Makna Puasa Ramadhan: Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga
20/02/2026 | Penulis: Humas BAZNAS SULSEL
Makna Puasa Ramadhan: Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga
Series Ramadhan 1447H BAZNAS Sulsel Hari Ke-2
Hari kedua Ramadhan menjadi momentum penting bagi umat Islam di Sulawesi Selatan untuk kembali memahami makna puasa Ramadhan yang sesungguhnya. Setelah melewati hari pertama dengan semangat awal, kini saatnya meningkatkan kualitas ibadah agar tidak hanya menjadi rutinitas tahunan.
Puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Allah SWT menjelaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 183 bahwa tujuan puasa adalah membentuk ketakwaan. Artinya, puasa adalah proses pembentukan karakter: disiplin, jujur, sabar dan peduli.
Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, Ramadhan juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Budaya gotong royong, kepedulian dan kebersamaan menjadi nilai yang semakin terasa di bulan suci ini.
Puasa sebagai Latihan Integritas dan Pengendalian Diri
Makna puasa Ramadhan tidak berhenti pada aspek fisik. Puasa melatih integritas. Ketika tidak ada yang melihat, seseorang tetap menjaga diri karena sadar Allah Maha Mengawasi.
Rasulullah SAW mengingatkan bahwa ada orang yang berpuasa tetapi hanya mendapatkan lapar dan dahaga. Ini terjadi ketika puasa tidak disertai penjagaan lisan, emosi, dan akhlak.
Di tengah aktivitas masyarakat Makassar dan berbagai daerah di Sulawesi Selatan yang tetap berjalan selama Ramadhan, menjaga akhlak menjadi tantangan tersendiri. Di sinilah puasa membentuk kedewasaan spiritual.
Puasa dan Kepedulian Sosial di Sulawesi Selatan
Makna puasa Ramadhan juga terletak pada empati sosial. Rasa lapar yang kita rasakan seharusnya mengingatkan bahwa masih banyak saudara kita di Sulawesi Selatan yang membutuhkan bantuan.
Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat zakat, infak dan sedekah (ZIS). Ibadah personal akan terasa lebih sempurna ketika memberi dampak sosial yang nyata.
Pengelolaan zakat di daerah dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan sebagai lembaga resmi negara yang memiliki sistem pengumpulan dan pendistribusian profesional.
Melalui pengelolaan yang terstruktur, zakat dari masyarakat Sulawesi Selatan dapat disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) secara tepat sasaran, baik dalam bentuk bantuan konsumtif maupun program pemberdayaan ekonomi.
Menguatkan Ibadah dengan Zakat dan Sedekah
Puasa dan zakat memiliki hubungan yang erat. Puasa membersihkan jiwa, sedangkan zakat membersihkan harta. Keduanya saling melengkapi dalam membentuk keseimbangan spiritual dan sosial.
Menunaikan zakat melalui lembaga resmi memastikan bahwa dana umat dikelola secara amanah, transparan dan tepat sasaran. Di tingkat daerah pengelolaan zakat dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki sistem pengelolaan profesional dan program pendistribusian yang terukur.
Dengan menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi, muzakki tidak hanya menunaikan kewajiban, tetapi juga ikut berkontribusi dalam program pemberdayaan ekonomi, pendidikan dan bantuan sosial bagi mustahik di Sulawesi Selatan.
Hari Kedua Ramadhan: Saatnya Naik Level
Jangan biarkan puasa hanya menjadi kebiasaan tahunan tanpa perubahan. Hari kedua adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi niat dan meningkatkan kualitas ibadah.
Tanyakan pada diri sendiri:
- Apakah puasa kita sudah menjaga lisan dan akhlak?
- Apakah empati kita sudah diwujudkan dalam aksi nyata?
- Apakah harta yang kita miliki sudah dibersihkan melalui zakat dan infak?
Ramadhan adalah kesempatan terbatas. Setiap hari yang berlalu tidak akan kembali. Maka, jadikan hari kedua ini sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas puasa dan memperluas manfaat bagi sesama.
Pertanyaan Seputar Makna Puasa Ramadhan
Apa makna puasa Ramadhan bagi umat Islam?
Makna puasa Ramadhan adalah membentuk ketakwaan melalui pengendalian diri dan peningkatan kepedulian sosial.
Mengapa zakat penting di bulan Ramadhan?
Karena Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan dan kebutuhan masyarakat kurang mampu meningkat.
Di mana menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah di Sulawesi Selatan?
Zakat dapat disalurkan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan dan BAZNAS yang terdapat di Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.
Mariki' Terus Bersinergi Menguatkan Sulawesi Selatan dan Indonesia Melalui Zakat!
Salurkan ZIS Anda melalui:
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan
Jl. Masjid Raya No. 55 Makassar
Via Transfer:
Bank Sulselbar Syariah Rek. No : 510.053.0000000.25.7 an. BAZ Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Syariah Indonesia (BSI) Rek. No : 700.2402.704 an. BAZNAS Prov Sulsel
BCA Rek. No : 365.036.5789 an. Badan Amil Zakat Nasional Sulsel
Via Kantor Digital di link : https://sulsel.baznas.go.id/bayarzakat
Untuk Informasi dan Konfirmasi dapat melalui Nomor Layanan Muzakki BAZNAS SULSEL: WA : 0851 8328 5998
-mJk-
Artikel Lainnya
Zakat Maal vs Zakat Fitrah: Apa Perbedaannya dan Kapan Harus Dibayarkan?
Sejarah dan Makna Zakat Dalam Islam
Manfaat Menunaikan Zakat Akhir Tahun
Sudahkah Harta Anda Bersih? Cek dengan Panduan Zakat BAZNAS SULSEL
Kapan Nisfu Syakban 2026? Ini Jadwal Resmi dan Amalan Paling Dianjurkan
Tips Puasa Sehat bagi Lansia dan Penderita Maag: Tetap Bugar di Bulan Suci Ramadhan

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
