dengan menjadi lembaga amil zakat, Bosowa Peduli dapat memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah," tambahnya. BAZNAS Sulsel mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung gerakan kebaikan ini dan mengajak lebih banyak lembaga dan perusahaan untuk bersinergi dalam membantu sesama. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, BAZNAS Sulsel optimis dapat menjalankan amanah dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran dan transparan kepada mereka yang berhak. BAZNAS Sulsel mengundang masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui kantor BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan di Jl. Masjid Raya No. 55, Makassar. Dengan berzakat di BAZNAS, Anda turut berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan dan membantu mereka yang membutuhkan. -mJK-
BERITA12/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik, Menag Nasaruddin Apresiasi Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS
Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik, Menag Nasaruddin Apresiasi Program Pemberdayaan Ekonomi BAZNAS
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, mengapresiasi program pemberdayaan ekonomi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui pendekatan yang produktif dan berkelanjutan. Hal ini disampaikannya dalam acara Ngaji Bareng BAZNAS Edisi Ramadhan 1446 H yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Minggu (9/3/2025). Dalam kesempatan tersebut, Menag Nasaruddin menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima manfaat. "Amil harus benar dan profesional, agar zakat menjadi produktif, karena yang paling bagus adalah kita menciptakan sistem perzakatan yang produktif," ujarnya. Ia menjelaskan, zakat produktif harus disalurkan dengan mempertimbangkan kebutuhan mustahik agar mereka bisa berdaya secara ekonomi. "Zakat yang produktif itu artinya kita bisa memberikan pembagian, mana yang lebih tepat mendapatkan bantuan berupa ikan, mana yang lebih tepat dibantu dengan pancing, mana yang lebih tepat dibantu dengan perahu, agar sesuai dengan kebutuhannya. Jangan yang layaknya dibantu perahu dikasih ikan, ini mubazir, tidak produktif. Atau sebaliknya, dia membutuhkan ikan tapi dikasih perahu, dia tidak bisa mendayagunakan itu. Inilah perlunya pengelolaan zakat secara profesional," jelasnya. Selain itu, ia juga menyoroti perbedaan karakteristik kemiskinan yang membutuhkan pendekatan yang berbeda dalam penyelesaiannya. "Kita juga bisa memilah-milah ada kemiskinan natural, ada kemiskinan kultural, dan ada juga kemiskinan struktural, yang cara penyelesaiannya tentu berbeda." BAZNAS RI saat ini memiliki berbagai program pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup mustahik dan masyarakat rentan. Program ini meliputi Bantuan modal usaha, Pelatihan dan pendampingan usaha, Pembangunan ekosistem bisnis usaha bersama mustahik. Program unggulan pemberdayaan ekonomi BAZNAS antara lain seperti Zmart, ZChicken, Z-Auto, dan Santripreneur. Menag Nasaruddin berharap program-program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak mustahik agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. "Saya sangat mengapresiasi program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS. Program ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga memberdayakan mustahik agar bisa mandiri secara ekonomi dan keluar dari garis kemiskinan," ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. "Kesuksesan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat ini tidak hanya tanggung jawab BAZNAS, tetapi juga memerlukan dukungan dari semua pihak. Jika dikelola dengan baik, zakat bisa menjadi instrumen yang kuat dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia," tambahnya. Menag Nasaruddin juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan zakat di Indonesia. "Kita di Indonesia ini kan sudah ada lembaga yang bertanggung jawab mengelola zakat dan dijamin oleh negara, yaitu BAZNAS. Kalau saya sih paling aman kita berzakat melalui BAZNAS," katanya. Dari Makassar, Sulawesi Selatan, Wakil Ketua 2 BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. M. Ishaq Shamad, MA, turut mengapresiasi perhatian Menteri Agama terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan produktif. Ia menegaskan bahwa pendekatan pemberdayaan ekonomi yang dilakukan BAZNAS menjadi langkah konkret dalam mendorong kemandirian mustahik. "Kami di BAZNAS Sulawesi Selatan berkomitmen menjalankan program pemberdayaan ekonomi sesuai dengan prinsip produktivitas dan keberlanjutan. Dengan pengelolaan yang profesional, zakat tidak hanya menjadi bantuan sementara, tetapi menjadi instrumen penting dalam mengangkat taraf hidup masyarakat yang membutuhkan," ujarnya. Menurut Dr. Ishaq Shamad, sinergi antara BAZNAS pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menyukseskan berbagai program pemberdayaan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang memiliki sistem akuntabilitas yang jelas dan transparan. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan zakat, Infak dan Sedekahnya melalui BAZNAS. Dengan dukungan dan kepercayaan masyarakat, kami bisa memperluas jangkauan program pemberdayaan dan membantu lebih banyak mustahik untuk keluar dari lingkaran kemiskinan," tambahnya.
