Foto: BAZNAS

Pimpinan BAZNAS Sulsel Hadiri Sosialisasi Zakat di Kabupaten Pinrang dalam Rangka HUT ke-24 BAZNAS

08/02/2025 | BAZNAS SULSEL BAZNAS

Pinrang, 8 Februari 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan turut serta dalam acara Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diselenggarakan di Ruang Pola Kantor Bupati Pinrang pada Sabtu (8/2). Acara ini mengusung tema “Cahaya Zakat, Keajaiban bagi Muzakki dan Mustahik”, sebagai bentuk refleksi atas keberkahan zakat bagi pemberi maupun penerimanya.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H. Muh. Khidri Alwi, M.Kes., M.A., bersama Wakil Ketua I BAZNAS Sulsel, H. M. Irfan Sanusi, turut hadir dalam kegiatan ini. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, S.P., M.Si., dan juga dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Pinrang. Dalam sambutannya, Sekda Pinrang menekankan besarnya potensi zakat di Kabupaten Pinrang, terutama dari sektor pertanian. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial serta upaya mengentaskan kemiskinan di daerah tersebut.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan dalam pidatonya menyampaikan bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat. Ia menegaskan bahwa optimalisasi pengelolaan zakat tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan mustahik tetapi juga membawa keberkahan bagi muzakki yang menunaikannya dengan ikhlas. Selain itu, BAZNAS Sulsel berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kewajiban zakat.

Dalam kesempatan ini, Sekda A. Calo Kerrang bersama Ketua BAZNAS Sulsel turut menyerahkan bantuan kepada Pondok Pesantren Ponpes Mambaul Ulum Addariyah DDI Patobong Pinrang yang bulan Januari 2025 mengalami musibah kebakaran sebesar Rp. 20.000.000,- dan kepada para keluarga korban kebakaran masing-masing sebesar Rp. 2.000.000.-

Bantuan ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan pesantren agar aktivitas pendidikan dan keagamaan dapat kembali berjalan dengan baik.

Wakil Ketua I BAZNAS Sulsel, H. M. Irfan Sanusi, juga menambahkan bahwa peran zakat dalam membangun ketahanan ekonomi umat harus terus didorong. “Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang luas. Melalui sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat, kita dapat memastikan bahwa manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh mereka yang berhak,” ujarnya.

Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat sebagai pilar kesejahteraan umat. BAZNAS Sulsel berharap bahwa melalui sosialisasi ini, semakin banyak masyarakat yang menyadari keutamaan zakat, infak, dan sedekah serta berkontribusi aktif dalam program-program kebaikan yang diinisiasi oleh BAZNAS.

Dengan semangat “Cahaya Zakat”, BAZNAS Sulsel terus berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat secara transparan dan akuntabel demi menciptakan keajaiban bagi para muzakki dan mustahik. Semoga gerakan zakat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

PROVINSI SULAWESI SELATAN

Copyright © 2025 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.9