WhatsApp Icon

BAZNAS Provinsi Sulsel Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kebakaran Tallo, Ajak BAZNAS Kabupaten/Kota Bergerak Bersama

03/08/2026  |  Penulis: Humas Baznas Prov. Sulawesi Selatan

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Provinsi Sulsel Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kebakaran Tallo, Ajak BAZNAS Kabupaten/Kota Bergerak Bersama

Dokumentasi Baznas Prov.Sulsel

MAKASSAR — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam penanganan korban kebakaran di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Musibah yang terjadi pada Jumat, 31 Juli 2026, tersebut mengakibatkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan kemanusiaan.

 

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 58 rumah dan berdampak terhadap sekitar 310 jiwa. Musibah ini menjadi perhatian pemerintah daerah dan berbagai lembaga kemanusiaan, termasuk BAZNAS, dalam upaya memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat serta mendukung proses pemulihan kehidupan warga terdampak.

 

Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah strategis dengan mendorong gerakan kemanusiaan secara kolektif melalui penguatan koordinasi bersama BAZNAS Kota Makassar dan BAZNAS kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

 

Langkah ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan dalam mengoptimalkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen perlindungan sosial sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap sesama.

 

Ketua BAZNAS Sulsel: Penanganan Korban Kebakaran Harus Menjadi Gerakan Kemanusiaan Bersama

 

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Riswan Ilyas, menekankan pentingnya membangun solidaritas dan kolaborasi antarlembaga dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

 

Menurutnya, penanganan korban kebakaran tidak cukup hanya dilakukan melalui pemberian bantuan darurat, tetapi juga perlu memperhatikan keberlanjutan kehidupan masyarakat setelah melewati masa tanggap darurat.

 

"Kehadiran BAZNAS harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama ketika mereka sedang menghadapi musibah. Kita tidak ingin saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran di Tallo menghadapi kesulitan ini sendirian. BAZNAS harus hadir sebagai bagian dari solusi, memberikan bantuan, membangun harapan, dan membantu mereka bangkit kembali," ujar Riswan.

 

Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan memiliki tanggung jawab untuk memperkuat koordinasi dan menggerakkan potensi kepedulian sosial di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

 

Oleh karena itu, BAZNAS Provinsi mengajak seluruh BAZNAS kabupaten/kota untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan melalui penggalangan dan penyaluran bantuan secara terkoordinasi.

 

"Musibah yang menimpa masyarakat Tallo bukan hanya menjadi perhatian BAZNAS Kota Makassar, tetapi juga menjadi panggilan kemanusiaan bagi kita semua. Melalui semangat kebersamaan, kami mengajak seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan untuk mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak," ungkapnya.

 

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kota Makassar

 

BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan juga menyambut perhatian Pemerintah Kota Makassar terhadap penanganan korban kebakaran Tallo.

 

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebelumnya meninjau langsung lokasi kebakaran di Jalan Sultan Abdullah II pada 31 Juli 2026 untuk memastikan penanganan darurat dan pendataan warga terdampak berjalan dengan baik.

 

Menurut Riswan, perhatian Pemerintah Kota Makassar tersebut perlu ditindaklanjuti melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dunia usaha, lembaga filantropi, dan seluruh elemen masyarakat.

 

Ia menegaskan bahwa BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan siap memperkuat koordinasi dengan BAZNAS Kota Makassar agar bantuan kemanusiaan dapat dikelola secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.

 

"Sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS merupakan kekuatan penting dalam membangun sistem perlindungan sosial masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya menjawab kebutuhan darurat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan," jelasnya.

 

BAZNAS Sulsel Dorong Aksi Kemanusiaan Terpadu

 

Sebagai tindak lanjut atas musibah tersebut, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan menginisiasi gerakan solidaritas dengan mengajak seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan untuk melakukan penggalangan bantuan kemanusiaan.

 

Melalui mekanisme koordinasi tersebut, bantuan yang dihimpun oleh BAZNAS kabupaten/kota diharapkan dapat dikonsolidasikan melalui BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak melalui koordinasi bersama BAZNAS Kota Makassar dan pihak terkait.