BERITA10/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS RI, DMI, dan Enesis Bersinergi Harumkan 1.000 Masjid di Bulan Ramadhan
BAZNAS RI, DMI, dan Enesis Bersinergi Harumkan 1.000 Masjid di Bulan Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Enesis Group melalui produk Kispray berkolaborasi dalam program "Sambut Bulan Suci, Menebar Wangi di 1000 Masjid" untuk menjaga kebersihan dan keharuman masjid selama Ramadhan. Adapun bantuan yang disalurkan berupa paket produk Kispray Kasturi Suci ke 1000 masjid yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Seremoni peluncuran program ini diselenggarakan di Kantor DMI Pusat, Jakarta, Jumat (7/3/2025), dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Ketua DMI Pusat, H. M. Jusuf Kalla, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., CEO Enesis Group, Aryo Widiwardhono, serta Direktur Enesis Bapak Jo Semindang. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kolaborasi antara BAZNAS RI, DMI, dan Enesis Group. "Alhamdulillah, ini adalah kolaborasi yang luar biasa antara BAZNAS RI, DMI, dan tentunya Enesis Group. Enesis telah menyumbangkan dana sebesar Rp828.642.000 yang disalurkan dalam bentuk produk Kispray Kasturi Suci untuk masjid-masjid yang dikelola oleh DMI," ujar Kiai Noor. "Program ini mencakup seribu masjid, yang diharapkan semakin meningkatkan kenyamanan dalam beribadah," tambahnya. Lebih lanjut, Kiai Noor berharap agar kolaborasi ini dapat terus berlanjut. "Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut, karena BAZNAS dan DMI memiliki peran yang sangat penting dalam memakmurkan masjid dan masyarakat. Kami berharap program seperti ini bisa memberikan dampak positif yang berkelanjutan," tambahnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua DMI Pusat, H. M. Jusuf Kalla, juga memberikan apresiasi terhadap program tersebut. "Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang telah memfasilitasi program ini secara bersama-sama. Mudah-mudahan upaya ini memberikan manfaat yang besar, menjadikan masjid lebih bersih dan harum, serta meningkatkan jumlah jamaah yang datang untuk beribadah. Dengan demikian, masjid akan semakin makmur dan nyaman bagi masyarakat," ujar Jusuf Kalla. Jusuf Kalla menambahkan, upaya bersama ini sangat penting untuk menciptakan masjid sebagai pusat kemakmuran bagi masyarakat. "Upaya kita semua adalah untuk memberikan kekuatan dalam memakmurkan masjid, sekaligus menjadikannya sebagai pusat kemakmuran bagi masyarakat. Hal ini menjadi penting bagi DMI, yang selalu berkomitmen untuk memakmurkan masyarakat seiring dengan memakmurkan masjid," katanya. Sementara itu, Direktur Enesis Jo Semindang, mengungkapkan rasa senangnya bisa berpartisipasi dalam program ini. "Dalam ceramah tadi, telah disampaikan bahwa Indonesia memiliki banyak sekali masjid. Oleh karena itu, kami meluncurkan produk Kispray Kasturi sebagai bagian dari inovasi kami untuk mendukung kebersihan dan keharuman masjid. Proses inovasi ini berjalan dengan cepat, terutama karena kami ingin menyambut bulan Ramadhan dengan baik," kata Jo. "Kami sangat senang mendapatkan dukungan dari BAZNAS dan DMI, yang memiliki jaringan sangat baik dalam mendistribusikan bantuan ini. Dengan jaringan yang luas, kami dapat menyalurkan bantuan ini ke seribu masjid , yang tentunya akan membuat jamaah lebih nyaman dalam beribadah," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI juga turut meresmikan program Training of Trainers (ToT) Al-Qur’an Bahasa Isyarat bersama DMI, guna mendukung penyediaan akses bagi penyandang tunanetra dan tunarungu dalam memahami Al-Qur’an. