
Foto: BAZNAS
Safari Kemanusiaan Bank Indonesia Bersama BAZNAS Sulsel Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sulawesi
26/12/2024 | BAZNAS SULSEL BAZNASMakassar, 26 Desember 2024 – Sulawesi Selatan dilanda banjir besar akibat cuaca ekstrem yang terjadi akhir bulan desember 2024, pekan lalu. Bencana ini berdampak pada ribuan kepala keluarga di empat wilayah, yakni Makassar, Maros, Pangkep, dan Barru. Selain merendam ribuan rumah, banjir juga menyebabkan kerusakan lahan pertanian dan infrastruktur.
Sebagai bentuk kepedulian, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan bekerja sama dengan BAZNAS Sulsel melakukan safari kemanusiaan mengunjungi ke empat wilayah tersebut menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.
Bantuan yang disalurkan berupa berbagai kebutuhan dasar, termasuk survival kit yang disediakan oleh Bank Indonesia. Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan kontribusi dari Ikatan Pegawai Bank Indonesia, Ikatan Istri Pegawai BI, dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulsel.
“Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas kami. Kami berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana dan membantu mereka untuk bangkit dari situasi sulit ini,” ujar Rizki Ernadi Wimanda.
BAZNAS Sulsel memainkan peran strategis dalam memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran kepada masyarakat terdampak. Ketua BAZNAS Sulsel, H. M. Khidri Alwi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Bank Indonesia Sulsel dan mitra lainnya.
“Kami memiliki mekanisme penyaluran yang cepat dan efisien, sehingga masyarakat terdampak dapat segera merasakan manfaat dari bantuan ini. Kolaborasi seperti ini menjadi kunci keberhasilan dalam membantu para korban bencana,” ungkap dr. Khidri.
Rizki Ernadi Wimanda menyoroti dampak signifikan bencana ini terhadap sektor pertanian, yang berpotensi memengaruhi stabilitas harga pangan dan inflasi.
“Kerusakan lahan pertanian bisa memberikan efek domino pada perekonomian. Kami berharap masyarakat dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas seperti semula,” ujar Rizki.
Langkah nyata yang dilakukan oleh Bank Indonesia Sulsel bersama BAZNAS Sulsel ini menjadi wujud solidaritas dalam membantu masyarakat menghadapi masa sulit. Upaya ini tidak hanya berfokus pada meringankan beban saat bencana, tetapi juga mendukung pemulihan jangka panjang.
“Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan program bantuan berjalan berkelanjutan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak. Dengan kerja sama berbagai pihak, kita dapat menghadapi tantangan bencana ini dengan lebih baik,” tutup dr. Khidri Alwi.