 

Gerakan kemanusiaan ini diharapkan menjadi wujud nyata solidaritas seluruh jajaran BAZNAS di Sulawesi Selatan dalam membantu masyarakat yang menghadapi musibah.

 

Riswan menekankan bahwa bantuan yang diberikan harus mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat berdasarkan hasil asesmen di lapangan.

 

Selain kebutuhan pangan, pakaian, perlengkapan tidur, dan kebutuhan dasar lainnya, perhatian juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, serta keluarga yang kehilangan sumber penghidupan akibat kebakaran.

 

BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan juga mendorong agar penanganan pascabencana diarahkan pada tiga tahapan utama, yakni pemenuhan kebutuhan darurat, pemulihan kondisi sosial masyarakat, dan dukungan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga terdampak yang memenuhi kriteria penerima manfaat.

 

"Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada penyerahan bantuan. Kita perlu memikirkan bagaimana masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara layak, bagaimana anak-anak tetap bisa bersekolah, dan bagaimana keluarga yang kehilangan mata pencaharian dapat kembali memiliki sumber penghasilan," tutur Riswan.

 

Zakat dan Sedekah sebagai Instrumen Pemulihan Sosial

 

Lebih lanjut, Riswan menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran Tallo menjadi pengingat pentingnya optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen perlindungan sosial masyarakat.

 

Menurutnya, dana sosial keagamaan yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel dapat menjadi kekuatan besar dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.

 

BAZNAS memiliki peran untuk memastikan dana zakat disalurkan kepada golongan yang berhak menerimanya sesuai ketentuan syariat, sedangkan dana infak dan sedekah dapat dioptimalkan untuk mendukung berbagai kebutuhan kemanusiaan sesuai amanah para donatur.

 

"Zakat bukan sekadar kewajiban individual, melainkan memiliki dimensi sosial yang sangat besar. Melalui pengelolaan yang amanah dan profesional, zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi instrumen penting untuk menghadirkan keadilan sosial, mengurangi beban masyarakat, serta membangun kembali harapan mereka yang sedang menghadapi kesulitan," jelasnya.

 

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para muzaki, munfik, pelaku usaha, lembaga perbankan, dan berbagai pihak lainnya, untuk terus memperkuat kepedulian sosial melalui lembaga pengelola zakat yang resmi.

 

Mengajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Aksi Kemanusiaan

 

Sebagai bagian dari gerakan solidaritas tersebut, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan membuka kesempatan bagi masyarakat, lembaga, dan dunia usaha untuk berpartisipasi dalam membantu korban kebakaran Tallo melalui penyaluran infak dan sedekah.

 

Bantuan kemanusiaan dapat disalurkan melalui rekening:

 

Bank Syariah Indonesia (BSI)

Nomor Rekening: 6006007020

Atas Nama: BAZ SULSEL

 

Konfirmasi penyaluran bantuan dapat disampaikan kepada:

 

Sdri. Mahrani

WhatsApp: +62 812-4443-2088

 

BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen agar bantuan yang dihimpun dapat dikelola secara transparan dan akuntabel serta disalurkan berdasarkan kebutuhan masyarakat terdampak.

 

Mengakhiri keterangannya, Riswan menyampaikan doa dan harapan agar seluruh masyarakat yang menjadi korban kebakaran Tallo senantiasa diberikan kesabaran, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi musibah tersebut.

 

"Kami mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk menjadikan musibah ini sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, insyaallah akan menjadi bagian dari harapan baru bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan."

 

"Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kesabaran kepada seluruh keluarga yang terdampak, menggantikan kehilangan mereka dengan kebaikan yang lebih besar, dan memudahkan seluruh ikhtiar kita dalam membantu sesama," tutup Riswan. (ri/sff)

 

BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan — Cahaya Zakat, Kesejahteraan Mustahik.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sulawesi Selatan.

Lihat Daftar Rekening →