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H. M. Khidri Alwi, MA, M.Kes., dari Makassar, menyambut baik program "Sambut Bulan Suci, Menebar Wangi di 1000 Masjid" yang digagas oleh BAZNAS RI, DMI, dan Enesis Group. Ia berharap agar program serupa dapat segera diluncurkan di luar Pulau Jawa, termasuk di wilayah Sulawesi Selatan. "Kami di Sulawesi Selatan sangat menantikan program ini dapat menjangkau masjid-masjid di luar Jawa. Kolaborasi semacam ini sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid, terutama di bulan suci Ramadhan. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimis program ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi umat," ujar Dr. Khidri Alwi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi agar penyalurannya tepat sasaran sesuai prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). "Kami mendorong umat untuk membayarkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Sulsel sebagai lembaga resmi pemerintah. Dengan demikian, bantuan yang diberikan benar-benar bisa sampai kepada mereka yang berhak dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan umat," tambahnya. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk berkontribusi dalam memakmurkan masjid dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia. -mJK
BERITA08/03/2025 | Humas BAZNAS SULSEL
BAZNAS Bersihkan Masjid Terdampak Banjir Jakarta
BAZNAS Bersihkan Masjid Terdampak Banjir Jakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), melaksanakan aksi bersih-bersih pasca-banjir di Masjid Jami Ittihaadul Ikhwan yang terletak di Tanah Rendah Gang XIV, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, mengungkapkan bahwa bencana banjir telah menyebabkan lingkungan sekitar rumah warga dan tempat ibadah menjadi kotor. Kondisi ini dapat mengancam kesehatan masyarakat karena banyaknya lumpur dan sampah yang terakumulasi. "Meski akses menuju lokasi banjir cukup sulit, tim BAZNAS tetap berusaha untuk menjalankan aksi bersih-bersih di masjid. Apalagi di bulan Ramadhan, banyak umat Muslim yang melaksanakan aktivitas ibadah di masjid. Kami ingin memastikan masjid tersebut bersih dan nyaman untuk digunakan," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Saidah menambahkan bahwa BAZNAS RI mengerahkan sepuluh personel BTB bersama relawan untuk membantu membersihkan masjid dari lumpur dan sampah yang terbawa banjir. Selain itu, peralatan kebersihan juga dikirimkan untuk membantu proses pembersihan. "Aksi bersih-bersih ini akan terus dilakukan untuk memastikan masjid dan lingkungan sekitar kembali bersih. BAZNAS juga menyediakan layanan kesehatan gratis bagi warga sekitar Masjid Jami Ittihaadul Ikhwan, serta memberikan multivitamin untuk menjaga kesehatan masyarakat selama bulan Ramadhan," tambah Saidah. Sebelumnya, tim BTB juga telah memberikan berbagai layanan untuk penyintas banjir di wilayah Jakarta, seperti layanan evakuasi, Hidangan Berkah Ramadhan untuk buka puasa dan sahur, pemberian paket hygiene kit, dan layanan dapur air bersih. Wakil Ketua BTB, Taufiq Hidayat, mengungkapkan bahwa BAZNAS akan terus mendukung upaya pembersihan Masjid Jami Ittihaadul Ikhwan dan sekitarnya agar lingkungan masjid kembali bersih dan dapat digunakan untuk ibadah di bulan Ramadhan. "Kami telah mempersiapkan segala peralatan untuk aksi bersih-bersih ini. Program ini dilakukan bersama tim BTB, relawan, dan warga setempat untuk membersihkan masjid. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan warga dapat kembali menggunakan masjid ini untuk beribadah dengan nyaman," ujar Taufiq.
BERITA06/03/2025 | Zharfan Zahir | Editor : YMK
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat