WhatsApp Icon

BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Perencanaan Zakat Berdampak untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan

22/09/2026  |  Penulis: Humas Baznas Prov. Sulawesi Selatan

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Perencanaan Zakat Berdampak untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Dokumentasi Baznas Prov.Sulsel

Makassar, 22 September 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan  menggelar Zakat Distribution Data Forum 2026 dengan mengangkat tema ”Dari Data Menuju Mustahik Berdaya: Membangun Pendistribusian ZIS yang Tepat Sasaran, Terukur, dan Berdampak ” di Makassar, Senin (22/9). Forum ini menjadi wadah penguatan kapasitas BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan dalam menyusun perencanaan program zakat yang lebih terukur, tepat sasaran, dan selaras dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Materi disampaikan oleh Direktur Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI, Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H., yang menekankan pentingnya perencanaan berbasis data dan target kinerja dalam pengelolaan zakat.

Dalam paparannya, Dr. Ahmad Hambali menjelaskan bahwa pengelolaan zakat perlu diintegrasikan dengan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), RPJPN 2025–2045, RPJMN 2025–2029, hingga Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027. Menurutnya, zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen keuangan sosial syariah untuk memperkuat perlindungan sosial, mengurangi kemiskinan, menekan ketimpangan sosial ekonomi, serta mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Karena itu, penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan RKAT BAZNAS harus mengedepankan prinsip bahwa anggaran mengikuti program dan target kinerja, bukan sebaliknya.

Forum ini juga menyoroti pentingnya penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis penentuan sasaran program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Melalui pendekatan Moving Out of Poverty (MOP) dan Moving Out Mustahik (MOM), BAZNAS mendorong transformasi mustahik agar mampu keluar dari garis kemiskinan hingga menjadi muzaki. Strategi tersebut diwujudkan melalui intervensi program pada sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah yang disesuaikan dengan kondisi dan tingkat kesejahteraan penerima manfaat.

Sebagai bagian dari komitmen percepatan pengentasan kemiskinan, BAZNAS menetapkan target pengentasan kemiskinan tahun 2027 bagi seluruh BAZNAS di Sulawesi Selatan. Target tersebut menjadi acuan bersama dalam menyusun program prioritas, memperkuat koordinasi nasional, standardisasi pelaporan, integrasi data, serta peningkatan kapasitas amil agar dampak zakat semakin nyata dirasakan masyarakat. BAZNAS juga mendorong kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat melalui model Quintuple Helix untuk memastikan pengelolaan zakat yang efektif, inovatif, dan berkelanjutan.

Melalui Zakat Distribution Data Forum 2026, BAZNAS berharap seluruh pengelola zakat di Sulawesi Selatan memiliki kesamaan arah dalam menyusun perencanaan berbasis data, memperkuat sinergi lintas sektor, serta menghadirkan program-program zakat yang tidak hanya bersifat bantuan sosial, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik dan berkontribusi nyata terhadap penanggulangan kemiskinan di daerah.(*)

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sulawesi Selatan.

Lihat Daftar Rekening →